alexametrics

Ibu Ini Bikin Celana Dalam Khusus Remaja yang Baru Menstruasi, Ramai Dibeli!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Nur Khotimah
Ibu Ini Bikin Celana Dalam Khusus Remaja yang Baru Menstruasi, Ramai Dibeli!
Ilustrasi celana dalam. (Pexels/Karolina Grabowska)

Pengalaman pribadi yang membuat ibu ini akhirnya memutuskan membuat produk tersebut.

Suara.com - Seorang ibu di Jepang membuat celana dalam untuk remaja perempuan yang baru menstruasi. Produk tersebut mendapat sambutan hangat dari publik selama beberapa tahun terakhir.

Melansir South China Morning Post, ibu itu bernama Mayumi Miyaguchi. Ia adalah seorang pengusaha pakaian dalam di kota Osaka, Jepang.

Mayumi mendapatkan ide tersebut sekitar 2 tahun lalu saat putrinya pertama kali menstruasi. Saat itu, putrinya merasa malu membawa pembalut ke sekolah.

"Aneh kalau perempuan harus menyelinap ketika mereka sedang menstruasi. Generasi putri saya seharusnya lebih bebas," kata Mayumi Miyaguchi melansir South China Morning Post, Sabtu (3/7/2021).

Baca Juga: Peran Orang Tua dalam Membekali Masalah Menstruasi Bagi Remaja Putri

Mayumi sempat membeli celana dalam anti tembus dari Amerika Serikat, tapi ukurannya terlalu besar untuk anak-anak Jepang. Akhirnya, ia membuat celana dalam anti-periode sendiri.

Ilustrasi Remaja Depresi. (Shutterstock)
Ilustrasi remaja pertama kali menstruasi. (Shutterstock)

Celana yang diberi nama Girls Leap itu dibuat untuk remaja usia SD dan SMP yang mungkin merasa malu membawa pembalut ke sekolah. Harga produk ini pun lebih terjangkau.

Mayumi mematok harga 3.900 Yen atau sekitar Rp507,9 ribu. Ini lebih murah dibandingkan dengan celana anti-periode orang dewasa yang biasanya dijual dengan harga Rp781 ribu.

Ilustrasi celana dalam. (Pexels/Karolina Grabowska)
Ilustrasi celana dalam. (Pexels/Karolina Grabowska)

Harga tersebut dinilai sudah sesuai dengan kemampuan para orangtua. Lagi pula, celana dalam itu dirancang dengan bahan yang kokoh sehingga bisa dicuci dan dipakai berulang kali.

Tak hanya itu, Mayumi juga menyediakan warna krem untuk produk celana dalamnya. Hal ini mengantisipasi aturan beberapa sekolah yang melarang muridnya memakai celana dalam hitam.

Baca Juga: Wanita Haid Tak Boleh Minum Air Dingin, Mitos atau Fakta?

Mayumi Miyaguchi mengungkapkan bahwa produknya mendapat sambutan yang sangat antusias dari orangtua di Jepang. Bahkan ia sampai kewalahan memenuhi permintaan.

Baru-baru ini Mayumi juga mendapat surat dari ibu yang putrinya mengalami disabilitas mental. Sang ibu mengatakan putrinya sekarang tetap aman saat menstruasi berkat produk Mayumi.

Tadinya putri ibu tersebut selalu melepas pembalut karena menganggapnya sebagai barang asing dan membuatnya tidak nyaman. Tapi karena celana dalam Mayumi, ia bisa merasa lebih nyaman.

Ke depannya, Mayumi Miyaguchi ingin membuat celana dalam anti-periode yang bisa dikenakan di bawah baju ketat untuk anak-anak balet dan para penari.

Komentar