Pengertian dan Jenis Bioma yang Ada di Dunia

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 19 Juni 2021 | 12:44 WIB
Pengertian dan Jenis Bioma yang Ada di Dunia
Ilustrasi pegunungan dengan hutan hujan. [Shutterstock]

Suara.com - Banyak orang lebih mengenal istilah ekosistem dibanding bioma. Padahal keduanya memiliki kesamaan, yakni merupakan satu kesatuan antara tempat tinggal makhluk hidup yang saling berkaitan. Tapi, apa sih bioma itu?

Mengutip Ruang Guru, Sabtu (18/6/2021), bioma pada dasarnya sama dengan ekosistem tapi dengan cakupan yang lebih besar dan lebih luas.

Jika ekosistem merupakan hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya, maka bioma hanya tentang benda hidup yang ada di lingkungan tersebut. Bioma terbentuk karena adanya perbedaan letak geografis dan astronomis.

Bioma disebut juga sebagai vegetasi utama, atau makhluk hidup yang mayoritas menempati wilayah tertentu dalam jumlah banyak dan luas.

Di dunia setidaknya ada 7 jenis bioma yang diakui, dan pengelompokannya didasarkan pada jenis tumbuhan yang hidup di wilayah tersebut. Berikut daftarnya:

1. Hutan hujan tropis

Ilustrasi hutan hujan tropis. [Shutterstock]
Ilustrasi hutan hujan tropis. [Shutterstock]

Hutan hujan tropis merupakan bioma dengan vegetasi flora dan fauna yang paling variatif. Tanahnya subur, dan sering disebut sebagai hutan belantara dengan hidupnya hewan liar di dalamnya.

Meskipun jumlahnya sangat sedikit, dan hanya 2 persen menutupi permukaan bumi, tapi 50 persen hewan dan tumbuhan yang ada di bumi hidup di hutan hujan tropis.

Indonesia sendiri merupakan negara yang punya tutupan hutan hujan tropis terluas ketiga di dunia setelah Brazil dan Kongo. Sehingga Indonesia bisa disebut dengan megabiodiversity country, karena punya banyak jenis hewan dan tumbuhan.

baca juga

Seperti namanya yang ada kata “hujan”, bioma ini selalu berada dalam kondisi basah dan lembap. Hal ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan merata. Tidak hanya itu, sinar matahari yang didapatkan juga merata sepanjang tahun.

Adapun hutan hujan tropis banyak di wilayah garis khatulistiwa. Artinya, negara-negera yang dilewati garis itu akan punya hutan hujan tropis yang banyak. Seperti misalnya, Amerika Tengah, Asia Tenggara, dan Afrika.

2. Hutan gugur

Hutan Gugur. (Pexels)
Hutan Gugur. (Pexels)

Hutan gugur merupakan hutan yang mengalami empat musim, yaitu panas, dingin, semi, dan gugur. Salah satu ciri khas dari bioma ini adalah pada 'kebiasaan' sifat pohon di dalamnya.

Pohon-pohon di hutan gugur akan menggugurkan daunnya. Selaiknya pohon jati yang mengugurkan daunnya dan pohon sakura yang bunga dan daunnya berguguran.

Mengugurkan atau meranggas dilakukan untuk bertahan hidup dan menyesuaikan diri terhadap lingkungan. Hasilnya, pohon bisa mengurangi penguapan air yang biasa terjadi di daun, yang membuat pohon punya cadangan air lebih untuk hidup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Intip Budidaya Lebah Madu di Hutan Kota Srengseng

Intip Budidaya Lebah Madu di Hutan Kota Srengseng

Foto | Rabu, 16 Juni 2021 | 12:41 WIB

Terancam Punah, Owa Jawa Menampakan Diri di Hutan Lindung Naringgul Cianjur

Terancam Punah, Owa Jawa Menampakan Diri di Hutan Lindung Naringgul Cianjur

Bogor | Senin, 14 Juni 2021 | 14:51 WIB

Hampir Setahun Ditanam, Bunga Bangkai Mekar Sempurna di Hutan Untan

Hampir Setahun Ditanam, Bunga Bangkai Mekar Sempurna di Hutan Untan

Kalbar | Rabu, 09 Juni 2021 | 14:22 WIB

Terkini

Gudang Biji Plastik Ludes Terbakar, Truk Ikut Hangus dan Api Nyaris Merambat

Gudang Biji Plastik Ludes Terbakar, Truk Ikut Hangus dan Api Nyaris Merambat

News | Minggu, 20 September 2026 | 13:44 WIB

Profil KH Hasan Abdullah Sahal yang Berani Pidato Singgung Cari Muka Depan Prabowo Subianto

Profil KH Hasan Abdullah Sahal yang Berani Pidato Singgung Cari Muka Depan Prabowo Subianto

News | Minggu, 20 September 2026 | 13:44 WIB

8 Cara Menata Kamar Kos Sempit Tanpa Mengecat Tembok Menurut Feng Shui

8 Cara Menata Kamar Kos Sempit Tanpa Mengecat Tembok Menurut Feng Shui

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 13:35 WIB

Menang Beruntun! Barcelona Tundukkan Sevilla 3-1 dan Tuntaskan Tujuh Laga

Menang Beruntun! Barcelona Tundukkan Sevilla 3-1 dan Tuntaskan Tujuh Laga

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 13:30 WIB

ULTJ Resmi Caplok Frisian Flag Rp14,56 Triliun

ULTJ Resmi Caplok Frisian Flag Rp14,56 Triliun

Bisnis | Minggu, 20 September 2026 | 13:26 WIB

Ada Bukti Kirim di Apartemen Jakbar, Begini Alur Terlacaknya Selebgram Jule Sebelum Diciduk

Ada Bukti Kirim di Apartemen Jakbar, Begini Alur Terlacaknya Selebgram Jule Sebelum Diciduk

News | Minggu, 20 September 2026 | 13:20 WIB

Apakah Layak Beli? Cek Harga iPhone 16 Terbaru September 2026

Apakah Layak Beli? Cek Harga iPhone 16 Terbaru September 2026

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 13:17 WIB

Hubner-Romeny Bawa Fortuna Sittard Menang, Nathan Tjoe-A-On Terpuruk di Dasar Klasemen

Hubner-Romeny Bawa Fortuna Sittard Menang, Nathan Tjoe-A-On Terpuruk di Dasar Klasemen

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 13:14 WIB

Jargas Gresik dan Sidoarjo Siap Beroperasi, BPH Migas Kebut Penetapan Harga

Jargas Gresik dan Sidoarjo Siap Beroperasi, BPH Migas Kebut Penetapan Harga

Bisnis | Minggu, 20 September 2026 | 13:10 WIB

Hutan Hilang, Sawit Tumbuh: Bisakah Ini Disebut Berkelanjutan?

Hutan Hilang, Sawit Tumbuh: Bisakah Ini Disebut Berkelanjutan?

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 13:10 WIB

×