Kurangi Limbah Makanan, Ini yang Dilakukan Wirausaha Sosial Garda Pangan

Vania Rossa | Dinda Rachmawati | Suara.com

Senin, 06 September 2021 | 12:33 WIB
Kurangi Limbah Makanan, Ini yang Dilakukan Wirausaha Sosial Garda Pangan
Ilustrasi stop wasting food untuk mengurangi limbah makanan (envato elements by katrinshine)

Suara.com - Permasalahan limbah makanan atau food loss and waste kerap kali dianggap enteng. Padahal, berdasarkan data Bappenas tahun 2021, limbah makanan ditaksir menyebabkan kerugian ekonomi sebesar Rp 213-551 triliun/tahun atau setara dengan 4-5 persen PDB Indonesia per tahun.

Pada sektor lingkungan, dalam periode 2000-2019, limbah makanan di Indonesia mencapai 23-48 juta ton/tahun atau setara dengan 115-184 kg/kapita/tahun.

Industri Food & Beverage (F&B) atau makanan dan minuman merupakan salah satu penyumbang limbah makanan terbanyak, serta menghasilkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 1,702.9 Megaton CO2 ekuivalen atau setara dengan 7,29 persen rata-rata emisi GRK Indonesia per tahun.

Selain itu, dari perspektif sosial, kandungan energi yang hilang akibat limbah makanan diperkirakan setara dengan porsi makan 61-125 juta orang per tahun.

Untuk mengurangi limbah makanan, istilah food rescue mulai dikenal dan dilakukan masyarakat maupun perusahaan. Food rescue merupakan upaya penyelamatan makanan berlebih yang masih dalam keadaan baik dan layak makan dari potensi terbuang. Makanan berlebih dari industri F&B diperiksa kembali kualitasnya, dikemas ulang, lalu dibagikan kepada masyarakat yang tidak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya.

Upaya inilah yang digalakkan oleh Garda Pangan, wirausaha sosial asal Surabaya yang bertujuan menjadi food bank atau pusat koordinasi makanan berlebih untuk disalurkan kepada masyarakat pra-sejahtera.

Donasi untuk Kurangi Limbah Makanan. (Garda Pangan)
Donasi untuk Kurangi Limbah Makanan. (Garda Pangan)

Bekerja sama dengan mitra-mitra di industri F&B, Garda Pangan setiap harinya melakukan rescue dengan menjemput makanan yang berlebih yang berpotensi terbuang dari mitra, untuk didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Dari sudut pandang saya yang dulunya seorang pengusaha katering, opsi membuang makanan menjadi pilihan ideal karena cepat, murah, dan praktis untuk dilakukan. Tetapi kegelisahan melihat pembuangan makanan tersebut menggerakkan kami untuk menginisiasi Garda Pangan," kata Dedhy Trunoyudho, Founder Garda Pangan dalam siaran pers yang Suara.com terima.

Tidak hanya memastikan semua potensi limbah tidak berakhir di landfill, Garda Pangan juga berupaya untuk membangun kesadaran masyarakat terkait dampak dari makanan berlebih yang terbuang, khususnya di masa pandemi ini.

Bukan cuma itu, Dedhy juga mengungkap jika Garda Pangan juga bekerja sama dengan berbagai pihak yang memiliki kepedulian yang sama, salah satunya Bank DBS Indonesia.

Executive Director, Head of Group Strategic Marketing Communication, PT Bank DBS Indonesia, Mona Monika menjelaskan jika Bank DBS Indonesia Bank DBS Indonesia bekerja sama dengan Garda Pangan mengajak nasabah pengguna kartu kredit digibank untuk berdonasi dengan menukarkan customer rewards kartu kredit digibank mereka.

Nantinya customer rewards tersebut selanjutnya digandakan (match donation) oleh Bank DBS Indonesia dengan donasi paket sembako. Melalui program ini, Bank DBS Indonesia mendonasikan lebih dari 1.500 paket sembako secara berkala bagi lebih dari 6.000 masyarakat yang terdampak pandemi.

Donasi di antaranya diberikan kepada pekerja harian lepas seperti buruh, kuli, ojek daring, petugas kebersihan, dan penarik becak. Donasi juga dilakukan ke rumah penampungan eks-penderita kusta di daerah sekitar Surabaya, Malang, dan Sidoarjo.

"Harapan kami, inisiatif ini dapat memicu dampak positif, sekaligus mempromosikan pentingnya #Makantanpasisa untuk keberlanjutan lingkungan,” ujar Executive Director, Head of Group Strategic Marketing Communication, PT Bank DBS Indonesia, Mona Monika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tingkatkan Kesadaran Terhadap Limbah Pangan, Bank DBS Indonesia Dukung Upaya Food Rescue

Tingkatkan Kesadaran Terhadap Limbah Pangan, Bank DBS Indonesia Dukung Upaya Food Rescue

Press Release | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 22:28 WIB

Mengenal Pagpag, Makanan Sisa dari Mengais Sampah yang Dijual Rp 6 Ribu

Mengenal Pagpag, Makanan Sisa dari Mengais Sampah yang Dijual Rp 6 Ribu

Lifestyle | Senin, 14 Juni 2021 | 17:47 WIB

Jangan Langsung Dibuang! Inilah 4 Cara Kreatif Memanfaatkan Limbah Makanan

Jangan Langsung Dibuang! Inilah 4 Cara Kreatif Memanfaatkan Limbah Makanan

Your Say | Minggu, 13 Juni 2021 | 23:30 WIB

Terkini

5 Cushion dengan Isi Paling Banyak, Lebih Awet dan Tidak Cepat Retak

5 Cushion dengan Isi Paling Banyak, Lebih Awet dan Tidak Cepat Retak

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 08:25 WIB

Siapa Sebenarnya Saleh Daulay? Pria yang Cecar Menpar Widiyanti saat Rapat DPR Soal Anggaran

Siapa Sebenarnya Saleh Daulay? Pria yang Cecar Menpar Widiyanti saat Rapat DPR Soal Anggaran

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 08:05 WIB

5 Pilihan Bedak Tabur Harga di Bawah Rp50 Ribu untuk Harian

5 Pilihan Bedak Tabur Harga di Bawah Rp50 Ribu untuk Harian

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 07:26 WIB

5 Sepatu Recovery Run Lokal Sekelas Asics Superblast 2, Mulai Rp300 Ribuan

5 Sepatu Recovery Run Lokal Sekelas Asics Superblast 2, Mulai Rp300 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 07:11 WIB

Berapa Biaya Melewati Selat Hormuz? Ini Update Negara yang Boleh Lewat

Berapa Biaya Melewati Selat Hormuz? Ini Update Negara yang Boleh Lewat

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 07:03 WIB

4 Zodiak yang Paling Bersinar 10 April 2026, Siap-siap Banjir Keberuntungan!

4 Zodiak yang Paling Bersinar 10 April 2026, Siap-siap Banjir Keberuntungan!

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 06:52 WIB

6 Shio Paling Beruntung Hari Ini 10 April 2026, Rezeki Mengalir Deras

6 Shio Paling Beruntung Hari Ini 10 April 2026, Rezeki Mengalir Deras

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 06:35 WIB

Industri Mobil Listrik VKTR Punya Siapa? Bikin Pabrik Baru di Magelang

Industri Mobil Listrik VKTR Punya Siapa? Bikin Pabrik Baru di Magelang

Lifestyle | Kamis, 09 April 2026 | 21:56 WIB

7 Sepatu Running Lokal Model Stylish Bisa Buat Nongkrong, Harga Mulai Rp100 Ribuan

7 Sepatu Running Lokal Model Stylish Bisa Buat Nongkrong, Harga Mulai Rp100 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 09 April 2026 | 21:51 WIB

Dicelup Saus Lumer, Alasan Ayam Goreng Krispi Ini Jadi Street Food Favorit

Dicelup Saus Lumer, Alasan Ayam Goreng Krispi Ini Jadi Street Food Favorit

Lifestyle | Kamis, 09 April 2026 | 21:41 WIB