Badan Administrasi Swedia Tolak Pengajuan Nama Bayi 'Vladimir Putin', Apa Alasannya?

Risna Halidi, Lilis Varwati

Kamis, 16 September 2021 | 14:46 WIB
Badan Administrasi Swedia Tolak Pengajuan Nama Bayi 'Vladimir Putin', Apa Alasannya?
Ilustrasi bayi. (Unsplash)

Suara.com - Setiap orangtua tentu mendambakan untuk memberi nama anak mereka dengan nama yang indah serta memiliki arti yang mendalam. Misalnya, memberi nama anak dengan nama-nama tokoh besar dunia.

Namun kejadian unik terjadi di Swedia ketika pasangan orangtua baru mengajukan nama bayi laki-lakinya dengan Vladimir Putin ke badan administrasi negara untuk kemudian ditolak dan tidak dikabulkan.

Swedia sendiri dikenal memiliki aturan bahwa semua nama yang dipilih untuk bayi baru lahir harus terlebih dahulu disetujui oleh badan pajak negara.

Dikutip dari Mirror, Swedia menetapkan aturan agar nama depan setiap bayi tidak boleh menyinggung atau berisiko menyebabkan ketidaknyamanan maupun masalah bagi orang lain.

Nama depan yang menyerupai nama keluarga lain juga dilarang di negara tersebut.

Pengajuan nama bayi pasangan itu akhirnya ditolak oleh agen pajak, meskipun mereka tidak menyebutkan aturan mana yang dilanggar atas nama yang disarankan.

Hal itu bukan pertama kalinya agen pajak Swedia menolak permintaan serupa. Pemberian nama anak seperti Ford, Allah, Pilzner, Michael Jackson, Token, dan Q juga pernah ditolak.

Menurut database statistik di Swedia, ada 1.413 pria bernama Vladimir di negara itu, tetapi ada kurang dari dua bernama Putin. Database tidak menunjukkan data spesifik di bawah dua karena alasan privasi.

Meski pasangan itu dilarang menamai anak mereka dengan Vladimir Putin, mereka masih bisa mengajukan banding atas keputusan tersebut seperti yang telah dilakukan orangtua lain sebelumnya.

baca juga

Pada 2017, orangtua dari seorang bayi perempuan berhasil membatalkan keputusan setelah agen pajak menolak nama Metallica. Sementara dalam kasus lain, orangtua menamai putra mereka dengan nama Google .

Meskipun beberapa orangtua suka memakai kata unik saat memberi nama anak mereka, nama-nama bayi paling populer di Swedia mencakup masih dirasa normal.

Pada tahun 2019, Lucas, Liam, dan William menjadi tiga nama paling banyak dipilih untuk bayi laki-laki di Swedia. Sementara Alice, Olivia, dan Astrid adalah pilihan populer untuk anak perempuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

73 Nama Anak yang Lahir di Bulan September, Bisa Jadi Inspirasi Nama Depan atau Tengah

73 Nama Anak yang Lahir di Bulan September, Bisa Jadi Inspirasi Nama Depan atau Tengah

Jogja | Kamis, 16 September 2021 | 09:40 WIB

Anggota Kabinet Positif COVID-19, Presiden Rusia Vladimir Putin Isolasi Mandiri

Anggota Kabinet Positif COVID-19, Presiden Rusia Vladimir Putin Isolasi Mandiri

Health | Rabu, 15 September 2021 | 13:18 WIB

Sempat Kontak Dengan Orang Positif Covid-19, Presiden Rusia Vladimir Putin Isolasi Diri

Sempat Kontak Dengan Orang Positif Covid-19, Presiden Rusia Vladimir Putin Isolasi Diri

Health | Rabu, 15 September 2021 | 15:10 WIB

Terkini

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

News | Senin, 14 September 2026 | 19:51 WIB

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

News | Senin, 14 September 2026 | 19:49 WIB

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:48 WIB

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 19:47 WIB

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

News | Senin, 14 September 2026 | 19:44 WIB

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

News | Senin, 14 September 2026 | 19:41 WIB

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

×