Yayasan Biennale Yogyakarta Bakal Gelar Pameran Arsip Khatulistiwa, Catat Tanggalnya!

Arendya Nariswari, Hiromi Kyuna

Selasa, 05 Oktober 2021 | 15:04 WIB
Yayasan Biennale Yogyakarta Bakal Gelar Pameran Arsip Khatulistiwa, Catat Tanggalnya!
Pameran Arsip Khatulistiwa pada Selasa (5/10/2021) (Suara/Hiromi)

Suara.com - Yayasan Biennale Yogyakarta menggelar Pameran Arsip Khatulistiwa di Taman Budaya Yogyakarta. Acara ini akan dibuka untuk umum pada 11 Oktober 2021 sampai 14 November 2021.

Yayasan Biennale Yogyakarta pertama kali menghelat pameran pada 2011 silam. Di tahun 2021, tercatat 6 edisi Biennale mulai dari India, kawasan Arab, Nigeria, Brazil, Asia Tenggara, dan Oseania.

Pameran Arsip Khatulistiwa ini berisikan karya-karya yang pernah dihadirkan di edisi Biennale selama 1 dekade ini. Beberapa arsip yang hadir kembali dalam rangkaian pameran arsip yang hadir kembali dalam Pameran Arsip Khatulistiwa ini akan mengalami modifikasi yang terajut dalam dua kata kunci yakni 'alihwahana' dan 'ruangbermain'.

Salah satu hal yang ingin ditunjukkan pada pameran ini adalah perjalanan Yayasan Biennale Yogyakarta di enam edisi pameran yang tersebar di sejumlah negara.

Pameran Arsip Khatulistiwa pada Selasa (5/10/2021) (Suara/Hiromi)
Pameran Arsip Khatulistiwa pada Selasa (5/10/2021) (Suara/Hiromi)

"Bicara soal seni, pasti banyak yang berpikir soal Eropa. Lewat Biennale kami ingin menunjukkan bahwa negara lain seperti India, Kawasan Arab, Nigeria, Brazil, Asia Tenggara, dan Oseania juga punya karya-karya yang tak kalah dari negara-negara di Eropa," ungkap Alia Swastika Direktur Yayasan Biennale Yogyakarta.

Mengadakan pameran di tengah pandemi Covid-19 perlu kewaspadaan yang tinggi. Itulah sebabnya Yayasan Biennale Yogyakarta menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat.

Nantinya, pengunjung yang datang harus cek suhu terlebih dulu. Selain itu, semua pengunjung wajib memakai masker dan mencuci tangan ataupun menggunakan handsanitizer.

Sebelum pandemi Covid-19, pameran yang dihelat oleh Biennale bisa mencapai 800 sampai 1000 pengunjung per hari. Namun, untuk mengurangi resiko penularan Covid-19, Yayasan Biennale Yogyakarta mengurangi kapasitas pengunjung pameran.

AliaAlia Swastika di Pameran Arsip Khatulistiwa pada Selasa (5/10/2021) (Suara/Hiromi)
Alia Swastika di Pameran Arsip Khatulistiwa pada Selasa (5/10/2021) (Suara/Hiromi)

Nantinya hanya akan ada 3 sesi per hari untuk mengunjungi pameran. Masing-masing sesi maksimal berisi 50 pengunjung.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Digelar Daring, Biennale Jogja XVI Suguhkan Puluhan Program

Digelar Daring, Biennale Jogja XVI Suguhkan Puluhan Program

Press Release | Senin, 04 Oktober 2021 | 11:40 WIB

Pertemukan Indonesia dengan Oseania, Biennale Jogja XVI Suguhkan Puluhan Program Daring

Pertemukan Indonesia dengan Oseania, Biennale Jogja XVI Suguhkan Puluhan Program Daring

Jogja | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 20:08 WIB

Yayasan Biennale Yogyakarta Resmi Perkenalkan Direktur Baru

Yayasan Biennale Yogyakarta Resmi Perkenalkan Direktur Baru

Jogja | Rabu, 18 November 2020 | 19:13 WIB

Terkini

Pengadaan Mamin Rp15,26 Miliar di Pemkab Tangerang Dilaporkan ke Kejari

Pengadaan Mamin Rp15,26 Miliar di Pemkab Tangerang Dilaporkan ke Kejari

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:34 WIB

Harga Kedelai Makin Mahal, Mendag Pertimbangkan Beri Subsidi ke Petani

Harga Kedelai Makin Mahal, Mendag Pertimbangkan Beri Subsidi ke Petani

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:34 WIB

DPR Resmi Setujui RUU Perampasan Aset Jadi Inisiatif, Puan Tegaskan Komitmen Selesai 15 Desember

DPR Resmi Setujui RUU Perampasan Aset Jadi Inisiatif, Puan Tegaskan Komitmen Selesai 15 Desember

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:34 WIB

Dugaan Teror ke Pengurus BEM UI di Tebet Sempat Disangka Aksi Begal Jalanan

Dugaan Teror ke Pengurus BEM UI di Tebet Sempat Disangka Aksi Begal Jalanan

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Kasus Kekerasan Terhadap Koordinator BEM UI, JPW Sebut Jadi Uji Nyali Kapolri Baru

Kasus Kekerasan Terhadap Koordinator BEM UI, JPW Sebut Jadi Uji Nyali Kapolri Baru

Jogja | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Kim Hye Yoon Gabung Hwang Minhyun dalam Diskusi Bintangi Iseop's Romance

Kim Hye Yoon Gabung Hwang Minhyun dalam Diskusi Bintangi Iseop's Romance

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:30 WIB

KPK Pastikan Panggil Nusron Wahid Pekan Ini Terkait Kasus Suap HGB

KPK Pastikan Panggil Nusron Wahid Pekan Ini Terkait Kasus Suap HGB

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:29 WIB

KPK Yakin Surat Panggilan Sudah Diterima, Ingatkan Nusron Wahid Wajib Hadir!

KPK Yakin Surat Panggilan Sudah Diterima, Ingatkan Nusron Wahid Wajib Hadir!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:24 WIB

Ledakan Pakuwon City Surabaya Merusak 42 Bangunan dan 8 Kendaraan

Ledakan Pakuwon City Surabaya Merusak 42 Bangunan dan 8 Kendaraan

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:22 WIB

CPO Turun, Harga TBS Sawit Petani Riau Ikut Terjun Jadi Rp3.733/Kg

CPO Turun, Harga TBS Sawit Petani Riau Ikut Terjun Jadi Rp3.733/Kg

Riau | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:21 WIB

×