7 Alasan Masyarakat Jepang Memilih Untuk Tetap Melajang

Vania Rossa

Rabu, 18 Agustus 2021 | 19:30 WIB
7 Alasan Masyarakat Jepang Memilih Untuk Tetap Melajang
Ilustrasi perempuan lajang. (Shutterstock)

Suara.com - Sementara banyak orang menginginkan hadirnya pasangan dalam hidup, beberapa yang lain memilih untuk tetap melajang. Meski memilih untuk tetap lajang hingga menutup usia merupakan hal yang masih dianggap aneh atau tidak biasa dalam kalangan masyarakat, hal ini tidak berlaku bagi masyarakat di Jepang.

Dilansir dari Brightside, ada beberapa alasan di balik masyarakat Jepang yang memilih untuk tetap melajang.

1. Wanita Jepang ingin mengandalkan kekuatan mereka sendiri
Wanita di Jepang memilih untuk tetap melajang karena mereka ingin mengetahui bagaimana mereka dapat hidup sendiri (tanpa pasangan) dan menemukan kekuatan yang mereka miliki. Hingga beberapa waktu yang lalu, mereka yang memilih untuk tetap melajang harus menderita akibat penghinaan yang mereka terima dari komunitasnya, tetapi saat ini, hal ini sudah memudar.

2. Kehidupan pernikahan tampak menjadi beban bagi wanita Jepang
Saat ini, semakin banyak wanita Jepang yang memiliki pekerjaan dan penghasilan sendiri. Meskipun hal ini tampak hebat, namun norma budaya mereka tidak mendukung hal itu. Seorang istri masih harus memikul tanggung jawab mengasuh anak dan melakukan pekerjaan rumah tangga, serta mereka diharapkan untuk membantu kerabat lansia (lanjut usia).

Karena standar ganda ini, wanita Jepang sama sekali tidak memiliki keinginan untuk menikah, dan ingin tetap fokus pada kebebasan dan karir mereka.

3. Wanita Jepang ingin fokus pada karir mereka
Meskipun 70 persen hingga 75 persen wanita berusia 25 hingga 60 tahun ke atas memiliki pekerjaan, karir mereka terhenti saat menikah dan punya anak. Hal ini menyebabkan wanita Jepang mendapatkan lebih banyak tanggung jawab di rumah yang harus mereka lakukan sendiri setelah menikah.

Karena ini, mereka akan memiliki waktu yang lebih sedikit untuk melakukan hal yang mereka sukai, termasuk mengerjakan pekerjaan mereka. Itulah alasan lain mengapa mereka memilih untuk tetap fokus pada karir dan tetap melajang.

4. Mereka memiliki kerabat lansia yang harus diurus
Beberapa wanita memilih untuk melajang demi menjaga kerabat atau anggota keluarganya yang sudah tua, terutama ibunya. Mereka hanya merasa seperti tidak memiliki keberanian untuk meninggalkan kerabat lansianya untuk menikah, meskipun mereka memiliki kesempatan untuk menikah.

5. Pria Jepang merasa tidak bisa menghidupi istri dan keluarga
Menurut pria Jepang, kehidupan dan pekerjaan mereka tidak memotivasi mereka untuk menikah dan berkeluarga. Hal ini membuat banyak pria yang memutuskan untuk tetap melajang.

baca juga

Menurut norma sosial, laki-laki merupakan sosok yang harus mengurus istri dan keluarga secara finansial, dan banyak dari mereka yang merasa tidak mampu melakukannya.

6. Pria di Jepang ingin menghabiskan uang hanya untuk diri sendiri
Salah satu alasan mengapa pria di Jepang lebih memilih untuk melajang adalah mereka tidak ingin menghabiskan uang mereka untuk orang lain. Mereka ingin membelanjakannya untuk diri sendiri, memiliki kebebasan untuk menggunakan uang tanpa larangan apapun.

7. Kota-kota di Jepang membuat kehidupan lajang tampak lebih mudah
Orang Jepang kurang tertarik untuk menjalani hubungan dan lebih menyukai kebebasan, terutama karena kota telah memberikan mereka kehidupan lajang yang sangat mudah. Bahkan ada restoran yang menyajikan solo diner dan hotel kapsul yang dirancang untuk pria yang berpergian sendiri.

Apakah Anda memilih untuk melajang, atau memilih untuk berkeluarga? Apapun itu alasannya, keputusan untuk tetap melajang atau memilih membangun keluarga, Anda yang memutuskan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandangan Umum Mereka pada Orang yang Tak Kunjung Menikah, Dikira Tak Laku!

Pandangan Umum Mereka pada Orang yang Tak Kunjung Menikah, Dikira Tak Laku!

Your Say | Minggu, 08 Agustus 2021 | 15:25 WIB

Sudah Hampir 2 Tahun, Marshanda Ngaku Ini Waktu Terlamanya Menjomblo

Sudah Hampir 2 Tahun, Marshanda Ngaku Ini Waktu Terlamanya Menjomblo

Entertainment | Senin, 19 Juli 2021 | 13:59 WIB

5 Alasan Wanita Cantik dan Baik Statusnya Masih Jomlo, Bukan Gak Laku!

5 Alasan Wanita Cantik dan Baik Statusnya Masih Jomlo, Bukan Gak Laku!

Your Say | Jum'at, 09 Juli 2021 | 19:36 WIB

Terkini

Nepal Terancam Banjir Bandang Susulan, Bendungan Danau Tibet Berisiko Jebol

Nepal Terancam Banjir Bandang Susulan, Bendungan Danau Tibet Berisiko Jebol

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:59 WIB

Pertumbuhan Ekonomi dan Ilusi Keberhasilan Pembangunan

Pertumbuhan Ekonomi dan Ilusi Keberhasilan Pembangunan

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:59 WIB

Ahmad Muzani Ungkap Keinginan Presiden Prabowo: PPHN Sebaiknya Diatur Lewat TAP MPR

Ahmad Muzani Ungkap Keinginan Presiden Prabowo: PPHN Sebaiknya Diatur Lewat TAP MPR

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:53 WIB

Dalih BPS Masukkan Tukang Becak ke Desil 9

Dalih BPS Masukkan Tukang Becak ke Desil 9

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:48 WIB

Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal

Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:45 WIB

6 Sistem Pernapasan Manusia Organ dan Cara Kerjanya

6 Sistem Pernapasan Manusia Organ dan Cara Kerjanya

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya

Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya

Foto | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:36 WIB

Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas

Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:27 WIB

Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri

Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:19 WIB

Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal

Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal

Otomotif | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:15 WIB

×