Tren Game Online, Seberapa Menjanjikan untuk Bisa Jadi Karier Profesional?

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 24 September 2021 | 17:45 WIB
Tren Game Online, Seberapa Menjanjikan untuk Bisa Jadi Karier Profesional?
Ilustrasi seorang pria bermain game online. [TopUpGameShop]

Suara.com - Selama ini game online seringkali mendapatkan stigma negatif di masyarakat. Tapi, berkat makin terus berkembangnya ekosistem E-sport, kini stigma itu perlahan terkikis.

Bahkan, kini seorang gamers online juga bisa menjadi sebuah karier profesional. Hal itu salah satunya diungkapkan oleh Chief Gaming Officer Genesis Dogma, Andrew Tobias.

Ia mengatakan, melihat tingginya animo masyarakat terhadap E-Sport, olah raga ini memiliki masa depan yang baik di Indonesia. Ini kemudian juga membuka peluang agar atlet E-Sport dalam negeri bisa mengikuti kompetisi tingkat dunia untuk mengharumkan nama Indonesia.

"Kalau saya kenal dari dunia game semenjak SMP, dulu belum ada Esport, dulu dari game edukasi, ketika belajar dan lewat game sangat menyenangkan sekali, dulu belum e sport, jadi ikutnya kompetsi game 2008" kata dia.

Ilustrasi seorang lelaki bermain game online. [TopUpGameShop]
Ilustrasi seorang lelaki bermain game online. [TopUpGameShop]

Namun, ia sadar bahwa tidak bisa menjadi pemain profesional. Akhirnya ia memilih untuk menyelenggarakan kegiatan dan bisa menghasilkan pendapatan.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Profesional Player Genesis Dogma. Ia mengaku kenal denga game online sejak Sekolah Menengah Atas. Dari situ ia mulai serius untuk menggeluti dunia Esport hingga menjadi pemain game profesional.

Sayangnya, menurut Ketua Umum Indonesia E-Sport Association, Eddy Lim meski sudah berhasil menyelenggarakan turnamen tingkat dunia, perhatian pemerintah terhadap E-Sport belum maksimal.

Dukungan pemerintah terhadap jenis olah raga baru ini masih dibutuhkan agar para atletnya bisa terus mengharumkan nama Indonesia.

Menurut Eddy, agar E-Sport dapat menjadi olah raga yang diperhitungkan di Indonesia, sedikitnya ada tiga hal yang harus dilakukan, yakni olah raga fisik teratur, perkuat pengetahuan eksakta dan terakhir memperbanyak turnamen. Untuk poin terakhir, Eddy berharap ada lebih banyak dukungan dari pemerintah.

baca juga

Sementara itu, Andrew juga berharap pemerintah bisa memberikan dukungan keada atlet E-Sport, diantaranya fasilitas bagi mereka yang ingin ikut kompetisi di luar negeri.

“Atlet E-Sport bisa mengubah stigma negatif game online, karena itu sudah seharusnya didukung,” kata Andrew

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekilas Profil Alex Noerdin, Karier Jadi Gubernur hingga Kasus Korupsi

Sekilas Profil Alex Noerdin, Karier Jadi Gubernur hingga Kasus Korupsi

News | Kamis, 23 September 2021 | 19:08 WIB

Shio Hari Ini, 22 September 2021: Tikus Ada Kemajuan Di Karier Hingga Bisnis

Shio Hari Ini, 22 September 2021: Tikus Ada Kemajuan Di Karier Hingga Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 September 2021 | 07:30 WIB

Sekilas Profil JE Sahetapy, Guru Besar Fakultas Hukum UNAIR

Sekilas Profil JE Sahetapy, Guru Besar Fakultas Hukum UNAIR

News | Selasa, 21 September 2021 | 20:33 WIB

Terkini

Benturan Keras di Kepala, Pendaki Asal China Jatuh Pingsan di Rinjani

Benturan Keras di Kepala, Pendaki Asal China Jatuh Pingsan di Rinjani

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 09:25 WIB

Sentimen Pergantian Purbaya Hanya Sebentar, IHSG Langsung Anjlok ke 6.400

Sentimen Pergantian Purbaya Hanya Sebentar, IHSG Langsung Anjlok ke 6.400

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:24 WIB

Militer AS Tuding Garda Revolusi Iran Serang Kapal Supertanker dengan Rudal dan Drone

Militer AS Tuding Garda Revolusi Iran Serang Kapal Supertanker dengan Rudal dan Drone

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:18 WIB

Jelang Peluncuran Rabu, REDMI Note 17 Pro Max 5G Pamer Ketahanan Air hingga 72 Jam

Jelang Peluncuran Rabu, REDMI Note 17 Pro Max 5G Pamer Ketahanan Air hingga 72 Jam

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 09:15 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Baru Suahasil Jamin Kemenkeu Lebih Solid

Gantikan Purbaya, Menkeu Baru Suahasil Jamin Kemenkeu Lebih Solid

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:13 WIB

Main Mata di Pilkades, ASN Bekasi Kena Sanksi Ini

Main Mata di Pilkades, ASN Bekasi Kena Sanksi Ini

Bekaci | Selasa, 15 September 2026 | 09:13 WIB

Gol Offside Haaland Disahkan Manchester United Dicurangi, Wasit VAR Dibebastugaskan

Gol Offside Haaland Disahkan Manchester United Dicurangi, Wasit VAR Dibebastugaskan

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 09:09 WIB

RWA dan Stablecoin Jadi Fokus, Bursa Kripto CFX Siapkan Infrastruktur Digital

RWA dan Stablecoin Jadi Fokus, Bursa Kripto CFX Siapkan Infrastruktur Digital

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:03 WIB

Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali

Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 09:00 WIB

Memahami Privilege Blindness di Tengah Krisis dan Berita Buruk

Memahami Privilege Blindness di Tengah Krisis dan Berita Buruk

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 09:00 WIB

×