Viral Kisah Bisnis Kue Kering Kena Tipu, Warganet Cium Kejanggalan Ini

Risna Halidi, Dinda Rachmawati

Jum'at, 30 April 2021 | 15:05 WIB
Viral Kisah Bisnis Kue Kering Kena Tipu, Warganet Cium Kejanggalan Ini
Ilustrasi kue kering oat. (Pixabay/@Titopasini)

Suara.com - Jelang Hari Raya Idulfitri, bisnis kue kering makin menjamur. Banyak masyarakat yang mulai menjual kue kering kreasinya, agar mendapatkan penghasilan tambahan.

Seperti halnya warganet satu ini yang menulis kisah berjualannya di Facebook. Sayangnya, usaha yang ia lakukan justru merugi karena mengaku mendapat pembeli yang tak bertanggung jawab. 

Dalam unggahan tersebut, ia bercerita mendapatkan pembeli yang secara tiba-tiba tega membatalkan pesanannya sebanyak 25 toples kue kering, setelah memberikan uang muka sebesar Rp100 ribu. 

"Astagfirullah ada ya orang tega banget cancel kue pesenannya. Padahal dia udah DP Rp100 ribu untuk 25 toples pesanannya. Tapi kenapa dia tega cancel gitu aja setelah kue ready," kisahnya pada Grup Facebook Tangerang Berbisnis.

Viral Kisah Bisnis Kue Kering Kena Tipu, Warganet Cium Kejanggalan Ini (
Viral Kisah Bisnis Kue Kering Kena Tipu, Warganet Cium Kejanggalan Ini (Instagram: Mak Inpo)

Ia juga menuliskan kisah yang cukup memilukan, karena katanya uang yang ia gunakan sebagai modal untuk membuat kue tersebut ternyata adalah uang yang tadinya mau ia gunakan untuk berobat anaknya.

Dia awalnya berharap, mendapatkan keuntungan tersebut bisa ia pakai untuk menambahkan biaya berobat anaknya.

"Tapi ternyata orang itu tega PHP-in orang kecil seperti saya. Saya singlemom bertahan menghidupi si kecil dengan hasil jualan, tapi ternyata ada orang yang tega menyepelekan usaha saya," tambahnya.

Pada akhir tulisannya, penjual ini meminta orang-orang yang membaca tulisannya mau berbaik hati untuk membeli kue-kue tersebut. Namun tak disangka, bukannya mendapatkan simpati atas kejadian yang ia alami, banyak warganet yang tak percaya dengan hal ini.

Unggahan viral ini ramai-ramai dikomentari warganet sebagai salah satu teknik marketing si penjual agar dagangannya laku. Akun Instagram @mak_inpoh pun turut mengunggah hal ini.

baca juga

"Di grup Facebook udah rame. Katanya hoax. Rame banyak yang bilang dia jualan selalu bawa-bawa anak. Jadi semacam modus," tulis @dila_mayang_sari.

"Kaya ada yang aneh ceritanya. Entah apa. Satu, pesen 25 toples tapi DP cuma Rp100 ribu. Kedua, foto 25 toplesnya mana? Dan cari cerita juga ada yang janggal. Maaf kalo salah," ujar @enyasita.

"Mbak hati-hati ngejual cerita anak sakit demi cari rasa iba oranglain. Nanti kalau anaknya sakit beneran gimana," kata @sashazulida.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Pengakuan Dosa Sales Regulator Gas, Bongkar Rahasia Curang Biar Laku

Viral Pengakuan Dosa Sales Regulator Gas, Bongkar Rahasia Curang Biar Laku

Hits | Jum'at, 30 April 2021 | 13:41 WIB

Rela Beli Makanan 'Terlarang' Demi Ketemu Penjual Mirip Ibu, Alasannya Haru

Rela Beli Makanan 'Terlarang' Demi Ketemu Penjual Mirip Ibu, Alasannya Haru

Hits | Jum'at, 30 April 2021 | 13:46 WIB

Status Anak Kandung Ditulis Pembantu di KK, Publik: Di-prank Dukcapil

Status Anak Kandung Ditulis Pembantu di KK, Publik: Di-prank Dukcapil

Hits | Jum'at, 30 April 2021 | 13:31 WIB

Terkini

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:57 WIB

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

×