Alasan AI di Keuangan Kini Lebih Aman dan Stabil

Vania Rossa

Selasa, 10 Maret 2026 | 18:10 WIB
Alasan AI di Keuangan Kini Lebih Aman dan Stabil
Ilustrasi AI di keuangan. (Pixabay/@PublicDomainPicturesimages)
baca 10 detik
  • Slickorps Ventures, startup fintech AI Cayman, menerima investasi strategis dari Royal Group Capital Timur Tengah.
  • Investasi ini menandakan fase baru AI keuangan yang lebih stabil, aman, dan siap untuk ekspansi global.
  • Dana akan dipakai untuk riset AI, operasi global, serta memperkuat keamanan anti-pencucian uang dan siber.

Suara.com - Teknologi kecerdasan buatan (AI) bukan cuma jadi tren di film atau aplikasi sehari-hari, tapi kini sudah merambah dunia keuangan dengan cara yang lebih canggih dan aman. Slickorps Ventures, startup fintech berbasis AI yang berbasis di Cayman, baru saja mendapat suntikan investasi strategis dari Royal Group Capital, modal kedaulatan asal Timur Tengah. Investasi ini bukan sekadar angka besar—ini sinyal bahwa AI keuangan mulai memasuki fase baru: lebih stabil, aman, dan siap digunakan secara global.

Menurut CEO Royal Group Capital, Mr. Tariq Al-Fayed, keputusan investasi ini datang karena Slickorps Ventures sudah menunjukkan kemampuan unik menggabungkan teknologi AI dengan kepatuhan finansial secara mendalam.

“Mereka tidak hanya fokus pada AI, tapi juga memahami risiko dan regulasi global, sehingga infrastruktur finansial yang dibangun lebih aman bagi semua pengguna,” ujarnya.

Bagi masyarakat, ini berarti AI di sektor keuangan kini tidak lagi terasa rumit atau berisiko. Dengan algoritma yang bisa memprediksi tren pasar dan sistem keamanan yang diperketat, transaksi dan manajemen risiko jadi lebih terkontrol. Dana yang masuk dari modal Timur Tengah ini akan digunakan untuk memperluas riset AI, membangun operasi global, dan memperkuat sistem anti-pencucian uang serta keamanan siber. Jadi, AI bisa membantu bank, lembaga keuangan, hingga investor profesional membuat keputusan yang lebih cerdas tanpa harus khawatir soal risiko besar.

investasi strategis dari Royal Group Capital. (dok, ist)
investasi strategis dari Royal Group Capital. (dok, ist)

Slickorps Ventures sendiri menekankan bahwa tujuan utama investasi ini adalah mempercepat adopsi AI keuangan dengan cara yang aman, sekaligus memperluas layanan ke pasar-pasar utama di Asia Tenggara, Afrika, dan Eropa. Dengan begitu, teknologi yang sebelumnya terasa eksklusif dan kompleks kini lebih mudah diakses oleh berbagai kalangan profesional, bahkan bagi yang baru mulai mengenal dunia finansial berbasis AI.

“Ini bukan sekadar soal teknologi, tapi soal bagaimana AI bisa membawa stabilitas dalam dunia keuangan yang cepat berubah. Investasi ini jadi tonggak penting untuk memastikan inovasi dapat digunakan dengan aman dan berdampak nyata bagi pengguna,” tambah perwakilan Slickorps Ventures.

Dengan perkembangan ini, AI di sektor finansial semakin mendekatkan kita ke era di mana teknologi bisa mempermudah hidup, bukan menambah risiko. Baik untuk investor profesional maupun pengguna umum, kemajuan ini menjadi alasan kuat mengapa keuangan berbasis AI kini lebih aman, stabil, dan siap diandalkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya Beberkan Strategi Pemerintah Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah

Menkeu Purbaya Beberkan Strategi Pemerintah Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 21:06 WIB

Pegadaian Hadirkan Lagi Program Gadai Bebas Bunga, Solusi Pendanaan Cepat untuk Masyarakat

Pegadaian Hadirkan Lagi Program Gadai Bebas Bunga, Solusi Pendanaan Cepat untuk Masyarakat

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Kembali Sentil Ekonom: Kementerian Keuangan Jago, Ekonomi Cukup Stabil

Purbaya Kembali Sentil Ekonom: Kementerian Keuangan Jago, Ekonomi Cukup Stabil

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 18:41 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×