Arti, Makna dan Sejarah di Balik Simbol Bhinneka Tunggal Ika

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 15 September 2021 | 10:13 WIB
Arti, Makna dan Sejarah di Balik Simbol Bhinneka Tunggal Ika
Bhinneka Tunggal Ika (Shuttertsock)

Suara.com - Memahami arti, makna, dan sejarah simbol Bhinneka Tunggal Ika sangat penting untuk bisa menjadi warga negara Indonesia yang baik dan bertanggung jawab.

Bermacam suku adat, agama, budaya dan ras adalah salah satu contoh Bhinneka Tunggal Ika. Bhineka yang berarti beragam, Tunggal yang berarti satu, dan Ika yang artinya satu, sehingga Bhinneka Tunggal Ika diartikan berbeda tapi tetap satu.

Bhinneka tunggal ika adalah semboyan atau motto bangsa Indonesia, karena terdiri dari puluhan ribu pulau, sehingga semboyan ini sangat mewakili Indonesia.

Tapi pertanyaannya, sudahkah kita tahu sejarah semboyan bhinneka tunggal ika?

Bhinneka Tunggal Ika, Garuda Indonesia
Bhinneka Tunggal Ika, Garuda Indonesia

Simak ulasannya, mengutip buku elektronik terbitan Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud 2017 sebagai berikut:

Bhinneka tunggal ika berasal dari buku Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara (2012:196), yang mengutip pendapat Suhandi Sigit yang menyatakan ungkapan Bhinneka Tunggal Ika dapat ditemukan dalam Kitab Sutasoma yang ditulis oleh Mpu Tantular pada abad XIV di masa Kerajaan Majapahit.

Dalam kitab tersebut Mpu Tantular menulis 'Rwaneka dhatu winuwus Buddha Wiswa, Bhinnêki rakwa ring apan kena parwanosen, Mangka ng Jinatwa kalawan Siwatatwa tunggal, Bhinnêka tunggal ika tan hana dharma mangrwa'.

Kalimat itu memiliki arti bahwa agama Buddha dan Siwa atau Hindu merupakan zat yang berbeda, tetapi nilai-nilai kebenaran Jina atau Buddha dan Siwa adalah tunggal, yaitu sama atau satu. Terpecah belah, tetapi satu jua, artinya tak ada dharma yang mendua

Ungkapan dalam bahasa Jawa kuno tersebut, secara harfiah mengandung arti bhinneka (beragam), tunggal (satu), ika (itu) yaitu beragam satu itu.

baca juga

Tedapat dalam simbol burung garuda

Semboyan Bhinneka Tunggal Ika terdapat pada lambang negara Republik Indonesia, yaitu Burung Garuda Pancasila.

Di kaki burung garuda pancasila mencengkram sebuah pita yang bertuliskan Bhinneka Tunggal Ika. Kata- kata tersebut dapat pula diartikan, berbeda-beda tetapi tetap satu.

Bhinneka tunggal ika mengandung makna bahwa walaupun bangsa Indonesia terdiri atas berbagai macam suku bangsa, adat-istiadat, ras dan agama yang beraneka ragam namun keseluruhannya merupakan suatu persatuan dan kesatuan.

Penerapan persatuan bangsa dan negara Indonesia itu akhirnya disimpulkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 66 tahun 1951 tentang lambang Negara Republik Indonesia, yang diundangkan tanggal 28 Nopember 1951 dan termuat dalam Lembaran Negara Nomor II Tahun 1951.

Semboyan bhinneka tunggal ika seolah menjadi pengikat bangsa Indonesia, agar memiliki sikap dan perilaku yang menjunjung persatuan di masyarakat.

Tanpa adanya kesadaran sikap persatuan ini, bukan tidak mungkin setiap orang hanya akan hanya mementingkan diri atau daerahnya sendiri daripada kepentingan bangsa dan negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

700 Bahasa Daerah Terancam Punah! Warisan Budaya Indonesia di Ujung Tanduk?

700 Bahasa Daerah Terancam Punah! Warisan Budaya Indonesia di Ujung Tanduk?

Your Say | Kamis, 16 Oktober 2025 | 12:27 WIB

Sirene Darurat Intoleransi Meraung, Alissa Wahid Ajak Bangsa Kembali ke DNA Asli

Sirene Darurat Intoleransi Meraung, Alissa Wahid Ajak Bangsa Kembali ke DNA Asli

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 23:56 WIB

Bukan karena Ultah Prabowo, Fadli Zon soal HKN: 17 Oktober Bertepatan Lahirnya Bhinneka Tunggal Ika

Bukan karena Ultah Prabowo, Fadli Zon soal HKN: 17 Oktober Bertepatan Lahirnya Bhinneka Tunggal Ika

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 20:12 WIB

Berbeda Itu Menyenangkan! Serunya Panen Karya P5 di SMA Negeri 1 Purwakarta

Berbeda Itu Menyenangkan! Serunya Panen Karya P5 di SMA Negeri 1 Purwakarta

Your Say | Senin, 26 Mei 2025 | 07:38 WIB

Menkomdigi: Bhinneka Tunggal Ika Harus Konsisten Dipromosikan ke Dunia Internasional

Menkomdigi: Bhinneka Tunggal Ika Harus Konsisten Dipromosikan ke Dunia Internasional

Bisnis | Jum'at, 22 November 2024 | 05:43 WIB

Memaknai Butir Pancasila dan Lambangnya: Pondasi Kejayaan Bangsa Indonesia

Memaknai Butir Pancasila dan Lambangnya: Pondasi Kejayaan Bangsa Indonesia

Lifestyle | Rabu, 31 Juli 2024 | 10:58 WIB

RONA: Fenomena Anti Kritik dan Ancaman Besarnya Terhadap Keberagaman

RONA: Fenomena Anti Kritik dan Ancaman Besarnya Terhadap Keberagaman

Your Say | Minggu, 21 Agustus 2022 | 07:09 WIB

Bhinneka Tunggal Tawa: Berbeda-beda Ternyata Sama Saja

Bhinneka Tunggal Tawa: Berbeda-beda Ternyata Sama Saja

Your Say | Rabu, 15 Juni 2022 | 08:02 WIB

Terkini

25 Tahun Urus Izin, Pembangunan Gereja di Jakarta Timur Baru Capai 80 Persen

25 Tahun Urus Izin, Pembangunan Gereja di Jakarta Timur Baru Capai 80 Persen

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:38 WIB

Karhutla Sumsel Berdampak ke Panggung Hiburan, Bernadya hingga The Adams Batal Tampil di Palembang

Karhutla Sumsel Berdampak ke Panggung Hiburan, Bernadya hingga The Adams Batal Tampil di Palembang

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:36 WIB

Pelatih PSMS Bertekad Menang Lawan PSIS Semarang Malam Ini

Pelatih PSMS Bertekad Menang Lawan PSIS Semarang Malam Ini

Sumut | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Apa Tema Hari Sumpah Pemuda 2026? Ini Ketentuan Resmi dan Makna di Baliknya

Apa Tema Hari Sumpah Pemuda 2026? Ini Ketentuan Resmi dan Makna di Baliknya

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Bukan Tablet Biasa, Honor WIN Pad Punya Kipas Pendingin dan Layar OLED 240 Hz

Bukan Tablet Biasa, Honor WIN Pad Punya Kipas Pendingin dan Layar OLED 240 Hz

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Ada Kanye West hingga JRF, Pramono Anung: Ekonomi Jakarta Sedang Baik-baik Saja

Ada Kanye West hingga JRF, Pramono Anung: Ekonomi Jakarta Sedang Baik-baik Saja

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Ledakan Keras Terdengar di Arab Saudi saat Bandara internasional Riyadh Baru Dibuka

Ledakan Keras Terdengar di Arab Saudi saat Bandara internasional Riyadh Baru Dibuka

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Ketika Udara Bersih Harus Dibeli Mahal, Haruskah Hak Bernapas Dirampas?

Ketika Udara Bersih Harus Dibeli Mahal, Haruskah Hak Bernapas Dirampas?

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:15 WIB

2 Remaja Hanyut Saat Mandi di Sungai Tadukan Deli Serdang Ditemukan Tewas

2 Remaja Hanyut Saat Mandi di Sungai Tadukan Deli Serdang Ditemukan Tewas

Sumut | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:12 WIB

UMKM Binaan Pertamina Hadirkan Manfaat Nyata, dari Pelestarian Budaya hingga Pemberdayaan Masyarakat

UMKM Binaan Pertamina Hadirkan Manfaat Nyata, dari Pelestarian Budaya hingga Pemberdayaan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:10 WIB

×