Tak Cuma Papeda, Sagu Juga Bisa Diolah Jadi Berbagai Kuliner Lho

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Kamis, 07 Oktober 2021 | 12:33 WIB
Tak Cuma Papeda, Sagu Juga Bisa Diolah Jadi Berbagai Kuliner Lho
Olahan sagu.

Suara.com - Sagu yang merupakan makanan pokok bagi masryarakat Papua masih seringkali dipandang sebelah mata oleh sejumlah masyarakat.

Padahal, sagu sendiri sebenarnya punya punya manfaat untuk kesehatan antara lain sebagai penangkal radikal bebas, sumber pati resisten yang baik, mengurangi risiko penyakit jantung, meningkatkan kinerja saat olahraga, hingga menambah berat badan juga menurunkan tekanan darah.

Namun, sayangya penggunaan sagu sebagai bahan pokok jarang dikenal di luar Papua. Di daerah asalnya, sagu sendiri lebih banyak diolah sebagai papeda. Hal itu yang kemudian, membuat Jenny Widjaja, pendiri jenama Sagolicious, ingin mempopulerkan sagu di luar pulau Papua lewat produk-produk inovatif berbahan tanaman tersebut.

Olahan sagu.
Olahan sagu.

"Saya ingin memperkenalkan sagu ke luar Papua, dimulai dari Jakarta," kata Jenny seperti dikutip dari ANTARA.

Jenny memperlihatkan contoh mie dan pasta warna-warni berbahan sagu dengan pewarna makanan yang dipamerkan di pusat kuliner tersebut. Hasil olahan sagu ini bisa dimasak seperti pasta pada umumnya dengan bumbu yang bervariasi.

Dikutip dari akun Instagram resmi Sagolicious, sudah ada sejumlah resep berbahan sagu yang dibagikan di sana, seperti makaroni sagu ayam barbeque, mie sagu gurame sambal matah hingga pasta penne lada hitam.

Jenny menjelaskan, dirinya tertarik mengembangkan jenama ini jadi makanan olahan modern berbahan sagu dengan nilai gizi yang optimal.

"Sagu punya banyak kelebihan mudah dicerna usus besar," kata Jenny. Produk ini akan segera diluncurkan secara resmi dan nantinya bisa didapatkan di e-commerce, lanjut dia.

Selama perhelatan PON XX Papua, Sagolicious juga menyediakan berbagai varian olahan sebagai oleh-oleh untuk para kontingen.

Baca Juga: Tiga Bulan Tutup, Kini Taman Kuliner Puncak Sosok di Bantul Buka Kembali

Jenny juga memperlihatkan suasana di sekitar pusat kuliner yang dekat dengan danau Sentani yang dikelilingi pemandangan asri serta berbincang dengan pengunjung-pengunjung yang mencicipi hasil olahan sagu tersebut.

Kazidam XVII/Cenderawasih Kolonel Czi Arief Novianto mengatakan, pusat kuliner di Papua ini diresmikan untuk mengharumkan nama Indonesia dari Papua.

"Salah satunya dengan mengenalkan sagu, sagu bukan cuma papeda tapi banyak turunannya," kata Arief dalam siaran langsung tersebut.

Sagu merupakan salah satu makanan pangan lokal pokok bagi masyarakat di Papua yang memiliki kandungan gizi tinggi. Di dalam sagu terdapat karbohidrat dalam jumlah yang cukup banyak. Selain itu, bahan ini juga memiliki protein, vitamin, dan mineral, meski jumlahnya tidak banyak.

Dalam 100 gram sagu kering, terdapat 94 gram karbohidrat, 0,2 gram protein, 0,5 gram serat, 10 mg kalsium, dan 1,2 mg zat besi. Kalori yang dihasilkan 100 gram sagu adalah sebanyak 355 kalori.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI