3 Hal yang Harus Diperhatikan Milenial Sebelum Membeli Apartemen

Risna Halidi

Minggu, 15 Agustus 2021 | 11:03 WIB
3 Hal yang Harus Diperhatikan Milenial Sebelum Membeli Apartemen
Ilustrasi apartemen

Suara.com - Apartemen telah menjadi alternatif hunian terutama bagi masyarakat yang tinggal di area kota megapolitan seperti Jakarta, yang memiliki luas lahan terbatas.

Namun dikatakan oleh CEO Leads Property Services Indonesia Hendra Hartono, ada tiga hal yang harus diperhatikan konsumen terutama milenial sebelum membeli apartemen.

Berbicara dalam acara webinar bertajuk 99 Group Quarterly Marketing Analysis: Cerdas Beli Properti untuk Investasi, beberapa waktu lalu, Hendra mengatakan hal pertama yang harus dilakukan calon penghuni adalah menghindari properti yang sudah jadi.

"Usahakan membeli properti saat masih dibangun atau baru di-launching. Saran saya adalah membeli apartemen dalam proses launching atau setengah jalan" kata Hendra.

Kedua, jika ingin membeli properti apartemem sebelum jadi, penting juga melihat track record pengembang. Itu sangat penting dilakukan agar terhindar dari risiko kerugian karena beragam masalah seperti risiko proyek mangkrak.

Ketiga dan yang tidak kalah penting, perhatikan fasilitas sekitar dan utamakan apartemen yang dekat dengan Transit Oriented Development atau TOD atau dalam bahasa Indonesia berarti pengembangan berorientasi transit.

Ini dilakukan agar calon penghuni yang membeli apartemen di kawasan pinggiran kota, dapat mengakses kota dengan moda trasnportasi publik yang memadai.

Selain faktor harga dan lokasi, Hendra juga mengatakan bahwa tawaran fasilitas menarik juga telah menjadi pilihan masyarakat dalam membeli properti khususnya generasi milenial yang aktif secara fisik dan sosial.

"Bukan hanya harga dan lokasi tapi juga pengembang harus menambah fasilitas serta menggunakan desain dan konsep menarik seperti ada jogging track sampai club house dan ada promo yang diberikan," lanjutnya.

baca juga

Dikutip Suara.com dari siaran pers, Minggu (15/8/2021), Deputy CEO 99 Group Indonesia Wasudewan mengatakan demografi pasar pencari properti telah berubah, di mana Jawa Timur memegang posisi pertama sebagai daerah pertumbuhan minat pembelian properti tertinggi.

Berdasarkan statistik 99 Group pada kuartal II/2021, minat pembelian properti di Jawa Timur bahkan melebihi Banten, Jawa Barat, dan Jabodetabek.

Dari segi harga, properti dengan yang dipasarkan di bawah 400 juta sampai dengan 1 miliar rupiah masih menjadi yang paling diminati oleh lebih dari 50 persen konsumen saat ini.

Meskipun demand properti dikisaran harga ini mencapai hampir 60 persen, suplai yang ada (40 persen) masih belum dapat memenuhi kebutuhan konsumen.

Ia lalu mengatakan bagaimana pembelian properti pada semester ini meningkat sebesar 40.5 persen dan minat penyewaan naik 25.40 persen. Tren tersebut dimanfaatkan oleh 99 Group dengan menghadirkan produk unggulan terbarunya, yakni Verified Listing dan properti aset bank.

"Rumah tapak masih jadi primadona pilihan masyarakat saat membeli properti. Tipe properti ini bahkan mengalami kenaikan peminat yang sangat tinggi dibanding tahun sebelumnya. Kita juga melihat adanya potensi baru dari tipe properti ruko yang semakin banyak dicari konsumen," pungkasnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemkot Makassar Mau Bangun Apartemen Lorong Korban Kebakaran, Perseroda Sulsel Bentuk Tim

Pemkot Makassar Mau Bangun Apartemen Lorong Korban Kebakaran, Perseroda Sulsel Bentuk Tim

Sulsel | Minggu, 15 Agustus 2021 | 08:13 WIB

5 Potret Apartemen Acha Septriasa di Australia: Usung Konsep Minimalis dan Modern

5 Potret Apartemen Acha Septriasa di Australia: Usung Konsep Minimalis dan Modern

Entertainment | Sabtu, 14 Agustus 2021 | 17:24 WIB

5 Tips Self Love Bagi Milenial, Bikin Hidup Lebih Bahagia

5 Tips Self Love Bagi Milenial, Bikin Hidup Lebih Bahagia

Lifestyle | Sabtu, 14 Agustus 2021 | 14:35 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×