Belajar dari Lapas Tangerang, Ini Langkah Evakuasi Saat Terjadi Kebakaran

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 08 September 2021 | 19:43 WIB
Belajar dari Lapas Tangerang, Ini Langkah Evakuasi Saat Terjadi Kebakaran
Peristiwa kebakaran di Lapas Klas I Tangerang yang menewaskan 41 orang narapidana. (Foto: Istimewa)

Suara.com - Peristiwa terbakarnya Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Kelas 1 Tangerang, membuat siapapun yang mendengarnya miris, lantaran menewaskan lebih dari 41 orang narapidana.

Tidak hanya korban tewas, kebakaran di Lapas Tangerang juga menimbulkan 71 orang mengalami luka bakar ringan dan berat.  

Kebakaran terjadi blok C Lapas Kelas 1 Tangerang pukul 01.45 WIB Rabu (8/9/2021) dini hari. Dugaan sementara kebakaran disebabkan korsleting listrik.

Insiden kebakaran termasuk salah satu fenomena bencana yang memerlukan tindakan evakuasi dan kesiapsiagaan.

Kebakaran adalah proses perusakan suatu benda oleh api. Di daerah perkotaan yang penuh perumahan penduduk, kebakaran sering terjadi dan dapat meluas dari satu rumah ke rumah yang lain.  

Lapas Tangerang Kebakaran (BPBD)
Lapas Tangerang Kebakaran (BPBD)

Jika tidak diantisipasi, maka kebakaran dapat menimbulkan bencana atau kerugian harta benda bahkan jiwa.

Ada 4 unsur utama pemicu awal terjadinya kebakaran, yaitu adanya oksigen, adanya bahan bakar atau bahan-bahan mudah terbakar, adanya reaksi kimia,  atau keadaan panas yang melampaui titik suhu kebakaran.

Mengutip buku pedoman Latihan Kesiapsiagaan Bencana BNPB 2017, berikut langkah-langkah tindakan evakuasi saat terjadi kebakaran di gedung atau di pemukiman:

  • Tindakan sebelum bencana kebakaran
  • Tidak bermain-main dengan benda-benda yang memicu api.
  • Menjauhkan benda-benda padat seperti  kertas, kayu, plastik, karet, busa dari sumber api.
  • Menyimpan cairan yang mudah terbakar, seperti bensin, solar, minyak tanah di tempat aman.
  • Merapikan instalasi listrik karena kebakaran biasanya disebabkan oleh arus pendek listrik.
  • Tidak membuang puntung rokok sembarangan, misalnya di hutan atau kawasan kering.
  • Menyimpan nomor penting (pemadam kebakaran, polisi dan ambulans).
  • Melakukan latihan atau simulasi kebakaran.
  • Langkah-langkah evaluasi kebakaran di dalam rumah dan gedung
  • Usahakan memadamkan api sebisa mungkin jika tersedia alat pemadam api. Jika tidak tersedia alat pemadam api ringan, soda kue dapat digunakan untuk memadamkan api. 
  • Alat lain yang dapat digunakan untuk memadamkan api adalah menggunakan karung goni atau kain yang telah dibasahi air. Kain atau karung basah menutup pori-pori, sehingga memecah udara masuk.
  • Jika kebakaran disebabkan oleh listrik, segera putuskan aliran listrik lebih dulu, baru kemudian padamkan percikan apinya.
  • Jika api tidak kunjung padam, segeralah menyelamatkan diri.
  • Ada tanda evakuasi seperti memukul lonceng, sirine hingga bel panjang terus menerus dan cepat.
  • Keluar dengan cara merangkak dan upayakan untuk menutup mulut, mencari jalan keluar dengan mata tertutup karena asap kebakaran membuat tidak bisa melihat apapun.
  • Jika jalan keluar harus melewati api, tutup kepala dan badan dengan kain atau selimut basah.
  • Balut tangan saat memegang pegangan pintu yang kemungkinan panas akibat terbakar, atau keluar lewat jendela. Jika pegangan pintu tidak panas, buka perlahan dan lihatlah apakah jalan terblokir oleh asap atau api.
  • Apabila  terblokir, keluarlah melalui jendela. Jika tidak, segera tutup pintu dari belakang untuk menghambat api menyambar keluar.
  • Jika ada asap, merunduklah karena udara bersih berada di bawah.
  • Jika baju terbakar atau terkena api, jangan lari melainkan rebahkan tubuh ke tanah dan berguling untuk mematikan api.
  • Setelah keluar rumah, segera minta bantuan dan telpon pemadam kebakaran.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Afrika Selatan dan Portugal Jadi Korban Kebakaran Lapas Tangerang

Warga Afrika Selatan dan Portugal Jadi Korban Kebakaran Lapas Tangerang

Riau | Rabu, 08 September 2021 | 19:31 WIB

Buntut Kebakaran Lapas Tangerang, Rutan Wonogiri Razia Kamar Warga Binaan

Buntut Kebakaran Lapas Tangerang, Rutan Wonogiri Razia Kamar Warga Binaan

Jawa Tengah | Rabu, 08 September 2021 | 19:07 WIB

Napi Tewas Terbakar di Lapas Tangerang, Etus Sempat Bikin Status Instagram: Kangen Rumah

Napi Tewas Terbakar di Lapas Tangerang, Etus Sempat Bikin Status Instagram: Kangen Rumah

News | Rabu, 08 September 2021 | 18:58 WIB

Terkini

Ratu Dewa Mendadak Lantik Sekda Palembang, Ada Apa dengan Aprizal Hasyim?

Ratu Dewa Mendadak Lantik Sekda Palembang, Ada Apa dengan Aprizal Hasyim?

Sumsel | Rabu, 02 September 2026 | 18:29 WIB

Gus Ipul Ungkap Kenapa Desil Warga Bisa Melonjak: Data dari Banyak Sumber Masih Diverifikasi

Gus Ipul Ungkap Kenapa Desil Warga Bisa Melonjak: Data dari Banyak Sumber Masih Diverifikasi

News | Rabu, 02 September 2026 | 18:24 WIB

Bos Bybit Blak-blakan Alasan Buka Operasional di Indonesia

Bos Bybit Blak-blakan Alasan Buka Operasional di Indonesia

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 18:18 WIB

Arti Mimpi Diri Sendiri Meninggal Menurut Islam, Pertanda Buruk atau Umur Panjang?

Arti Mimpi Diri Sendiri Meninggal Menurut Islam, Pertanda Buruk atau Umur Panjang?

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 18:17 WIB

Berhenti Mengejar Jadi Ibu Sempurna! Buku Ini Mengajarkan Hal Lebih Penting

Berhenti Mengejar Jadi Ibu Sempurna! Buku Ini Mengajarkan Hal Lebih Penting

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 18:15 WIB

Heboh Tudingan Penyakit Tiga Huruf, Pihak Sarwendah Bongkar Hasil Tes Medis

Heboh Tudingan Penyakit Tiga Huruf, Pihak Sarwendah Bongkar Hasil Tes Medis

Entertainment | Rabu, 02 September 2026 | 18:15 WIB

Kebakaran Bedeng di Denpasar Sulit Padam, Damkar Terpaksa Datangkan 3 Ekskavator

Kebakaran Bedeng di Denpasar Sulit Padam, Damkar Terpaksa Datangkan 3 Ekskavator

Bali | Rabu, 02 September 2026 | 18:13 WIB

3 Serum Bhumi yang Cocok untuk Usia 40 Tahun, Bisa Hempas Flek Hitam dan Garis Halus

3 Serum Bhumi yang Cocok untuk Usia 40 Tahun, Bisa Hempas Flek Hitam dan Garis Halus

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 18:10 WIB

Alasan Suzuki Menolak Mentah-Mentah Rencana Kehadiran Jimny Versi Listrik

Alasan Suzuki Menolak Mentah-Mentah Rencana Kehadiran Jimny Versi Listrik

Otomotif | Rabu, 02 September 2026 | 18:09 WIB

516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!

516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!

Jatim | Rabu, 02 September 2026 | 18:09 WIB

×