Agar Susu Sapi Perah Lokal Berkualitas, Ini yang Mesti Diperhatikan

Bimo Aria Fundrika, Dinda Rachmawati

Jum'at, 11 Juni 2021 | 15:30 WIB
Agar Susu Sapi Perah Lokal Berkualitas, Ini yang Mesti Diperhatikan
Ilustrasi susu sapi perah. (Shutterstock)

Suara.com - Peternak susu sapi lokal memiliki peran vital yang memengaruhi pasokan susu sapi segar di tanah air. Hal ini disampaikan oleh Ir. Epi Taufik, Kepala Divisi Teknologi Hasil Ternak Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan-Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor.

Ia menilai saat ini hasil produksi Susu Segar dalam Negeri (SSDN) masih kurang dari 1 juta ton. Hal tersebut dapat dilihat berdasarkan data BPS 2020 yang hanya berkisar 997.350 ton. Artinya, kata Epi, angka ini relatif stagnan sejak sekitar 10 lalu. 

"Hal ini disebabkan oleh populasi sapi perah dan produktivitasnya yang stagnan. Data BPS 2020 menunjukkan bahwa 98 persen populasi sapi perah ada di Pulau Jawa. Perhitungan saya, sekitar 85 persen SSDN masih dihasilkan oleh peternakan sapi perah rakyat. Merekalah ujung tombak suplai susu perah dalam negeri,” ujar Epi dalam siaran pers yang Suara.com terima.

Ilustrasi susu (Pixabay/Couleur)
Ilustrasi susu (Pixabay/Couleur)

Untuk itu, Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) yang mewadahi koperasi-koperasi peternak sapi perah, lanjut Epi diharapkan memiliki visi untuk membina peternak sapi perah rakyat sebagaimana koperasi-koperasi peternak sapi perah di luar negeri yang saat ini produk-produknya juga dipasarkan di Indonesia.

Industri Pengolahan Susu (IPS), kata dia membutuhkan susu dalam jumlah yang cukup dan berkualitas baik. Peternak membutuhkan kesejahteraan, harga yang wajar dan iklim beternak yang kondusif, koperasi yang memfasilitasi kesejahteraan peternak dan menjembatani mereka dengan IPS, serta  pemerintah yang hadir sebagai regulator bagi semua pihak.

"Diharapkan ke depan, semua stakeholder persusuan seperti: asosiasi peternak, koperasi, IPS, ritel, dapat duduk bersama mengesampingkan ego sektoral, sehingga tidak ada yang ditinggal, tetapi semua maju dan makmur bersama,” pesan Epi.  

Sementara itu, untuk mendorong konsumsi susu nasional, kebijakan pemerintah yang pernah ada dimasa lalu dapat ditiru dan diperbaiki, misalnya pembagian susu bubuk dan bubur kacang hijau untuk anak-anak TK/SD (seminggu sekali), hingga pembagian susu bubuk kaleng besar bagi keluarga TNI dan Polisi. 

Selain program minum susu di sekolah, kata dia penting pula menggalakkan peternak milenial seperti halnya petani milenial yang sukses menciptakan iklim berusaha yang kompetitif. 

Epi menyebutkan, untuk menciptakan peternakan sapi perah modern yang berkelanjutan dan berkualitas pada sisi on farm perlu melakukan transformasi teknologi dan organisasi peternakan rakyat. Sedangkan pada sisi off farm diperlukan adanya unit pengolahan terintegrasi, program kemitraan, good corporate management pada koperasi. 

baca juga

“Baik sisi on farm juga off farm, perlu mengadopsi teknologi terbaru berbasis  internet of things untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas,” tegas Epi.  

Konsep inilah yang diterapkan oleh drh. Deddy Fachruddin Kurniawan, sebagai peternak milenial. Berbekal ilmu yang dimiliki dan pengalaman bekerja di berbagai peternakan besar di sejumlah negara, Deddy mengembangkan Dairy Pro Indonesia sejak tahun 2007. 

Besarnya peluang dan passion jadi modalitas Deddy mengembangkan middle class farm. Hal ini tak lepas dari perubahan lifestyle di masyarakat.  

"Dulu masyarakat karbohidrat yang kalau makan asal kenyang. Kini, mulai menjadi masyarakat protein, berhitung gizi. Sejak 2008 konsumsi protein hewani melejit seiring meningkatnya kelas menengah,” ujar Deddy. 

Peternakan modern yang dibangun di Kota Batu, Malang ini mampu menghasilkan 500-600 liter susu segar sehari yang diserap dan diolah jadi produk sendiri seperti susu, yogurt, es krim, gelatin dan banyak lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arti Sembako dan Jenis 9 Bahan Pokok Resmi dari Pemerintah

Arti Sembako dan Jenis 9 Bahan Pokok Resmi dari Pemerintah

Bali | Kamis, 10 Juni 2021 | 16:56 WIB

5 Alasan Susu Almond Baik untuk Kesehatan Tubuh

5 Alasan Susu Almond Baik untuk Kesehatan Tubuh

Lifestyle | Selasa, 08 Juni 2021 | 09:10 WIB

Drama Pasutri, Tumpahkan Susu di Dapur, Istri Lap Pakai Kepala Suami

Drama Pasutri, Tumpahkan Susu di Dapur, Istri Lap Pakai Kepala Suami

News | Kamis, 03 Juni 2021 | 08:41 WIB

Terkini

Kondisi Air Laut Aman, BMKG Ingatkan Warga NTT Hindari Bangunan Retak Usai Gempa

Kondisi Air Laut Aman, BMKG Ingatkan Warga NTT Hindari Bangunan Retak Usai Gempa

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:24 WIB

Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda untuk Pemain Timnas Indonesia, Skuad Garuda Bisa Terdampak

Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda untuk Pemain Timnas Indonesia, Skuad Garuda Bisa Terdampak

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:19 WIB

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen yang Multifungsi untuk Kulit Wajah sesuai Review

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen yang Multifungsi untuk Kulit Wajah sesuai Review

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:16 WIB

5 HP POCO untuk Gaming Kasual hingga Kelas Berat, Terbaik Mulai Rp2 Jutaan

5 HP POCO untuk Gaming Kasual hingga Kelas Berat, Terbaik Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Ulasan The Devil Judge: Ketika Pengadilan Jadi Tontonan Publik

Ulasan The Devil Judge: Ketika Pengadilan Jadi Tontonan Publik

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:10 WIB

Aksi Heroik Marinir Lampung Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara 74 Meter

Aksi Heroik Marinir Lampung Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara 74 Meter

Lampung | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:05 WIB

25 Promo Makanan dan Minuman 17 Agustus, Ada Paket Menarik Rp17 Ribuan

25 Promo Makanan dan Minuman 17 Agustus, Ada Paket Menarik Rp17 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Dampak Gempa NTT: 5 Warga Meninggal, Infrastruktur Jalan Putus dan Longsor

Dampak Gempa NTT: 5 Warga Meninggal, Infrastruktur Jalan Putus dan Longsor

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI

Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:01 WIB

Sinyal NTT Lumpuh! Gempa M 7,7 Hantam 200 BTS, Komdigi Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan

Sinyal NTT Lumpuh! Gempa M 7,7 Hantam 200 BTS, Komdigi Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:01 WIB

×