Hari Anak Perempuan Internasional: Remaja, Yuk Lawan Stigma Menstruasi!

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 11 Oktober 2021 | 12:42 WIB
Hari Anak Perempuan Internasional: Remaja, Yuk Lawan Stigma Menstruasi!
Ilustrasi menstruasi. (Shutterstock)

Suara.com - Setiap 11 Oktober diperingati sebagai Hari Anak Perempuan Internasional. Peringatan itu diadakan untuk mendukung hak dan mendorong keterlibatan penuh anak perempuan dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan kehidupan mereka. 

Namun dengan tantangan akibat pandemi Covid-19 ditambah kesenjangan digital banyak dialami perempuan dan anak perempuan di seluruh dunia. 

Penelitian dari Kotex, salah satu merek dari Kimberly-Clark, menemukan fakta bahwa saat ini remaja perempuan di Asia Pasifik tumbuh dengan tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. 
 
Penelitian itu menyoroti tantangan klasik terkait pubertas dengan latar belakang masalah tentang perubahan iklim, perundungan siber atau cyber-bullying, dan harapan masyarakat yang tidak realistis. 

Sebagian besar remaja perempuan percaya bahwa keterbatasan sosial membatasi kesempatan yang mereka miliki. Dan sekitar tiga perempat lainnya juga masih melihat sesama perempuan sebagai sekutu. 

Di seluruh Asia Pasifik, di mana stigma dan stereotip tentang menstruasi masih tersebar luas. 

"Fakta ini menggarisbawahi pentingnya peringatan Hari Anak Perempuan Internasional 2021 sebagai bentuk pengakuan terhadap remaja perempuan dan perjalanan mereka menuju masa depan yang diinginkan," kata Senior Marketing Manager Kotex Indonesia Beatrix Wijaya melalui siaran pers kepada Suara.com, Senin (11/10/2021). 

Untuk mendukung upaya penting tersebut, Kotex melibatkan komunitas perempuan di seluruh Asia Pasifik dalam kampanye bertajuk #GirlUnrestricted.

Gerakan berskala regional itu bertukuan untuk mendukung suara remaja perempuan, melawan stigma menstruasi di masyarakat, dan membangun masa depan melalui pendidikan.

"Kami mendorong para remaja perempuan untuk berani menjalani masa remaja mereka dengan caranya sendiri, dan tumbuh dengan lebih banyak ekspresi 'bisa' dan sedikit 'harus'," katanya.

baca juga

"Kami percaya bahwa masa remaja yang tidak dibatasi adalah masa yang penuh dengan kemungkinan. Gambaran dunia yang lebih bersahabat di mana mereka dapat menjalani setiap petualangan, melihat sebuah kesalahan bukan sebagai kegagalan, tetapi sebagai kemajuan dalam perjalanan pertumbuhan mereka," imbuh Beatrix. 

Lewat kampanye #GirlUnrestricted, pihaknya mendorong para remaja perempuan untuk merayakan keunikan dan kekurangan mereka. Serta mengajak para anak perempuan untuk memandang masa remaja sebagai perjalanan yang penuh dengan berbagai kemungkinan, bukan sebagai perjalanan dengan tujuan tanpa pilihan.

Untuk memulai kampanye, video #GirlUnrestricted akan diluncurkan di seluruh Asia Pasifik untuk mendorong para remaja perempuan merangkul keunikan dan pengalaman masa remaja mereka dengan caranya sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siklus Menstruasi Tidak Lancar, Perempuan Ini Malah Didiagnosis Homoseksual Oleh Dokter

Siklus Menstruasi Tidak Lancar, Perempuan Ini Malah Didiagnosis Homoseksual Oleh Dokter

Lifestyle | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 10:03 WIB

WASPADAI Ciri Mentruasi Tak Biasa Bisa DIkenali Lewat Bau Darahnya

WASPADAI Ciri Mentruasi Tak Biasa Bisa DIkenali Lewat Bau Darahnya

Bali | Kamis, 07 Oktober 2021 | 21:30 WIB

Waspada Saat Darah Menstruasi Berbau Busuk, Bisa Jadi Ini Sebabnya

Waspada Saat Darah Menstruasi Berbau Busuk, Bisa Jadi Ini Sebabnya

Health | Kamis, 07 Oktober 2021 | 11:25 WIB

Terkini

Apakah Kulkas Berbunyi Itu Normal? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Apakah Kulkas Berbunyi Itu Normal? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 16:35 WIB

Dicap Underbow PKI oleh Majalah Terbitan Kemenag, GMNI Meradang: Fatal, Ini Bukan Sekadar Typo

Dicap Underbow PKI oleh Majalah Terbitan Kemenag, GMNI Meradang: Fatal, Ini Bukan Sekadar Typo

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 16:33 WIB

Dipanggil Prabowo ke Istana, Dirjen Bea Cukai Cuma Bilang 'Belum Tahu'

Dipanggil Prabowo ke Istana, Dirjen Bea Cukai Cuma Bilang 'Belum Tahu'

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:31 WIB

Belajar Berdamai dengan Kehilangan Melalui Lagu Untuk yang Bersama Nya

Belajar Berdamai dengan Kehilangan Melalui Lagu Untuk yang Bersama Nya

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 16:30 WIB

Jembatan Siak IV Pekanbaru Dipenuhi Pedagang, Bahayakan Pengguna Jalan

Jembatan Siak IV Pekanbaru Dipenuhi Pedagang, Bahayakan Pengguna Jalan

Riau | Selasa, 22 September 2026 | 16:28 WIB

Resmi Jadi Tersangka, Bupati Sirajudin Lasena Minta Maaf ke Warga Bolaang Mongondow Utara

Resmi Jadi Tersangka, Bupati Sirajudin Lasena Minta Maaf ke Warga Bolaang Mongondow Utara

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:28 WIB

Yellow Bourbon dari Mandalagiri, Kopi Cing Cangkeling Hadir dengan Rasa Fruity dan Cerita Mendalam

Yellow Bourbon dari Mandalagiri, Kopi Cing Cangkeling Hadir dengan Rasa Fruity dan Cerita Mendalam

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 16:26 WIB

Stunting Jateng Turun Jadi 9,93 persen, Ahmad Luthfi Jadikan Demak dan Semarang Percontohan Nasional

Stunting Jateng Turun Jadi 9,93 persen, Ahmad Luthfi Jadikan Demak dan Semarang Percontohan Nasional

Jawa Tengah | Selasa, 22 September 2026 | 16:24 WIB

Honda Resmi Pamerkan e-MTB Prototype, Siap Guncang Pasar Sepeda Listrik

Honda Resmi Pamerkan e-MTB Prototype, Siap Guncang Pasar Sepeda Listrik

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 16:24 WIB

Diduga Rem Blong, Fuso Oranye 'Sapu' Antrean Kendaraan di Jalan Pramuka: Korban Dilarikan ke RS

Diduga Rem Blong, Fuso Oranye 'Sapu' Antrean Kendaraan di Jalan Pramuka: Korban Dilarikan ke RS

Lampung | Selasa, 22 September 2026 | 16:21 WIB

×