alexametrics

Sempat Terkubur Lumpur, Bayi 10 Bulan Selamat dari Banjir Bandang NTT

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi
Sempat Terkubur Lumpur, Bayi 10 Bulan Selamat dari Banjir Bandang NTT
Sempat Terkubur Lumpur, Bayi 10 Bulan Selamat dari Banjir Bandang NTT. (KemenPPPA)

Jos sempat ikut terbawa derasnya arus banjir bandang dan baru bisa ditemukan setelah kurang lebih dua jam terbawa hanyut dengan posisi terkubur di dalam lumpur.

Suara.com - Masih membekas dalam ingatan banjir bandang yang meluluhlantakkan Nusa Tenggara Timur (NTT) pada awal Apri 2021 lalu, termasuk juga menghantam Kampung Ileba, Desa Lipang, Kecamatan Alor Timur Laut, Kabupaten Alor.

Musibah yang berhasil membuat Indonesia berduka itu, menyisakan trauma dan rasa kehilangan mendalam bagi keluarga 177 korban jiwa yang tewas terseret banjir bandang, belum lagi 45 orang masih dikabarkan hilang.

Tapi duka itu sama sekali tidak terpancar dalam raut wajah mungil, seorang bayi laki-laki berusia 10 bulan, bernama Jos Rehan Maure yang masih belum paham jika musibah banjir bandang membuatnya kehilangan kedua orangtua.

Kenen Maure dan Susana P. Mande, orang tua Jos hingga kini belum diketahui keberadaanya dan tak ada kabar tentang jasad keduanya, padahal saat kejadian keduanya sedang bersama Jos.

Baca Juga: Tercatat 152 Rumah Warga Hanyut Terseret Banjir Bandang di Kupang

Jos sempat ikut terbawa derasnya arus banjir bandang dan baru bisa ditemukan setelah kurang lebih dua jam terbawa hanyut dengan posisi terkubur di dalam lumpur.

Sempat Terkubur Lumpur, Bayi 10 Bulan Selamat dari Banjir Bandang NTT. (KemenPPPA)
Sempat Terkubur Lumpur, Bayi 10 Bulan Selamat dari Banjir Bandang NTT. (KemenPPPA)

 Kisah memilukan tentang Jos, sampai ke telinga Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA), Bintang Puspayoga yang sempat menatap pilu sekaligus kagum dengan ketangguhan manusia yang belum genap berusia satu tahun tersebut.

Pasalnya Menteri Bintang melihat senyum Jos bak isyarat masih adanya harapan dan mimpi yang masih bisa ia kejar dan raih di masa depan.

"Kehadiran kami disini bertujuan untuk melihat kondisi dan memastikan Jos mendapatkan perawatan dan pemulihan dengan baik dan optimal,” ungkap Menteri Bintang dalam keterangan yang diterima suara.com, Kamis (6/5/2021).

Pernyataan itu ia sampaikan saat berkunjung ke kediaman Paman Jos, Robert Jaffray Tubulau yang saat ini merawat dan mengasuh Jos bersama istrinya di Kota Kupang, NTT.

Baca Juga: Pulau Baru Pasca Bencana Alam di NTT Perlu Diteliti Dulu

Hasilnya didapatkan kondisi Jos dalam keadaan memiliki masalah telinga usai peristiwa nahas itu, sehingga terlihat telinganya terus mengeluarkan cairan, lantas Jos langsung diminta dibawa ke rumah sakit untuk ditindaklanjuti dokter.

Komentar