5 Alasan Anda Harus Lakukan Riset Pasar Sebelum Memulai Bisnis

Vania Rossa

Kamis, 09 September 2021 | 20:08 WIB
5 Alasan Anda Harus Lakukan Riset Pasar Sebelum Memulai Bisnis
Ilustrasi riset pasar sebelum memulai bisnis. (Dok, Sampingan)

Suara.com - Persaingan di dalam dunia bisnis, terutama di masa pandemi seperti saat ini, semakin sengit. Tak sedikit usaha yang terpaksa harus menyerah pada keadaan hingga harus tutup sebelum meraih laba.

Namun di sisi lain, pandemi menciptakan peluang-peluang bisnis baru, terutama yang memanfaatkan platform digital.

Tapi ingat, membangun bisnis tidak hanya dapat bergantung dari peluang yang ada. Salah satu kunci utama yang harus dilakukan para calon pelaku usaha sebelum membangun ataupun memperluas lini bisnis adalah melakukan riset pasar yang baik dan tepat.

Menurut Taris Adani, Head of Business Market Research & Crowdsourcing Marketing Sampingan, platform solusi manajemen tenaga kerja yang komprehensif, berkembangnya sebuah bisnis sangat dipengaruhi oleh pasar, karena di sanalah produk atau layanan akan ditawarkan ke konsumen.

"Oleh karenanya, riset terhadap pasar dibutuhkan sebelum melakukan bisnis untuk memastikan bahwa produk atau layanan yang akan ditawarkan sesuai dengan kebutuhan di pasar,” katanya, mengutip siaran pers yang diterima Suara.com.

Lantas, apa saja sebenarnya fungsi atau manfaat dari riset pasar sehingga penting untuk dilakukan sebelum memulai bisnis? Taris Adani merangkumnya menjadi lima poin utama.

1. Mengenal Karakter Target Pasar Lebih Dalam
Fungsi pertama dari riset pasar adalah untuk mengetahui lebih dalam mengenai bagaimana karakter konsumen yang menjadi target market dari produk.

“Dengan lebih mengenal karakter konsumen, maka perusahaan akan mengetahui apa yang diinginkan pasar sehingga bisa memberikan pelayanan dan juga produk yang sesuai. Tak hanya itu, mengenal karakter dari konsumen dan target pasar juga berfungsi untuk membantu pelaku usaha ataupun perusahaan menemukan lokasi yang tepat untuk menjalankan bisnisnya,” kata Taris.

2. Menganalisis Strategi yang Dilakukan Kompetitor
Tingginya kompetisi di dunia bisnis saat ini membuat para pelaku usaha harus mengetahui apa yang dilakukan kompetitor dalam bisnisnya. Hal ini bisa menjadi bekal untuk dapat menentukan strategi atau sikap yang harus kita ambil dalam menjalankan bisnis.

baca juga

Riset terhadap pasar dilakukan dalam rangka mempelajari dan menganalisis strategi apa yang digunakan oleh kompetitor dalam menjual produknya. Dengan demikian, pelaku usaha dapat menyusun strategi yang lebih baik dari kompetitornya, sehingga potensi dan kesempatan untuk memenangkan kompetisi menjadi lebih besar.

3. Mengetahui Kebutuhan dan Permintaan Pasar
Bagaimana pelaku usaha atau perusahaan bisa yakin bahwa produknya benar-benar diterima dan sesuai dengan permintaan serta kebutuhan konsumen? Cara mengetahuinya adalah melalui riset pasar. Dengan melakukan riset pada pasar yang sesuai target, barulah pelaku usaha bisa mengetahui apa yang dibutuhkan oleh konsumen dalam jumlah cukup besar. Ini akan menjadi peluang bagi perusahaan untuk menambah omzet dan keuntungan.

“Untuk itu, kami di Sampingan senantiasa melakukan riset pasar sebelum meluncurkan layanan atau produk baru. Tak hanya itu, kami juga memiliki layanan riset pasar yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha dalam menyusun strategi perusahaan,” kata Taris.

4. Mencari Peluang Baru
Melakukan riset terhadap pasar bisa menambah peluang untuk mendapatkan omset serta keuntungan lebih besar. Menurut Taris, peluang baru ini bukan hanya sebatas pada pasar lokal saja melainkan tidak menutup kemungkinan juga pengembangan pasar ke daerah lain maupun ke luar negeri.

"Selama kebutuhan dan permintaan pasar dari konsumen yang diperoleh berdasarkan riset pasar tersebut ada, maka perusahaan memiliki kesempatan dan peluang baru di berbagai tempat,” lanjutnya.

5. Mengatasi Kendala dan Risiko
Dalam bisnis, selalu ada kendala dan risiko. Itu sebabnya, pelaku usaha harus selalu mempertimbangkan dua hal itu sejak awal sebelum memulai sebuah usaha. Perusahaan ataupun bisnis yang telah memperhitungkan dengan cermat apa saja kendala dan risiko yang mungkin dihadapi akan lebih mampu bertahan.

Berbagai macam risiko dan kendala yang mungkin muncul saat bisnis berjalan bisa diketahui dengan melakukan riset pasar. Contohnya kendala mendapatkan vendor terbaik, risiko kerusakan barang, dan sebagainya. Berbekal data yang diperoleh dari riset terhadap pasar, maka tindakan antisipasi bisa dipersiapkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dear Pelaku Usaha, Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Memulai Bisnis

Dear Pelaku Usaha, Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Memulai Bisnis

Lifestyle | Kamis, 09 September 2021 | 14:03 WIB

Nekat Resign Dari Kemensos, Mantan PNS Ini Malah Sukses Bisnis Kuliner Babi Guling

Nekat Resign Dari Kemensos, Mantan PNS Ini Malah Sukses Bisnis Kuliner Babi Guling

Bisnis | Kamis, 09 September 2021 | 13:03 WIB

Ashanty Hingga Felicya Angelista, 13 Artis Punya Bisnis Makeup

Ashanty Hingga Felicya Angelista, 13 Artis Punya Bisnis Makeup

Entertainment | Kamis, 09 September 2021 | 11:46 WIB

Terkini

Sadar Finansial vs FOMO Kuliner: Refleksi Realita Ekonomi Anak Muda

Sadar Finansial vs FOMO Kuliner: Refleksi Realita Ekonomi Anak Muda

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:45 WIB

OJK Beberkan Mekanisme Pengembalian Kerugian Investor dari Manipulasi Saham

OJK Beberkan Mekanisme Pengembalian Kerugian Investor dari Manipulasi Saham

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 17:40 WIB

Perintah Tegas Menhan Sjafrie, Satgas PKH Ambil Alih Kawasan Hutan Ilegal Afiliasi Arif Kurniawan

Perintah Tegas Menhan Sjafrie, Satgas PKH Ambil Alih Kawasan Hutan Ilegal Afiliasi Arif Kurniawan

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:39 WIB

Harga HUAWEI FreeBuds SE 5 MAX di Indonesia Dibanderol Rp459 Ribu, Cek Apa Fiturnya

Harga HUAWEI FreeBuds SE 5 MAX di Indonesia Dibanderol Rp459 Ribu, Cek Apa Fiturnya

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 17:37 WIB

Foto Jokowi di Ijazah Berkacamata, Bolehkah? Ini Penjelasan UGM

Foto Jokowi di Ijazah Berkacamata, Bolehkah? Ini Penjelasan UGM

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:35 WIB

9 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam Usia 40 Tahun ke Atas

9 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 17:35 WIB

Miris! 1.550 Ekor Trenggiling Jadi Korban Perburuan, 779 Kg Sisiknya Dimusnahkan di Sumut

Miris! 1.550 Ekor Trenggiling Jadi Korban Perburuan, 779 Kg Sisiknya Dimusnahkan di Sumut

Sumut | Kamis, 05 November 2026 | 17:33 WIB

Krisis Sampah Perkotaan, Mengapa Perempuan Jadi yang Paling Terdampak?

Krisis Sampah Perkotaan, Mengapa Perempuan Jadi yang Paling Terdampak?

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:32 WIB

Alasan Pemerintah Diminta Bebaskan Bea Masuk Impor LPG

Alasan Pemerintah Diminta Bebaskan Bea Masuk Impor LPG

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 17:31 WIB

Silmy Karim Klaim Sempat ke Kantor dan Lapas Cibinong Saat OTT, Lalu Sambangi Gedung KPK

Silmy Karim Klaim Sempat ke Kantor dan Lapas Cibinong Saat OTT, Lalu Sambangi Gedung KPK

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:31 WIB

×