Jatuh Bangun Hendri Saputra, Sempat Ditipu Rp 5 Miliar Hingga Jadi Pengusaha Sukses

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 07 September 2021 | 19:10 WIB
Jatuh Bangun Hendri Saputra, Sempat Ditipu Rp 5 Miliar Hingga Jadi Pengusaha Sukses
Jatuh Bangun Hendri Saputra, Sempat Ditipu Rp 5 Miliar Hingga Jadi Pengusaha Sukses. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Kegagalan dalam merintis bisnis tidak membuat Hendri Saputra menyerah dan berhenti begitu saja. Padal ia pernah ditipu dan mengalami kerugian hingga Rp 5 miliar.

Kejadian itu juga membuatnya terpaksa menjual seluruh asetnya termasuk rumah, untuk membayar hutang.

"Tahun 2015 sampai tahun 2017 jadi tahun paling sulit dan menyedihkan. Hidup ngontrak sana-sini, listrik dan air dimatikan karena nunggak 8 bulan. Bahkan beli susu anak saja harus pinjam teman," ujar laki-laki yang akrab disapa Alunk dalam keterangannya. 

Kegagala itu bukan satu-satunya. Saat memulai bisnis, Hendri hanya memiliki modal Rp 1 juta yang dia pinjam dari kawannya. Ia memberanikan diri untuk jadikan DP tanah yang saat itu harganya Rp 160 juta.

Jatuh Bangun Hendri Saputra, Sempat Ditipu Rp 5 Miliar Hingga Jadi Pengusaha Sukses. (Dok: Istimewa)
Jatuh Bangun Hendri Saputra, Sempat Ditipu Rp 5 Miliar Hingga Jadi Pengusaha Sukses. (Dok: Istimewa)

Ia bersusah payah mencari investor untuk menutup sisa harga tanah. Hendri sangat kesulitan mencari orang yang bersedia menjadi investornya. Ia hampir putusa asa, hingga akhirnya ada kawan yang bersedia menjadi investornya.

Lantas ia langsung mengeksekusi tanah tersebut dengan membangun perumahan yang saat itu hanya ada empat unit. Sejak saat itu, bisnis propertinya mengalami perkembangan yang signifikan, ia bisa membangun hingga ratusan rumah dan membuatnya menjadi salah satu developer termuda sukses di Pontianak.

"Saya mengira bisnis ini akan baik-baik saja setelah merasakan bisnis mulai berkembang. Tapi nasib saya sedang tidak mujur, malah ditipu sama karyawan sendiri. Mau tak mau saya yang tanggung," keluhnya.

Satu-satunya yang membuat pria berusia 32 tahun ini kembali bangkit adalah buah hatinya. Demi masa depan keluarga, ia memberanikan diri membuka usaha lagi. Kali ini bukan di bidang properti melainkan bisnis makanan.

Dengan modal pinjaman dari teman, Hendri Saputra membuka toko kue oleh-oleh khas Pontianak. Sebenarnya bisnisnya terbilang sukses, namun tak ia lanjutkan karena ia kembali tertipu orang terdekatnya.

baca juga

Hendri sendiri merasa passionnya ada di dunia bisnis properti. Berbekal pengalaman sebelumnya, pemilik Instagram @alunkhendri itu mencoba kembali terjun ke bisnis properti. Setelah belajar dari pengalaman dan kegagalan, ia kini menjadi lebih profesional.

Benar saja, ia beruntung mendapatkan seorang pemilik tanah yang bersedia bekerjasama dengannya. Dari proyek inilah, ia bisa menjadi sukses hingga sekarang. Bahkan ia sudah berhasil menjual tanah mencapai lebih dari 1000 unit.

Kepahitan semacam ini tak membuat Hendri merasa berkecil hati karena dirinya sudah akrab dengannya sejak masih remaja. Saat krisis ekonomi tahun 1998 silam, bisnis kayu milik keluarganya mengalami kebangkrutan dan anggota keluarga yang terkena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja).

"Dulu tahun 1998 Indonesia lagi kacau-kacau, ekonomi melemah. Keluarga saya bangkrut terpaksa saya cari uang sendiri jadi penjaga rentalan PS sepulang sekolah. Tadinya saya enggan lanjut kuliah karena ingin masuk IPDN atau Akpol tapi gagal," tuturnya.

Akhirnya Hendri Saputra memutuskan untuk melanjutkan kuliah sembari kerja sampingan menjadi penjaga billiard dengan penghasilan Rp 600 ribu saja. Padahal, ia harus menghidupi dirinya dan biaya kuliah.

"Saya tidak ingin menjadi beban untuk keluarga. Saya ingin membantu keluarga sekaligus membuat orangtua saya bangga. Itulah yang menjadi motivasi terkuat saya," katanya.

Sebelum mencoba bisnis properti, sebelumnya Hendri pernah terjun ke bisnis budidaya ikan dengan modal gadai motor bibinya. Namun keberuntungan belum memihaknya, kemudian ia beralih usaha jual kelapa hingga rental ps.

"Sebelum ke bisnis properti saya sudah kenyang dengan kegagalan. Coba berbagai jenis bisnis tapi gagal juga. Akhirnya tahun 2010 saya dapat ilmu tentang bisnis properti dari teman, lalu saya terapkan sampai sekarang ini," tutupnya.

Pencapaian Hendri Saputra saat ini layak ia dapatkan karena proses yang ia lewati hingga sesukses sekarang tidaklah mulus. Kegagalan bertubi-tubi kini memberikan banyak pelajaran dan pengalaman hidup yang sangat berharga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisa Bikin Bisnis Loyo, Ini 5 Kesalahan yang Kerap Dilakukan Pengusaha Muda

Bisa Bikin Bisnis Loyo, Ini 5 Kesalahan yang Kerap Dilakukan Pengusaha Muda

Lifestyle | Selasa, 07 September 2021 | 12:44 WIB

Jeritan Pedagang Warteg: Kami Butuh Bantuan, Bukan Waktu Tambahan Makan 60 Menit

Jeritan Pedagang Warteg: Kami Butuh Bantuan, Bukan Waktu Tambahan Makan 60 Menit

News | Selasa, 07 September 2021 | 10:12 WIB

6 Pengusaha di Sumsel dan Babel Menunggak Pajak Rp 1,4 Miliar

6 Pengusaha di Sumsel dan Babel Menunggak Pajak Rp 1,4 Miliar

Sumsel | Kamis, 02 September 2021 | 20:03 WIB

Terkini

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 01:24 WIB

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

×