Pengertian dan Jenis Bioma yang Ada di Dunia

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 19 Juni 2021 | 12:44 WIB
Pengertian dan Jenis Bioma yang Ada di Dunia
Ilustrasi pegunungan dengan hutan hujan. [Shutterstock]

Hutan gugur ini terletak di 30 derajat hingga 40 derajat lintang utara (LU) dan lintang selatan (LS), dengan wilayah beriklim sedang. Contohnya ada di Amerika Serikat bagian timur, Asia Tengah, serta Asia Timur seperti Tiongkok, Korea, dan Jepang

3. Taiga

Ilustrasi Taiga. (Pexels)
Ilustrasi Taiga. (Pexels)

Taiga bukanlah kata atau bahasa pergaulan, melainkan dari bahasa Rusia yang berarti hutan. Taiga adalah jenis hutan yang terdiri dari satu spesies yang daunnya menyerupai jarum. Pohon taiga terdiri dari pinus, cemara, dan spruce.

Seperti halnya hutan gugur, taiga juga hutan yang mendapat 4 musim. Namun, periode musim gugur dan seminya sangat sebentar, sementara musim dinginnya terbilang panjang.

Ketika musim dingin, air tanah di taiga bahkan bisa berubah menjadi es. Seperti asal namanya, bioma hutan taiga banyak ditemukan di kawasan beriklim subartik, seperti wilayah Skandinavia dan Rusia Timur.

4. Padang rumput

Padang Rumput. (Pexels)
Padang Rumput. (Pexels)

Seperti namanya, ini berarti bioma yang dimaksud dengan wilayah yang dipenuhi padang rumput yang luas. Padang rumput juga sering disebut sebagai stepa.

Curah hujan di padang rumput tergolong lebih rendah dibanding taiga, yakni hanya 250 hingga 500 milimeter per tahun.

Kondisi tanahnya yang mempunyai porositas tinggi membuat tanaman sulit mendapatkan air. Alhasil, tanahnya menjadi tandus dan tidak subur.

baca juga

Menariknya, satu-satunya tumbuhan yang bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan seperti ini adalah rumput, maka terjadilah padang rumput.

Hewan-hewan yang ada di padang rumput umumnya berjenis herbivora. Seperti misalnya zebra, bison, dan kanguru. Padang rumput ini banyak ditemukan di wilayah Afrika, Australia, dan Amerika.

5. Sabana

Sabana Bekol Taman Nasional (TN) Baluran. [Suara.com/Ahmad Su'udi]
Sabana Bekol Taman Nasional (TN) Baluran. [Suara.com/Ahmad Su'udi]

Sabana merupakan bioma yang dipenuhi semak belukar dan pohon. Daerahnya tergolong panas sepanjang tahun dengan curah hujan mendapai 900 hingga 1500 milimeter per tahun.

Adapun pembeda sabana dan padang rumput, yakni adanya pepohonan besar. Sabana berbeda dengan padang rumput yang membuat pohon besar tidak bisa tumbuh.

Contoh perburuan rusa oleh singa sering terjadi di bioma sabana. Adapun sabana yang ada di Indonesia, contohnya Taman Nasional Baluran, Jawa Timur.

Satu hal yang unik adalah, sabana dapat berubah menjadi hutan basah belukar jika terbentuk di daerah yang intensitas curah hujannya tinggi.

6. Gurun

Ilustrasi gurun di Australia (Shutterstock).
Ilustrasi gurun di Australia (Shutterstock).

Gurun adalah bioma yang sangat kering, dengan curah hujan di bawah 250 milimeter per tahun.

Uniknya, gurun cenderung punya cuaca yang ekstrem, yakni sangat panas di siang hari, tetapi sangat dingin di malam hari. Kelembapan di daerah gurun juga sangat rendah dan tanahnya sangat tandus karena tidak bisa menyimpan air.

Tumbuhan yang tumbuh di gurun sangat sedikit karena tidak banyak jenis tumbuhan yang bisa bertahan hidup.

Contoh tumbuhan yang bisa bertahan adalah kaktus. Gurun banyak terdapat di wilayah Asia Barat, Afrika Utara, dan Australia.

7. Tundra

Ilustrasi Tundra. (Pexels)
Ilustrasi Tundra. (Pexels)

Tundra adalah bioma yang paling beda dibandingkan 6 bioma lain. Tundra berasal dari kata Finlandia “tunturi” yang berarti 'dataran tanpa pohon', karena tidak ada satupun tumbuhan di sana.

Tundra terletak di lingkar artik dan Greenland, di belahan bumi utara yang sangat dingin. Berhubung suhu dan curah hujannya sangat rendah, wilayah di tundra memiliki musim tumbuh dan nutrisi yang buruk. Nutrisi utamanya adalah nitrogen dan fosfor.

Akibat tundra terlalu dingin sebagai tempat hidup pohon, maka tumbuhan yang hidup di sini hanyalah semak pendek, ganggang, serta lumut-lumutan. Hewannya pun terbatas oleh hewan-hewan yang cukup kuat tinggal di suhu ekstrem dingin, seperti beruang kutub, kambing gunung, dan rubah arktik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Intip Budidaya Lebah Madu di Hutan Kota Srengseng

Intip Budidaya Lebah Madu di Hutan Kota Srengseng

Foto | Rabu, 16 Juni 2021 | 12:41 WIB

Terancam Punah, Owa Jawa Menampakan Diri di Hutan Lindung Naringgul Cianjur

Terancam Punah, Owa Jawa Menampakan Diri di Hutan Lindung Naringgul Cianjur

Bogor | Senin, 14 Juni 2021 | 14:51 WIB

Hampir Setahun Ditanam, Bunga Bangkai Mekar Sempurna di Hutan Untan

Hampir Setahun Ditanam, Bunga Bangkai Mekar Sempurna di Hutan Untan

Kalbar | Rabu, 09 Juni 2021 | 14:22 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×