Array

Perusahaan Roti Ini Berhasil Bertahan di Tengah Pandemi, Apa Rahasianya?

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Senin, 27 September 2021 | 11:45 WIB
Perusahaan Roti Ini Berhasil Bertahan di Tengah Pandemi, Apa Rahasianya?
Perusahaan roti. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Industri kuliner menjadi salah satu yang paling terdampak dari pandemi Covid-19. Banyak pengusaha dan perusahaan kuliner yang akhirnya tutup dan gulung tikar.

Tapi, salah satu perusahaan penghasil roti terbaik Indonesia Amor Cakes & Bakery berhasil membuktikan bisnis kuliner roti mampu bertahan di tengah terpaan badai pandemi covid-19.

"Bisnis Amor Cakes & Bakery mampu bertahan di tengah pandemi karena roti menjadi salah satu makanan yang digemari masyarakat," ujar Arygia Pebrisa, Manager Marketing Amor Cakes & Bakery dalam keterangannya.

Lalu. apa sebenarnya rahasianya? Arygia mengatakan bahwa pada awal 2021, perusahaan ini kembali membuktikan eksistensinya dengan meluncurkan program Business Partnership. Program ini membuka peluang kepada siapa saja yang membutuhkan solusi bisnis kekinian di masa pandemi dengan menerapkan sistem Return Of Investment (ROI) atau pengembalian modal yang cepat berdasarkan penghitungan laba perusahaan.

Perusahaan roti. (Dok: Istimewa)
Perusahaan roti. (Dok: Istimewa)

Sehingga tidak perlu khawatir untuk investasi yang telah dikeluarkan. Bukan hanya itu saja, mitra bisnis juga sangat berpotensi untuk mendapatkan passive income yang menarik dari perusahaan.

"Bisnis ini adalah bisnis yang proven (terbukti) dan tidak terdampak pandemi covid-19 sehingga Anda tidak perlu merasa khawatir untuk memulai bergabung dalam program Business Partnership ini," jelas Arygia.

Ia menjelaskan, bahwa hingga kini, pihaknya telah membuka 21 Outlet yang tersebar di Sukabumi, Bogor dan Depok. Arygia mengungkapkan perusahaan yang meraih penghargaan Sidhakarya Jawa Barat ini telah eksis selama 10 tahun dan menjadi favorit masyarakat Sukabumi, Bogor dan Depok dengan sistem penjualan melalui platform digital.

Kini, pihak perusahaan ingin mengembangkan bisnisnya secara nasional. Ide untuk ini, kata Arygia, telah muncul sejak dua tahun yang lalu. Untuk mengembangkan ide tersebut, pihaknya menawarkan pola kemitraan yang akan dijalankan Amor Cakes & Bakery.

Sementara para mitra sebagai pemilik modal akan mendapat sharing fee hingga 70 persen. Untuk itu calon mitra bisnis harus memiliki modal yang cukup, dan memiliki komitmen untuk mengembangkan bisnis.
“Tidak perlu jago bisnis, karena akan dioperatori oleh kami, pemilih modal tinggal terima keuntungan,” ujar Arygia.

Baca Juga: Resep Soto Ayam Kuah Bening yang Menyegarkan, Praktis dan Cocok untuk Keluarga

Dijelaskan ada dua model kerja sama yang ditawarkan, yakni Gold Model dengan modal Rp 1,169 miliar dengan sharing fee hingga Rp 29,67 juta per bulan dan Platinum Model, dengan modal Rp 1,59 miliar dengan sharing fee hingga Rp 44,51 juta per bulan.

Dengan keuntungan yang ditawarkan, investasi modal awal yang dikeluarkan akan break even point dalam 29 bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI