Array

Ini Cara Mengajak Anak Peduli Lingkungan Sejak Dini

Jum'at, 07 Mei 2021 | 15:37 WIB
Ini Cara Mengajak Anak Peduli Lingkungan Sejak Dini
Ilustrasi anak peduli lingkungan. (Elements Envato)

Suara.com - Sejak dini, anak harus dibiasakan peduli lingkungan agar tumbuh kebiasaan gaya hidup berkelanjutan di masa mendatang. Salah satunya adalah dengan memberinya pelajaran mengenai mengelola sampah.

AQUA dan Sekolah.mu, sebuah wadah edukasi digital, berkolaborasi meluncurkan program 'Sampahku Tanggung Jawabku', yang mengajak tenaga pendidik dan orangtua untuk memberikan pemahaman kepada anak tentang pentingnya bertanggung jawab atas lingkungan.

Menurut Jumeri, S.TP, MSi, Ditjen PAUD Dikdasmen, program 'Sampahku Tanggung Jawabku' sejalan dengan pemerintah yang saat ini tengah terus melakukan terobosan dalam program pendidikan pembelajaran jarak jauh.

"Dengan program 'Sampahku Tanggung Jawabku', anak Indonesia dapat berkesempatan belajar tanggung jawab terhadap lingkungan sejak dini, dan memiliki nilai karakter dalam kehidupan sehari-hari," katanya dalam konferensi pers virtual 'AQUA dan Sekolah.mu Ajak Anak Indonesia Kelola Sampah melalui e-Learning Interaktif', Kamis (6/5/2021).

Brand Director AQUA Intan Kartika mengatakan bahwa pembelajaran tentang lingkungan ini diberikan melalui modul digital pembelajaran interaktif 'Sampahku, Tanggung Jawabku', dan merupakan lanjutan dari komitmen #BijakBerplastik AQUA pada pilar edukasi.

Selain pembelajaran format digital, program ini juga meningkatkan keterampilan terkait pengelolaan sampah, sekaligus mengurangi dampak sampah Indonesia lewat kontribusi Gerakan Indonesia Bersih.

Najeela Shihab, founder Sekolah.mu, mengatakan bahwa program belajar ini dirancang agar dapat menyenangkan bagi guru dan juga orangtua, sehingga berharap anak-anak bisa mencintai lingkungan dan beraksi nyata.

Modul yang disiapkan memberi penekanan pada bagaimana memberikan pemahaman secara benar kepada anak soal sampah. Misalnya 'Apakah sampah itu?', 'Siapa yang menghasilkan sampah?', 'Jenis-jenis sampah itu apa saja?, 'Kalau sampah dibuang sembarangan akan larinya kemana?', serta 'Apa dampaknya buat kita?'

"Setelah anak memahami konsep di atas, barulah mereka diajarkan aksi-aksi apa yang harus dilakukan. Materinya dibagi menjadi 2 kategori, yaitu untuk anak usia 4-9 tahun (PAUD dan SD kelas 1 sampai 3) dan kategori SD kelas 4 sampai 6. Bentuk kegiatannya sedikit berbeda, tapi alurnya sama, tergantung kompetensi apa yang ingin kita sasar di usia tersebut," jelas Ratih Anggraeni, Head of Climate and Water Stewardship Danone-Indonesia mengenai isi modul pembelajaran interaktif tersebut.

Baca Juga: Peduli Lingkungan, Seniman Ini Ubah Sampah Plastik Jadi Lukisan

Yang menarik, modul ini bersifat dua arah. Anak tidak sekadar menonton video pembelajaran, tetapi mereka juga bisa melakukan aktivitas drag and draw, menyanyi bersama, dan praktik mandiri dengan berpetualang di sekitar rumah. Kemudian, anak akan diminta menceritakan hasil temuannya di platform, ada portfolionya di mana setiap anak bisa saling melihat hasil karya teman-temannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI