Wajib Tahu, Inilah Penyebab Ikan Cupang Suka Bertarung

Rima Sekarani Imamun Nissa

Kamis, 05 Agustus 2021 | 11:00 WIB
Wajib Tahu, Inilah Penyebab Ikan Cupang Suka Bertarung
Ikan cupang, ikan hias yang populer saat pandemi Covid-19. (Shuttestock)

Suara.com - Inilah Penyebab Ikan Cupang Suka Bertarung yang Harus Diketahui

Ikan cupang memang dikenal sebagai jenis ikan hias sekaligus ikan petarung. Oleh karenanya, ada anjuran untuk tidak menempatkan ikan cupang dalam satu akuarium. Tentu ada beberapa hal yang membuat ikan cupang harus "dipisahkan" agar tidak saling tarung. Lalu, apa sebenarnya penyebab ikan cupang suka bertarung?

Mengapa Ikan Cupang Bertarung?

Dikutip dari Betta Care Fish Guide, ikan cupang bersifat sangat teritorial dan cenderung suka bertarung dengan ikan cupang lain yang satu akuarium dengan mereka. Hal itu terutama perilaku ikan cupang jantan yang suka menyerang ikan lain dengan menggigit siripnya.

Infografis Ikan cupang. (Suara.com/Iqbal Asaputro)
Infografis Ikan cupang. (Suara.com/Iqbal Asaputro)

Umumnya, ikan cupang bisa bertarung hingga 15 menit lamanya. Akan tetapi, di alam bebas, pertarungan ikan cupang ini akan berakhir saat salah satu dari dua ikan cupang mundur dalam beberapa menit kemudian.

Ada beberapa spesies ikan cupang yang dibiakkan secara khusus untuk saling bertarung bahkan berlangsung hingga satu jam lamanya. Pertarungan akan berakhir ketika salah satu ikan mati. Memang sebagian besar ikan cupang tak akan sampai mencapai titik pertarungan yang sengit, seperti saling menggigit sisik, sirip, ekor, dan insang ikan lawannya.

Pertarungan yang tidak sampai berujung salah satu ikan mati, justru akan menyebabkan kemungkinan infeksi, stress, dan trauma yang berujung kematian.

Perilaku Agresif dan Kondisi Lingkungan Ikan Cupang

Para ilmuwan dan ahli telah bersama mempelajari ikan cupang selama bertahun-tahun lamanya, terutama untuk memahami seperti apa penyebabnya sesungguhnya dibalik perilaku agresif yang mereka miliki.

baca juga

Penelitian menemukan salah satu akar penyebabnya yang telah berhasil teridentifikasi dalam perubahan gaya hidup ikan cupang selama berabad-abad.

Fakta yang ada di alam liar adalah, pertarungan ikan cupang terjadi lebih jarang dari yang dapat kita lihat pada ikan cupang peliharaan. Salah satu alasannya adalah terbatasnya ruang pada akuarium yang sangat membatasi gerak mereka.

Biasanya, di alam liar, ikan cupang memiliki banyak ruang untuk berenang dan menguasai wilayah sendiri. Contohnya di perairan sungai dan sawah, tempat biasa mereka ditemukan, memiliki kemungkinan lebih rendah memicu ikan cupang bertarung satu sama lain.

Kesimpulannya, pada habitat aslinya, ikan cupang memiliki ruang mereka sendiri yang sudah diduduki. Oleh karenanya, kemungkinan besar tidak akan terjadi pertarungan satu sama lain.

Biasanya ikan cupang "pemilik wilayah" akan menggembungkan insangnya serta melebarkan sirip dan ekor untuk menakut-nakuti ikan petarung lainnya.

Ikan Cupang (Shutterstock)
Ikan Cupang (Shutterstock)

Namun, lingkungan yang ada di penangkaran ikan cupang menjadi faktor terbesar mengapa pertarungan bisa kerap terjadi.

Hal ini dapat diatasi dengan mengombinasikan ruang hidup dalam akuarium kecil dengan perilaku teritorial alami dari ikan cupang. Jadai, ikan cupang akan merasa nyaman dan tidak terjadi pertarungan.

Ikan cupang pada dasarnya memiliki perilaku agresif terhadap ikan lainnya, terutama karena dipicu oleh penguasaan wilayah atau teritorial. Intinya, ruang tempat tinggal ikan cupang yang dipelihara harus memadai dan disesuaikan layaknya kondisi pada habitat aslinya.

Kontributor : Yulia Kartika Dewi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Manfaat Daun Ketapang untuk Merawat Ikan Cupang

5 Manfaat Daun Ketapang untuk Merawat Ikan Cupang

Lifestyle | Selasa, 29 Juni 2021 | 16:17 WIB

Transaksi Ikan Cupang di Kota Ini Capai Rp 49 Miliar per Tahun

Transaksi Ikan Cupang di Kota Ini Capai Rp 49 Miliar per Tahun

Jabar | Senin, 28 Juni 2021 | 06:00 WIB

Ikan Cupang Termahal Mencapai Puluhan Juta

Ikan Cupang Termahal Mencapai Puluhan Juta

Lifestyle | Sabtu, 26 Juni 2021 | 12:38 WIB

Terkini

AJI Pekanbaru-GREEN for Riau Initiative Gelar Workshop dan Fellowship

AJI Pekanbaru-GREEN for Riau Initiative Gelar Workshop dan Fellowship

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:47 WIB

3 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Dapur Menurut Feng Shui, Bikin Rezeki Seret

3 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Dapur Menurut Feng Shui, Bikin Rezeki Seret

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:45 WIB

4 Ide OOTD Y2K Revival Style ala Natty KISS OF LIFE, Timeless dan Stylish!

4 Ide OOTD Y2K Revival Style ala Natty KISS OF LIFE, Timeless dan Stylish!

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:40 WIB

Kilang Minyak Aramco Diserang Houthi, Asap Tebal Membumbung di Arab Saudi

Kilang Minyak Aramco Diserang Houthi, Asap Tebal Membumbung di Arab Saudi

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:35 WIB

Merdeka dari Gaya Hidup Konsumtif: Gen Z Siap Tinggalkan Budaya Checkout?

Merdeka dari Gaya Hidup Konsumtif: Gen Z Siap Tinggalkan Budaya Checkout?

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Puluhan Ton Ikan Mati Tiap Bulan, Sungai Batanghari Makin Sekarat

Puluhan Ton Ikan Mati Tiap Bulan, Sungai Batanghari Makin Sekarat

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:28 WIB

Modal Asing Banjiri IHSG, BBRI Jadi Buruan Utama Jelang Uji Level IHSG 6.500

Modal Asing Banjiri IHSG, BBRI Jadi Buruan Utama Jelang Uji Level IHSG 6.500

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:28 WIB

Demi Jegal Pesaing, Kabel Optik Diputus, Internet Warga Pademangan Terganggu

Demi Jegal Pesaing, Kabel Optik Diputus, Internet Warga Pademangan Terganggu

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:19 WIB

Kasus Timah Jadi Pelajaran, Pakar Minta Pengadilan Konsisten Gunakan Audit BPK

Kasus Timah Jadi Pelajaran, Pakar Minta Pengadilan Konsisten Gunakan Audit BPK

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:16 WIB

Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului

Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:11 WIB

×