5 Habib Pejuang Kemerdekaan: Mulai dari Perancang Lambang Negara hingga Pencipta Lagu

Vania Rossa, Aflaha Rizal Bahtiar

Selasa, 17 Agustus 2021 | 11:29 WIB
5 Habib Pejuang Kemerdekaan: Mulai dari Perancang Lambang Negara hingga Pencipta Lagu
Sosok Husein Mutahar pencipta lagu Hari Merdeka. (Dok. ArabIndonesia.org)

Suara.com - Hari kemerdekaan Indonesia yang ke-76 menjadi momen tepat untuk mengenang para pahlawann pejuang kemerdekaan Indonesia yang tak hanya tokoh nasionalis dan cendekiawan, tetapi tokoh agama termasuk ulama atau habib juga ikut berjuang melawan penjajahan.

Dari sekian banyak pejuang, ada lima habib pejuang kemerdekaan RI fenomenal yang kali ini diulas agar generasi muda mengetahui apa saja jasa dan pengorbanannya demi bangsa dan negara tercinta. Siapa saja?

Berikut lima habib pejuang kemerdekaan Indonesia beserta jasa-jasanya, seperti yang dirangkum Suara.com, hari ini, Selasa (17/8/2021).

1. Al-Habib Salim bin Jindan
Al-Habib Salim merupakan ulama kelahiran Surabaya 18 Rajab 1324 H atau 7 September 1906.

Memiliki nama asli Al-Habib Salim bin Ahmad bin Jindan, ulama yang dijuluki ‘Gudang Ilmu’ pada zamannya ini, merupakan murid Syaikhuna Kholil bin Abdul Mutolib, yang masyhur dengan sebutan Mbah Kholil Bangkalan.

Dilansir dari NU Online, pada 1940, beliau hijrah ke Jakarta, lalu membuka beberapa majelis ilmu di beberapa daerah.

Selain berdakwah, Al-Habib Salim juga menjadi pejuang terdepan untuk kemerdekaan Indonesia.

Habib Salim bahkan ikut serta membakar semangat para pejuang untuk berjihad melawan penjajah Belanda, dengan tenaga, fatwa, dan pidatonya yang berapi-api.

Ulama yang ahli dalam berdebat dan orator ulung ini pernah ditangkap pada masa penjajahan Jepang dan Belanda.

baca juga

Meski ditangkap, semangatnya dalam berjuang dan berdakwah sama sekali tidak surut.

2. Habib Ali Kwitang
Habib Ali Kwitang Al-Habsy merupakan tokoh penting dalam jaringan habib pada akhir abad ke 19. Ia lahir pada tanggal 20 Jumadil Awal 1286/20 April 1870, dan wafat pada Ahad 20 Rajab 1388H/13 Oktober 1968.

Pada 1886, di tanah air Habib Ali Kwitang dilansir hidayatuna.com berguru kepada para alim ulama yang ada di Indonesia.

Ia bahkan juga membangun pengajian tetap di Majelis Taklim Kwitang dan di tempat lainnya di seluruh Indonesia, mulai dari desa terpencil hingga luar negeri.

Para tokoh era pergerakan nasional, seperti guru Sayyid Usman Yahya, Habib Ali Kwitang juga merupakan tokoh politik dan pejuang kemerdekaan.

Pada masa itu, beliau aktif di Partai Syarikat Islam yang dipimpin oleh HOS Cokroaminoto dan Haji Agus Salim.

Di zaman pendudukan Jepang, Habib Ali Kwitang pernah di penjara bersama Haji Agus Salim.

Dengan mengobarkan semangat anti penjajah dengan membawa ayat-ayat Alquran serta Hadits Nabi yang menganjurkan melawan penjajah, Habib Ali Kwitang pernah mengungkap, “Penjajah adalah penindas, kafir, dan wajib diperangi!”

3. Habib Idrus bin Salim Al-Jufri
Habib Idrus bin Salim Al-Jufri lahir di Taris Hadramaut Yaman pada 15 Maret 1892.

Selain dikenal sebagai tokoh pendidikan Islam di Sulawesi Tengah, ia juga dikenal sebagai tokoh nasionalis anti penjajahan yang militan.

Dilansir dari Bincang Syariah, kesetiaan dan rasa kagumnya pada Soekarno diungkapkan dalam sebuah syair kemerdekaan yang ditulis Habib Idrus pada tahun 1945.

Semasa hidupnya, Habib Idrus selalu berjuang dalam ranah pendidikan dan perjuangan kemerdekaan.

Madrasah al-Khairat yang didirikan Habib Idrus bin Salim Al-Jufri, selain sebagai media dakwah Islam, juga menjadi pusat perlawanan dan doktrinasi nilai-nilai Nasionalisme.

Syair yang Habib Idrus buat pada tahun 1945 bahkan dikenal sebagai syair yang bermakna perjuangan sarat Nasionalisme.

Meski berdarah Arab, Habib Idrus bin Salim Al-Jufri mengungkapkan cintanya pada Indonesia dengan cara yang luar biasa.

4. Syarif Hamid II
Syarif Hamid II yang memiliki nama lengkap Syarif Abdul Hamid Alkadrie merupakan seorang Habib sekaligus Sultan di Kesultanan Pontianak, Kalimantan Barat yang merancang Lambang Garuda Pancasila.

Lelaki yang juga akrab disapa Sultan Hamid II ini dilansir Wikipedia, merupakan putra Sulung Pontianak ke-6, yang lahir di Pontianak pada 12 Juli 1913, dan meninggal di Jakarta 30 Maret 1978.

Ia menempuh pendidikan di ELS di Sukabumi, Pontianak, Yogyakarta, dan Bandung.

Meski tidak tamat di Bandung, Syarif Hamid II lulus dan meraih pangkat letnan pada kesatuan tentara Hindia Belanda.

Setelah lulus pada tahun 1937, Syarif Hamid II dilantik sebagai perwira KNIL dengan pangkat Letnan Dua.

Dalam perjuangannya, beliau juga ditugaskan oleh Presiden Soekarno untuk merancang lambang negara RI,Yaitu Garuda Pancasila.

Saat menjabat sebagai Menteri Negara Zonder Portofolio, pada 10 Januari 1950, dibentuklah Panitia Teknis dengan nama Panitia Lencana Negara dibawah Sultan Hamid II.

Susunan teknis pembuatan lambang negara ini, antara lain di isi oleh Muhammad Yamin, Ki Hajar Dewantoro, M.A. Pellaupessy, Mohammad Natsir, dan R.M. Ngabehi Poerbatjaraka.

5. Habib Husein Mutahar
Habib Husein Mutahar merupakan pencipta lagu Hari Merdeka, atau yang dikenal 17 Agustus, yang biasa diputar menjelang hari HUT RI.

Dengan nama asli Muhammad bin Husein al Mutahar, beliau lahir di Semarang pada 5 Agustus 1916.

Semasa hidupnya, Husein Mutahar dikenal sebagai sosok seniman dan musisi yang andal. Selain itu, beliau juga dikenal karena rasa berbaktinya kepada negara.

Selain menciptakan lagu Hari Merdeka, Habib Husein Mutahar juga menciptakan lagu Hymne Syukur, di mana lagu ini merupakan bentuk rasa terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Itulah 5 habib pejuang kemerdekaan RI fenomenal yang perlu kamu ketahui jasa-jasa dan pengorbanannya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Usul Rizieq Shihab Ditaruh di Afghanistan, Jadi Dubes RI Pemerintahan Taliban, Cocok?

Ada Usul Rizieq Shihab Ditaruh di Afghanistan, Jadi Dubes RI Pemerintahan Taliban, Cocok?

Malang | Selasa, 17 Agustus 2021 | 11:14 WIB

Perawat Jadi Pejuang Kemerdekaan, Ali Anyang Usir Penjajah di Kalimantan Barat

Perawat Jadi Pejuang Kemerdekaan, Ali Anyang Usir Penjajah di Kalimantan Barat

Kalbar | Selasa, 17 Agustus 2021 | 09:16 WIB

Mengenang Mayor Madmuin Hasibuan, Pejuang Kemerdekaan dan Ketua DPRD Pertama Bekasi

Mengenang Mayor Madmuin Hasibuan, Pejuang Kemerdekaan dan Ketua DPRD Pertama Bekasi

Bekaci | Selasa, 17 Agustus 2021 | 08:10 WIB

Terkini

Visual Sinematik hingga Plot Twist Mengejutkan, Ini Alasan Iklan ShopeeVIP+  Ditonton 6 Juta Kali

Visual Sinematik hingga Plot Twist Mengejutkan, Ini Alasan Iklan ShopeeVIP+ Ditonton 6 Juta Kali

News | Rabu, 16 September 2026 | 08:30 WIB

Tampil Apik Saat Ajax Gunduli Nathan Tjoe-A-On Cs, Maarten Paes Dapat Kabar Bahagia

Tampil Apik Saat Ajax Gunduli Nathan Tjoe-A-On Cs, Maarten Paes Dapat Kabar Bahagia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:17 WIB

Cara Memilih Krim Pagi yang Aman untuk Kulit Sensitif, Perhatikan 6 Hal Ini

Cara Memilih Krim Pagi yang Aman untuk Kulit Sensitif, Perhatikan 6 Hal Ini

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 08:15 WIB

Berpegangan pada Tabung LPG 3 Kg, Lima ABK KM Virgo Bertahan 9 Jam di Tengah Laut Jawa

Berpegangan pada Tabung LPG 3 Kg, Lima ABK KM Virgo Bertahan 9 Jam di Tengah Laut Jawa

News | Rabu, 16 September 2026 | 08:11 WIB

Bobotoh Serbu Seoul, Marc Klok: Hormat Setinggi-tingginya, Kami Membawa Nama Indonesia

Bobotoh Serbu Seoul, Marc Klok: Hormat Setinggi-tingginya, Kami Membawa Nama Indonesia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:07 WIB

Kabut Asap Kiriman dari Selatan Diklaim Perburuk Kualitas Udara di Riau

Kabut Asap Kiriman dari Selatan Diklaim Perburuk Kualitas Udara di Riau

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 08:06 WIB

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Investor Soroti Kepastian Investasi Indonesia

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Investor Soroti Kepastian Investasi Indonesia

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:01 WIB

Petualangan ke Dunia Tanpa Titik Akhir di Buku Princess, Bajak Laut & Alien

Petualangan ke Dunia Tanpa Titik Akhir di Buku Princess, Bajak Laut & Alien

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 08:00 WIB

Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 T

Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 T

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:59 WIB

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 07:48 WIB

×