alexametrics

5 Ciri Orang Toksik yang Berbahaya Bagi Kesehatan Mental

Risna Halidi | Aflaha Rizal Bahtiar
5 Ciri Orang Toksik yang Berbahaya Bagi Kesehatan Mental
Ilustrasi orang toksik atau beracun (Obie Fernandez/Unsplash)

Terlepas dari hubungan beracun dengan teman, pasangan, dan keluarga, ternyata ada lho ciri-ciri orang beracun.

Suara.com - Tidak semua manusia yang kita kenal memiliki dampak positif bagi hidup kita. Meski tak melulu, akan ada saja sosok penghancur mental yang berbahaya bagi kesehatan mental.

Parahnya saat hal itu dilakukan oleh orang dekat, yang seharusnya mendukung hidup dan karir kita. Jika sudah begitu, apa namanya kalau bukan terjebak dalam hubungan toksik?

Terlepas dari hubungan beracun dengan teman, pasangan, dan keluarga, ternyata ada lho ciri-ciri orang beracun.

Seperti yang diungkap oleh penulis Tony Ibrahim lewat bukunya yang berjudul Book Of Toxic Relationship, berikut ini adalah ciri-ciri orang toksik yang bisa menghancurkan mental Anda!

Baca Juga: Gandeng AXA Indonesia, Good Doctor Perkuat Layanan Kesehatan Daring Bagi Pekerja

Ilustrasi teman bertengkar (pexels.com/Liza Summer)
Ilustrasi teman toksik (pexels.com/Liza Summer)

1. Mengungkapkan kata-kata beracun
Orang beracun alias toksik rata-rata lebih sering mengungkapkan kata-kata beracun, seperti kata kasar. Mereka kerap ingin menunjukkan bahwa mereka lebih baik dibanding lawan bicaranya.

“Ketika menjadi korban dari kata-kata kasarnya, Anda jarang memikirkan alasan untuk mengatakannya. Sebaliknya, Anda merasakan pukulannya dan pasti terluka,” kutip Tony Ibrahim.

2. Kasar tapi tidak sadar
Menurut Tony, orang beracun sering menyakiti orang tanpa sadar. Termasuk saat bicara alias ngomong kasar. “Orang yang beracun tidak secara terbuka dendam atau bermusuhan. Sebaliknya, dia tidak peduli dan tidak peka. Dan biasanya dia enggan berkomentar,” kutip buku tersebut.

“Dia hanya tidak sadar akan perasaan Anda, dan sering mengeluarkan ucapan yang tidak disensor. Ketika akhirnya menyadari, semuanya sudah terlambat,” lanjutnya.

3. Pujian semu
Mendapatkan pujian dari orang lain tentu membuat kita senang. Akan tetapi, orang beracun justru sebaliknya. Meski memberikan pujian, mereka masih mencari di mana kekurangan Anda, alias pujian semu.

Baca Juga: Konsultasi Psikolog Lewat Telemedicine, Seberapa Efektif Atasi Masalah Mental?

“Orang yang beracun mungkin mengatakan hal yang baik kepada Anda, seperti ‘Anda benar-benar menarik, saya menyukai cara Anda berpakaian, tetapi rambut Anda terlihat sangat berantakan,’” ungkap Tony.

Komentar