Influencer Update Liburan 'Taat Prokes' di Tengah PPKM Darurat, Warganet Geram

Arendya Nariswari, Hiromi Kyuna

Kamis, 08 Juli 2021 | 16:19 WIB
Influencer Update Liburan 'Taat Prokes' di Tengah PPKM Darurat, Warganet Geram
Ilustrasi liburan. (Unsplash/Artem B)

Suara.com - Pandemi Covid-19 hingga kini masih belum berakhir bahkan kasusnya terus meningkat. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pun dilakukan untuk menekan angka infeksi Covid-19.

Masyarakat diimbau untuk tak keluar rumah apabila tak terlalu penting. Sejumlah kegiatan usaha juga diharuskan berhenti pukul 8 malam.

Sayangnya, masih ada saja influencer yang membagikan momen liburannya kala PPKM tengah berlangsung. Hal ini membuat banyak orang geram.

Kemarahan dari warganet terlihat jelas dalam salah satu unggahan akun Twitter @tubirfess. Saat itu, seorang influencer diminta untuk membagikan momen liburannya.

Pesan tersebut pun dibalas melalui fitur Instastory. "Iya sayang InsyaAllah ya hehehehehee. Pokoknya kita bakal update liburan dengan prokes (protokol kesehatan) yang berlaku," tulis influencer ini dalam unggahan tersebut.

Influencer liburan di tengah PPKM Darurat (Twitter @tubirfess)
Influencer liburan di tengah PPKM Darurat (Twitter @tubirfess)

Unggahan ini sontak mengundang reaksi panas dari warganet. Pasalnya, liburan di tengah PPKM Darurat dirasa tidak bijak.

"Aduh kapan ya influencer tuh ngerti, bukan lu doang neng yang mau liburan. Acara penting kayak ke kantor aja baiknya gausah di-post biar nggak trigger orang kalo 'keluar itu gapapa', nakes udah banyak yang tumbang, kanan kiri meninggal, at least ditengah situasi yang udah genting kayak sekarang empatinya mbok ya dipake," tulis pengunggah tangkapan layar Instastory influencer tersebut.

Unggahan ini kemudian direspon oleh warganet lainnya. Tak sedikit orang yang merasa geram tentang konten liburan yang akan dibagikan itu.

"Harusnya kalau udah punya embel-embel influncer tuh lebih hati-hati waktu mau update sesuatu nggak sih? Lihat dampak yang bakal dihasilkan. Soalnya dia kan jatuhnya udah bisa nge-influnce orang-orang," komentar seorang warganet.

baca juga

Warganet lain ikut berkomentar. "Lo mau liburan ke mana pun terserah, tapi bisa nggak ditahan dulu buat sekarang? Angka kasus covid lagi tinggi tingginya," ujar warganet ini.

"Lama-lama liburan online ini meresahkan memang. Mereka yang seneng, kita yang susah. Mereka bikin konten di YouTube, kita yang nonton sambil ngehalu kapan liburan. Bukan iri tapi miris aja sih," tulis warganet lainnya di kolom komentar.

Sementara itu, hingga Kamis (8/7/2021), cuitan ini sudah disukai sebanyak lebih dari 6 ribu kali di Twitter,

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jalan Margonda Depok Menuju Jakarta Macet Parah Imbas Penyekatan PPKM Darurat

Jalan Margonda Depok Menuju Jakarta Macet Parah Imbas Penyekatan PPKM Darurat

Foto | Kamis, 08 Juli 2021 | 15:12 WIB

Anggota Paspampres Bersitegang dengan Petugas Penyekatan, Ini Kata Danpaspampres

Anggota Paspampres Bersitegang dengan Petugas Penyekatan, Ini Kata Danpaspampres

Jakarta | Kamis, 08 Juli 2021 | 15:04 WIB

PPKM Darurat, Kabupaten Malang Menunda Sekolah Tatap Muka

PPKM Darurat, Kabupaten Malang Menunda Sekolah Tatap Muka

Malang | Kamis, 08 Juli 2021 | 14:29 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×