alexametrics

Sering Dikira Jualan Konten Dewasa, Curhat Model Jadi Kehilangan Pekerjaan Impian

Arendya Nariswari | Amertiya Saraswati
Sering Dikira Jualan Konten Dewasa, Curhat Model Jadi Kehilangan Pekerjaan Impian
Curhat Model Dituduh Jual Konten Dewasa, Kehilangan Pekerjaan (instagram.com/shahirabarry)

Model tersebut mendapat stigma tak mengenakkan karena bergabung dengan situs khusus dewasa.

Suara.com - Seorang model mengungkap bahwa dirinya merasa dirugikan setelah bergabung dengan situs dewasa OnlyFans. Padahal, model ini tak pernah berjualan konten porno seperti kebanyakan orang lainnya.

Melansir The Sun, model Irlandia bernama Shahira Barry tersebut membagikan curhatan setelah kehilangan pekerjaan impian.

Selama ini, situs OnlyFans memang banyak mewadahi kreator yang menjual foto dan video dewasa. Bahkan, tak sedikit yang sukses mendapat penghasilan tambahan lewat OnlyFans.

Namun, lain halnya dengan Shahira Barry. Model satu ini sudah menjelaskan bahwa ia tidak akan mengunggah foto telanjang atau konten eksplisit lainnya.

Baca Juga: 7 Pesona Ranti Kusuma, Wakil Indonesia di Ajang Asia Model Festival

"Aku berhenti menggunakan Only Fans beberapa bulan lalu, karena saat bergabung aku mengira itu hanya media sosial eksklusif yang dapat diuangkan," jelasnya.

"Begitu bergabung, aku sadar (OnlyFans) tidak seperti itu karena ada stigma yang menempel pada platform tersebut terlepas dari apa yang kau unggah."

Curhat Model Dituduh Jual Konten Dewasa, Kehilangan Pekerjaan (instagram.com/shahirabarry)
Curhat Model Dituduh Jual Konten Dewasa, Kehilangan Pekerjaan (instagram.com/shahirabarry)

Meski tidak pernah mengunggah konten porno, Shahira dirugikan karena akun TikTok miliknya diblokir.

Tidak hanya itu, ia kehilangan kesempatan untuk bergabung dalam sebuah acara TV idaman. Padahal, Shahira sudah ikut audisi selama lebih dari setahun.

"Terlepas dari tidak melakukan hal porno dan menjelaskannya... hanya dengan bergabung di OnlyFans cukup untuk membuatku kehilangan kesempatan berhabung di acara TV yang kuimpikan dan akun TikTok-ku."

Baca Juga: Miris! Model Ungkap Pengalaman saat Pemotretan, Disuruh Fotografer Tak Makan 2 Minggu

Shahira berakhir harus membangun akun TikTok-nya dari awal lagi. Namun, ia sudah kehilangan motivasi akibat mendapat stigma buruk.

Bahkan, Shahira sempat protes saat akun TikTok miliknya diblokir. Ia bahkan dituduh mempromosikan konten OnlyFans di TikTok.

"Ketika aku mendorong mereka untuk memberi jawaban, mereka bilang 'promosi OnlyFans' padahal aku tidak pernah mempromosikan OnlyFans di TikTok dan tidak melakukan pornografi, tapi aku bersalah karena diasosiasikan dengannya."

Curhat Model Dituduh Jual Konten Dewasa, Kehilangan Pekerjaan (instagram.com/shahirabarry)
Curhat Model Dituduh Jual Konten Dewasa, Kehilangan Pekerjaan (instagram.com/shahirabarry)

Akibat pengalaman tersebut, model ini sadar bahwa ada stigma buruk yang berkaitan dengan OnlyFans.

Sementara baru-baru ini, platform OnlyFans sempat menjadi sorotan karena hendak memblokir semua konten yang berkaitan dengan hal porno.

Namun, keputusan tersebut ditarik kembali setelah diprotes oleh kebanyakan kreator di OnlyFans.

Di sisi lain, Shahira sendiri menyebut bahwa keputusan OnlyFans untuk memblokir konten porno tersebut adalah sesuatu yang hipokrit.

Meski paham bahwa OnlyFans memang lebih sering dikaitkan dengan konten porno, model ini berharap agar orang lain menyadari jika situs tersebut juga bisa digunakan untuk menjual konten eksklusif lainnya.

Komentar