Cegah Penularan Covid-19, Pemerintah Tutup Kedatangan Wisatawan dari India

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 27 April 2021 | 13:15 WIB
Cegah Penularan Covid-19, Pemerintah Tutup Kedatangan Wisatawan dari India
Menparekraf Sandiaga Uno (Kemenparekraf].

Suara.com - Meningkatnya paparan Covid-19 di India turut berdampak pada Indonesia, terutama dalam kerjasama pariwisata. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, pemerintah dengan tegas telah menutup izin masuknya warga negara India juga penerbangan dari India ke Indonesia.

"Ini tentunya kita lakukan untuk memastikan agar kita tidak berpotensi, berisiko alami peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia. Antisipasi kami di destinasi wisata adalah peningkatan CHSE, cleanliness, health, savety, dan environment. Kita akan bantu untuk menerapkan protokol kesehatan di masing-masing destinasi wisata," kata Sandi dalam media breafing di kantor Kemenparekraf, Jakarta, Selasa (27/4/2021).

Meski sebetulnya sebelum terjadi pandemi Covid-19, India termasuk penyumbang wisatawan asing terbanyak ke Indonesia, kata Sandi. Namun demi kemitraan yang lebih jangka panjang, Sandi mengatakan bahwa keputusan menutup penerbangan dan kunjungan WN India perlu dilakukan. 

Sejumlah warga negara India menunggu proses pemulangan kembali ke negaranya di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (25/4/2021) setelah mereka ditolak masuk ke Indonesia, Jumat (23/4/2021). (ANTARA/HO-Bidang TIKIM Ditjen Imigrasi Kemenkumham RI)
Sejumlah warga negara India menunggu proses pemulangan kembali ke negaranya di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (25/4/2021) setelah mereka ditolak masuk ke Indonesia, Jumat (23/4/2021). (ANTARA/HO-Bidang TIKIM Ditjen Imigrasi Kemenkumham RI)

"Kita memerlukan kemitraan jangka panjang. Tapi untuk jangka pendek, keputusan ini harus kita ambil," ucapnya.

Ia berharap dengan perkembangan penanganan Covid-19 yang semakin baik juga program vaksinasi yang lebih terdistribusi, wabah Covid-19 di India mereda.

"Kita pantau terus situasi dengan India. Kita serahkan ke teman-teman di Kemenlu maupun di otoritas Kemenkes, Satgas Covid, bagaimana kelanjutan koordinator travel engagement dengan India," ujar Sandi.

Diketahui India relah alami lonjakan kasus Covid-19 sejak sebulan terakhir. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyuarakan peringatan atas gelombang penularan virus dan lonjakan kematian di India. 

"Situasi di India sangat memilukan," kata Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dikutip dari Channel News Asia.

baca juga

Selama lima hari berturut-turut, India juga melaporkan kasus baru di atas 300 ribu per hari, angka itu tertinggi selama pandemi Covid-19 terjadi. Hingga saat ini total kasus Covid-19 di India telah lebih dari 17,3 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kunjungi Bantul, Sandiaga Uno Ditagih Segera Pulihkan Industri Pariwisata

Kunjungi Bantul, Sandiaga Uno Ditagih Segera Pulihkan Industri Pariwisata

Jogja | Senin, 26 April 2021 | 18:24 WIB

Sandiaga Minta UMKM Daftarkan Mereknya Sebagai Kekayaan Intelektual

Sandiaga Minta UMKM Daftarkan Mereknya Sebagai Kekayaan Intelektual

Bisnis | Senin, 26 April 2021 | 13:19 WIB

Puji Indahnya Kawasan Mandeh, Sandiaga Uno: Surga di Selatan

Puji Indahnya Kawasan Mandeh, Sandiaga Uno: Surga di Selatan

Sumbar | Sabtu, 24 April 2021 | 06:15 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×