Lika-liku Ade Hilwan, Bos Kosmetik yang Dulunya Sempat Hidup Susah

Bimo Aria Fundrika

Senin, 04 Oktober 2021 | 07:05 WIB
Lika-liku Ade Hilwan, Bos Kosmetik yang Dulunya Sempat Hidup Susah
Lika-liku Ade Hilwan, Bos Kosmetik yang Dulunya Sempat Hidup Susah. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Jauh sebelum menjami pimpinan di PT Rinjani Royal Cosmetindo dan CV Sigerindo Jaya Media, Hilwan Aprisardi atau yang akrab disapa Ade Hilwan melewati kehidupan yang berliku dan tidak mudah.

Lelaki yang lahir di Kampung Geres, Lombok Timur, ini harus tumbuh tanpa sang ibu di sampingnya. Kala itu, sang ibu terpaksa meninggalkannya yang baru berusia 1 tahun demi mencari nafkah.

Sementara ayahnya pergi meninggalkan ibunya sejak Ade berada dalam kandungan, hingga saat ini tak diketahui keberadaanya.

Sejak saat ditinggal ibunya, Ade Hilwan dirawat oleh dua bibi yang sudah dianggap sebagai ibunya sendiri. Meski sejak lahir bernasib kurang mujur, ada keberuntungan di sekitar Ade di mana ia dirawat oleh dua orang bibi yang mengedepankan prinsip sekolah nomor satu.

Lika-liku Ade Hilwan, Bos Kosmetik yang Dulunya Sempat Hidup Susah. (Dok: Istimewa)
Lika-liku Ade Hilwan, Bos Kosmetik yang Dulunya Sempat Hidup Susah. (Dok: Istimewa)

"Saya harus tetap sekolah bagaimanapun caranya. Entah dengan hutang, dan yang paling menyedihkan harus menjual satu-satunya tanah warisan dari almarhumah nenek. Saya juga mendapat dukungan dari almarhum paman yang saya panggil Bapak. Dengan gaji kecil sebagai PNS ia membiayai sekolah saya,"katanya dalam keterangannya, Sein, (4/10/2021).

Bahkan, ia kini erngiang kata almarhum Buhari beberapa hari sebelum meninggal. Beliau menitip pesan ke ibu saya: Sekolahkan anak ini, kelak dialah yang akan mengangkat keluarga kita," imbuhnya.

Ketika sekolah di SMAN 1 Selong, terpaksa Ade Hilwan harus tinggal terpisah dengan keluarganya mengingat jarak daerah dan sekolahnya begitu jauh, membuatnya harus tinggal di kos seorang diri.

Suatu ketika saat ia pulang kampung, Ade mendapati ibunya kembali dari perantauan. Ia merasakan kebahagiaan luar biasa ketika memeluk ibunya yang bahkan wajahnya hampir ia lupakan.

Saat ibunya kembali, laki-laki bernama lengkap Hilwan Aprisardi itu merasa hidupnya sudah lengkap. Sebab, ia kini memiliki ayah baru yang selalu menjaga ibunya dan berharap terus bertanggung jawab pada ibunya.

baca juga

Singkat cerita, pada tahun 2010 Ade Hilwan mulai meneruskan pendidikan di bangku kuliah dengan mengejar beasiswa di Universitas Mataram. Meski sudah mendapatkan beasiswa, ia tetap harus kuliah sambil bekerja yang mengakibatkan dirinya menyelesaikan kuliah selama 6 tahun.

Selama kuliah, Ade Hilwan memuaskan rasa penasaran tentang bagaimana cara mencari uang lewat internet. Ia banyak menghabiskan waktu dan rela memakai uang jajan untuk terus menggali rasa penasarannya.

Ketika sudah menemukan caranya, lantas ia meminta ibunya untuk dibelikan laptop. Ia sendiri tak menyangka rupanya ibunya menyanggupi membelikan laptop, padahal ia tahu ibunya tak memiliki uang untuk membeli barang itu.

"Saya minta dibelikan laptop saat semester 4 kuliah. Tentu ibu saya kaget, tapi yang sangat luar biasa dari ibu saya adalah rasa pengertian. Saya dibelikan laptop tanpa saya tahu uangnya dari mana. Belakangan saya tahu uang itu hasil pinjam dari rentenir. Menyedihkan," tuturnya.

laki-laki berusia 29 tahun itu tak mau menyia-nyiakan pengorbanan sang ibu. Lantas dengan laptop itu, Ade Hilwan memulai mencari cuan di PTC, Bitcoin hingga menjadi publisher aplikasi Android. Sebagai seorang yang memiliki sifat royal dan loyal, Ade Hilman tak lupa berbagi rezeki pada teman-teman kosan yang senasib sepenanggungan.

Kepada teman-temannya, Ade Hilwan membagikan pengalamannya mendapatkan penghasilan dari internet. Akhirnya mereka memanfaatkan setiap website yang bisa menghasilkan uang sekecil apapun.

Mulai dari situ, Ade memiliki banyak relasi yang memberikan peluang untuk mencoba dunia online shop. Mulanya ia menjual produk milik perusahaan luar negeri namun akhirnya ia bertekad membuat brand sendiri.

"Pengalaman saat kuliah adalah awal dari semua bisnis yang sekarang saya jalani. Sebuah kos-kosan kumuh bernama Kos Zebra, mempertemukan saya dengan teman-teman yang kini menjadi mitra bisnis saya," katanya.

Nama dari kosan tersebut dijadikannya sebagai cikal bakal terciptanya sebuah induk bisnis bernama Zebra Team yang sekarang mempunyai dua anak perusahaan yakni PT Rinjani Royal Cosmetinco (@aderacosmetic) berlokasi di Lombok dan CV Sigerindo Jaya Media yang ada di Lampung.

"CV Sigerindo Jaya Media dipimpin oleh sahabat saya, Mocca, dengan jiwa kepemimpinannya yang luar biasa," tegasnya.

Brand miliknya yang diberi nama Adera Cosmetic mengeluarkan produk skincare hingga kosmetik dengan berbagai varian, mulai dari krim kecantikan, sabun collagen, serum, dan masih banyak lagi. Selain Adera Cosmetic, perusahaan Ade juga memiliki beberapa brand kosmetik lainnya.

"Perusahaan ini sebenarnya dibangung karena niat sederhana untuk berbagi kesejahteraan dengan orang lain. Saya sudah cukup dengan penghasilan yang saya dapatkan. Tapi kembali lagi, sebaik-baiknya orang adalah yang bermanfaat untuk orang lain," pungkasnya.

Prinsip tersebut membuat Ade Hilwan terpikir untuk mensejahterakan orang lain dengan membuat perusahaan dan membuka lapangan kerja. Awal mula merintis bisnis memang tidak mudah, apalagi melalui online.

Ade Hilwan sendiri merasakan betapa sulitnya mendapatkan kepercayaan masyarakat pada produk yang diperdagangkan secara online. Hal ini menjadi salah satu tantangan terbesarnya saat awal merintis bisnisnya. Namun berkat kegigihannya dibantu dengan tim yang luar biasa, bisnis Ade Hilwan semakin berkembang.

Meski sudah memiliki sekitar 2000 karyawan yang tersebar di seluruh Indonesia, pemilik Instagram @adehilwan itu masih ingin membuka ribuan lapangan kerja lagi. Dengan harapan membantu mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia dan memberi peluang masyarakat yang membutuhkan penghasilan.

"Mudah-mudahan bisnis yang kami jalankan tetap lancar. Kami juga berharap pemerintah melihat kami, memberikan dukungan karena kami ingin mengembangkan usaha kami sampai menjadi besar dan membuka lebih banyak lapangan kerja," tutup Ade Hilwan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertumbuhan Industri Kosmetik Peluang Cuan Baru

Pertumbuhan Industri Kosmetik Peluang Cuan Baru

Bisnis | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 16:56 WIB

Asyik, Belanja Kosmetik Kini Bisa Lewat Vending Machine

Asyik, Belanja Kosmetik Kini Bisa Lewat Vending Machine

Lifestyle | Kamis, 23 September 2021 | 16:13 WIB

Jual Kosmetik Ilegal di Facebook, Pasutri di Palembang Ditangkap Polisi

Jual Kosmetik Ilegal di Facebook, Pasutri di Palembang Ditangkap Polisi

Sumsel | Kamis, 23 September 2021 | 15:00 WIB

Terkini

MotoGP Mandalika 2026 Target Rp5 Triliun, Intip Kesiapan Sirkuit dan Teknologi di Baliknya

MotoGP Mandalika 2026 Target Rp5 Triliun, Intip Kesiapan Sirkuit dan Teknologi di Baliknya

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 12:02 WIB

Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan

Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan

Malang | Minggu, 13 September 2026 | 12:01 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Masih Berlanjut, Tim SAR Gabungan Menyisir Lewat Laut, Darat, dan Udara

Pencarian 5 Jurnalis Masih Berlanjut, Tim SAR Gabungan Menyisir Lewat Laut, Darat, dan Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:57 WIB

Sinyal Darurat di Laut Jawa: Tim SAR Sisir Titik Koordinat Terakhir Kapal Virgo Transport 8

Sinyal Darurat di Laut Jawa: Tim SAR Sisir Titik Koordinat Terakhir Kapal Virgo Transport 8

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:56 WIB

Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas

Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas

Lampung | Minggu, 13 September 2026 | 11:56 WIB

Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis

Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 11:55 WIB

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat

Bekaci | Minggu, 13 September 2026 | 11:53 WIB

Gubsu Bobby Nasution Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo

Gubsu Bobby Nasution Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:53 WIB

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas

Bogor | Minggu, 13 September 2026 | 11:50 WIB

Pepatah Lama Kini Dibantah Gen Z, Benarkah Nasihatnya Tak Lagi Relevan?

Pepatah Lama Kini Dibantah Gen Z, Benarkah Nasihatnya Tak Lagi Relevan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:50 WIB

×