Belanja Tanpa Plastik: Seberapa Efektif Tas Reusable Kurangi Sampah?

Bimo Aria Fundrika

Minggu, 22 Februari 2026 | 10:57 WIB
Belanja Tanpa Plastik: Seberapa Efektif Tas Reusable Kurangi Sampah?
Belanja dengan tas reusable. (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Sebuah perusahaan ritel konsisten menekan penggunaan kantong plastik belanja sekali pakai secara signifikan sejak 2023.
  • Penggunaan kantong plastik di Lawson Indonesia telah turun drastis menjadi hanya 0,007 persen pada tahun 2025.
  • Perusahaan mendorong konsumen beralih menggunakan tas belanja guna ulang sebagai bagian strategi keberlanjutan.

Suara.com - Tumpukan sampah plastik masih menjadi pekerjaan rumah besar di Indonesia. Di tengah meningkatnya transaksi ritel modern, penggunaan kantong belanja sekali pakai kerap luput dari perhatian.

Memperingati Hari Sampah Nasional 21 Februari 2026, Lawson Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam mengurangi penggunaan kantong belanja plastik di seluruh gerainya. Langkah ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bagian dari strategi keberlanjutan yang telah dijalankan secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir.

Data internal perusahaan menunjukkan tren penurunan yang signifikan. Pada 2023, dari jutaan transaksi pelanggan, penggunaan kantong plastik berhasil ditekan hingga 0,4 persen. Angka itu kembali turun pada 2024 menjadi 0,065 persen, meskipun jumlah transaksi meningkat.

Sepanjang 2025, persentasenya semakin kecil, yakni hanya 0,007 persen dari total transaksi. Capaian tersebut menunjukkan bahwa perubahan perilaku konsumen bisa terjadi ketika didorong secara konsisten.

Belanja dengan tas reusable. (Dok. Istimewa)
Belanja dengan tas reusable. (Dok. Istimewa)

Lawson Indonesia mendorong pelanggan untuk beralih ke tas belanja guna ulang sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan. Berbagai varian tas belanja serta kolaborasi tote bag disediakan di toko sebagai opsi pengganti kantong plastik sekali pakai. Upaya ini tidak hanya menyasar aspek operasional, tetapi juga membangun kebiasaan baru di tingkat konsumen.

Corporate Communication Lawson Indonesia, Firly Firlandi, menegaskan bahwa komitmen terhadap lingkungan bukan sekadar slogan. “Komitmen lingkungan bukan hanya slogan — ini adalah tanggung jawab kepada generasi mendatang. Langkah kecil seperti memilih tas belanja reusable atau menolak kantong plastik pada transaksi harian dapat memberikan kontribusi besar jika dilakukan bersama-sama,” ujarnya.

Pengurangan kantong plastik ini juga sejalan dengan target nasional dalam pengelolaan sampah, yang kini diarahkan pada pencegahan dan pengurangan, bukan sekadar pengumpulan dan pembuangan. Pergeseran menuju ekonomi sirkular menuntut pelaku usaha untuk mengambil peran lebih aktif dalam meminimalkan limbah dari hulu.

Di sektor ritel, kebijakan semacam ini menunjukkan bahwa perubahan bisa dimulai dari keputusan sederhana di meja kasir. Ketika konsumen memilih menolak kantong plastik, ada dampak kolektif yang tercipta. Konsistensi tersebut menjadi bagian dari ekosistem yang lebih luas dalam mengurangi beban lingkungan.

Melalui berbagai inisiatif berkelanjutan, mereka berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan sistem ritel yang lebih bertanggung jawab. Tantangan pengelolaan sampah plastik memang belum selesai, tetapi penurunan angka penggunaan kantong plastik hingga mendekati nol persen menunjukkan bahwa kolaborasi antara pelaku usaha dan konsumen dapat menghasilkan perubahan nyata.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TPA Terancam Penuh 2028, Apa yang Sebenarnya Terjadi dengan Sampah Indonesia?

TPA Terancam Penuh 2028, Apa yang Sebenarnya Terjadi dengan Sampah Indonesia?

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 20:42 WIB

Mungkinkah Mewujudkan Ramadan Tanpa Plastik?

Mungkinkah Mewujudkan Ramadan Tanpa Plastik?

Your Say | Jum'at, 20 Februari 2026 | 04:09 WIB

Ketika Sampah Plastik Bisa Jadi 'Tabungan' yang Ramah Lingkungan

Ketika Sampah Plastik Bisa Jadi 'Tabungan' yang Ramah Lingkungan

Lifestyle | Selasa, 17 Februari 2026 | 10:22 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×