Mimpi UMKM Membawa Oleh-Oleh Khas Manado ke Kancah Internasional

Vania Rossa

Minggu, 15 Agustus 2021 | 13:47 WIB
Mimpi UMKM Membawa Oleh-Oleh Khas Manado ke Kancah Internasional
Sambal Roa, Oleh-Oleh Khas Manado. (Meldeb Kitchen/Google)

Suara.com - Kota Manado terkenal dengan sumber daya alam yang melimpah berupa rempah dan hasil laut. Rasa cinta terhadap sumber daya alam ini membuat Erwin Sandag, Co-owner Meldeb Kitchen, bersama istrinya, Debbie, melihat potensi untuk mengolah rempah dan hasil laut tersebut menjadi oleh-oleh khas Manado, yaitu sambal dan abon khas Sulawesi Utara.

Sejak mendirikan Meldeb Kitchen, Erwin fokus melakukan penjualan online dengan memanfaatkan teknologi sebagai strategi bisnis. Ia memanfaatkan kata kunci yang biasa digunakan orang saat mencari produk yang berhubungan dengan produknya, seperti “oleh-oleh khas Manado”, “sambal roa”, dan “sambal cakalang”, lalu didaftarkan sebagai Google Bisnisku sehingga langsung menampilkan merek, kontak, dan produknya.

Tidak hanya itu, Erwin juga memanfaatkan media untuk mempromosikan produknya dan memasarkannya di berbagai e-commerce dan layanan pesan antar makanan online. Strategi ini dilakukan untuk menjangkau konsumen dalam kota, seluruh Indonesia, hingga luar negeri.

Cita-cita Erwin membawa oleh-oleh khas Manado untuk dikenal oleh konsumen luar negeri telah dimulai sejak tiga bulan terakhir. Ia mulai memasarkan produknya ke Malaysia menggunakan e-commerce dan melihat sambal roa menjadi favorit konsumen di sana. Namun, perjalanan ini masih panjang. Erwin ingin Meldeb Kitchen bisa menjangkau lebih banyak negara.

Hal itu kemudian mendorongnya untuk mengikuti program Dukung UMKM Indonesia Timur. Program yang menyediakan pelatihan bagi pelaku UMKM yang tertarik melakukan ekspor ini menjadi pilihan bagi Erwin untuk mengetahui lebih dalam proses pengiriman produk ke luar negeri.

“Ikut program ini menjadi langkah lanjutan untuk meraih mimpi kami. Untuk memasarkan produk ke luar negeri, dibutuhkan surat edar. Untuk itulah kami mengikuti program ini. Di sini, kami belajar dari para mentor yang telah berpengalaman di bidang ekspor sehingga bisa mengetahui ketentuan dan aturan dalam ekspor produk,” jelas Erwin dalam konferensi pers yang diselenggarakan Google dalam rangka Hari Nasional UMKM beberapa waktu lalu.

Menembus pasar ekspor bukanlah hal yang mudah. Selain aturan yang harus dipenuhi, kualitas produk menjadi hal penting untuk bisa diterima di pasar luar negeri.

Meldeb Kitchen selalu menggunakan bahan baku premium dan proses produksi dilakukan secara handmade dengan tetap mengutamakan standar industri dan higienitas produk. Inilah yang menjadi nilai jual produk-produknya agar bisa diterima oleh konsumen dan siap dikirim ke luar negeri.

Tidak hanya mempelajari proses ekspor, melalui program ini Erwin juga semakin memahami penggunaan Google Trends, Google Maps, dan Google Analytics. Meski telah menggunakan strategi pemasaran digital sejak awal, tidak dipungkiri pandemi Covid-19 turut menghantam Meldeb Kitchen.

baca juga

Menurunnya wisatawan lokal ke Kota Manado berdampak terhadap penurunan penjualan melalui layanan pesan antar makanan online. Namun, dengan memperdalam kemampuan strategi pemasaran digital melalui program ini, telah membantu Erwin untuk mempertahankan dan meningkatkan penjualan ke luar kota.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Strategi Digital Marketing Selamatkan Bisnis Handycraft Milik UMKM Asal Lombok

Strategi Digital Marketing Selamatkan Bisnis Handycraft Milik UMKM Asal Lombok

Lifestyle | Sabtu, 14 Agustus 2021 | 20:39 WIB

Berikut Pesan Dirut BRI di Peringatan Hari UMKM Nasional

Berikut Pesan Dirut BRI di Peringatan Hari UMKM Nasional

Surakarta | Sabtu, 14 Agustus 2021 | 16:22 WIB

Ini Tantangan UMKM Asal NTT dalam Pasarkan Kain Tenun Tradisional

Ini Tantangan UMKM Asal NTT dalam Pasarkan Kain Tenun Tradisional

Lifestyle | Sabtu, 14 Agustus 2021 | 14:08 WIB

Terkini

Saksi Sebut Tak Ada Aliran Dana USD271.500 ke Yaqut, Pengacara Soroti Surat Dakwaan Jaksa

Saksi Sebut Tak Ada Aliran Dana USD271.500 ke Yaqut, Pengacara Soroti Surat Dakwaan Jaksa

News | Rabu, 09 September 2026 | 14:06 WIB

Honda CT125 Bersolek dengan Warna Baru, Tampil Makin Tangguh dan Ikonik

Honda CT125 Bersolek dengan Warna Baru, Tampil Makin Tangguh dan Ikonik

Otomotif | Rabu, 09 September 2026 | 14:05 WIB

Review Insidious Out of the Further, Bumbu Baru yang Buat Penonton Bingung

Review Insidious Out of the Further, Bumbu Baru yang Buat Penonton Bingung

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 14:05 WIB

Sepatu Hoka Asli Harga Berapa? Ketahui yang Paling Mahal dan Murah serta Keunggulannya

Sepatu Hoka Asli Harga Berapa? Ketahui yang Paling Mahal dan Murah serta Keunggulannya

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 14:00 WIB

Eks Istri Presiden Soekarno Terjerat Skandal Penganiayaan di Jepang, Dituntut Denda Rp22,8 Juta

Eks Istri Presiden Soekarno Terjerat Skandal Penganiayaan di Jepang, Dituntut Denda Rp22,8 Juta

News | Rabu, 09 September 2026 | 14:00 WIB

Jangan-Jangan Kita Hanya Anti-Oligarki saat Tidak Berkuasa

Jangan-Jangan Kita Hanya Anti-Oligarki saat Tidak Berkuasa

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 14:00 WIB

Purbaya Bicara Pertumbuhan Swasta dan Kebijakan Ekonomi Era Jokowi

Purbaya Bicara Pertumbuhan Swasta dan Kebijakan Ekonomi Era Jokowi

Video | Rabu, 09 September 2026 | 13:59 WIB

Kabar Duka, Eks Wakil Jaksa Agung Abdul Hakim Ritonga Meninggal Dunia

Kabar Duka, Eks Wakil Jaksa Agung Abdul Hakim Ritonga Meninggal Dunia

News | Rabu, 09 September 2026 | 13:59 WIB

Alasan Pilkades Bebani Keuangan Negara, Para Kades Minta Masa Jabatan Diperpanjang

Alasan Pilkades Bebani Keuangan Negara, Para Kades Minta Masa Jabatan Diperpanjang

News | Rabu, 09 September 2026 | 13:51 WIB

Karhutla: Ketika Negara Sibuk Mencari Kambing Hitam, Api Terus Menjalar

Karhutla: Ketika Negara Sibuk Mencari Kambing Hitam, Api Terus Menjalar

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 13:50 WIB

×