- Slickorps Ventures, startup fintech AI Cayman, menerima investasi strategis dari Royal Group Capital Timur Tengah.
- Investasi ini menandakan fase baru AI keuangan yang lebih stabil, aman, dan siap untuk ekspansi global.
- Dana akan dipakai untuk riset AI, operasi global, serta memperkuat keamanan anti-pencucian uang dan siber.
Suara.com - Teknologi kecerdasan buatan (AI) bukan cuma jadi tren di film atau aplikasi sehari-hari, tapi kini sudah merambah dunia keuangan dengan cara yang lebih canggih dan aman. Slickorps Ventures, startup fintech berbasis AI yang berbasis di Cayman, baru saja mendapat suntikan investasi strategis dari Royal Group Capital, modal kedaulatan asal Timur Tengah. Investasi ini bukan sekadar angka besar—ini sinyal bahwa AI keuangan mulai memasuki fase baru: lebih stabil, aman, dan siap digunakan secara global.
Menurut CEO Royal Group Capital, Mr. Tariq Al-Fayed, keputusan investasi ini datang karena Slickorps Ventures sudah menunjukkan kemampuan unik menggabungkan teknologi AI dengan kepatuhan finansial secara mendalam.
“Mereka tidak hanya fokus pada AI, tapi juga memahami risiko dan regulasi global, sehingga infrastruktur finansial yang dibangun lebih aman bagi semua pengguna,” ujarnya.
Bagi masyarakat, ini berarti AI di sektor keuangan kini tidak lagi terasa rumit atau berisiko. Dengan algoritma yang bisa memprediksi tren pasar dan sistem keamanan yang diperketat, transaksi dan manajemen risiko jadi lebih terkontrol. Dana yang masuk dari modal Timur Tengah ini akan digunakan untuk memperluas riset AI, membangun operasi global, dan memperkuat sistem anti-pencucian uang serta keamanan siber. Jadi, AI bisa membantu bank, lembaga keuangan, hingga investor profesional membuat keputusan yang lebih cerdas tanpa harus khawatir soal risiko besar.

Slickorps Ventures sendiri menekankan bahwa tujuan utama investasi ini adalah mempercepat adopsi AI keuangan dengan cara yang aman, sekaligus memperluas layanan ke pasar-pasar utama di Asia Tenggara, Afrika, dan Eropa. Dengan begitu, teknologi yang sebelumnya terasa eksklusif dan kompleks kini lebih mudah diakses oleh berbagai kalangan profesional, bahkan bagi yang baru mulai mengenal dunia finansial berbasis AI.
“Ini bukan sekadar soal teknologi, tapi soal bagaimana AI bisa membawa stabilitas dalam dunia keuangan yang cepat berubah. Investasi ini jadi tonggak penting untuk memastikan inovasi dapat digunakan dengan aman dan berdampak nyata bagi pengguna,” tambah perwakilan Slickorps Ventures.
Dengan perkembangan ini, AI di sektor finansial semakin mendekatkan kita ke era di mana teknologi bisa mempermudah hidup, bukan menambah risiko. Baik untuk investor profesional maupun pengguna umum, kemajuan ini menjadi alasan kuat mengapa keuangan berbasis AI kini lebih aman, stabil, dan siap diandalkan.