Jangan Jadi Anak Muda Boros! Ini Tips Cegah Perilaku Konsumtif dengan Dompet Digital

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Senin, 11 Oktober 2021 | 21:49 WIB
Jangan Jadi Anak Muda Boros! Ini Tips Cegah Perilaku Konsumtif dengan Dompet Digital
Ilustrasi dompet kosong (freepik/drobotdean)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Adanya dompet digital alias e-wallet seperti GoPay, Dana, dan OVO membuat transaksi keuangan semakin mudah.

Meski begitu, penggunaan dompet digital yang tidak bijak bisa berakibat buruk, salah satunya adalah membuat perilaku konsumtif.

"Penting banget nih kita harus tahu bahwa dompet digital atau e-wallet ini, memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Makanya penggunaannya harus bijak," tutur aktris Vizza Dara, dalam siaran pers webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diterima Suara.com.

Vizza mengatakan sejumlah kelebihan dompet digital yang sering dimanfaatkan antara lain membuat terhindar dari uang palsu, mempermudah transaksi keuangan, serta menurunkan risiko paparan virus dan bakteri dari uang tunai.

Ilustrasi dompet digital dan uang elektronik. (Shutterstock)
Ilustrasi dompet digital dan uang elektronik. (Shutterstock)

"Tapi yang paling penting dan paling banyak disukai ini adalah banyaknya promosi dan diskon yang menarik di dompet digital. Kalau belanja dapat cashback, voucher gratis, siapa sih yang nggak mau?" ujarnya.

Namun dibalik kelebihan-kelebihan tersebut, terdapat pula beberapa kekurangan dompet digital yang wajib menjadi perhatian. Dompet digital misalnya, hanya bisa digunakan di daerah yang terjangkau akses internet dan merchant khusus.

Uang yang ada di dalam dompet digital pun tidak bisa dicairkan, membuatnya hanya bisa digunakan untuk belanja atau membayar tagihan. Juga, adanya biaya transaksi yang meski kecil, bisa menumpuk menjadi banyak jika dilakukan setiap hari.

"Dan yang paling bikin sebel itu kalau pakai dompet digital, risiko jadi lebih konsumtif meningkat. Karena uangnya kan nggak kelihatan, beda dengan uang tunai di dompet, kalau habis dompet jadi terasa tipis kita berhenti belanja. Kalau di dompet digital karena tidak kelihatan, jadinya terpakai terus," papar ibu tiga anak ini.

Untuk mencegah perilaku konsumtif sekaligus menjaga keamanan dompet digital, ia pun membagikan tips yang bisa dilakukan masyarakat.

Baca Juga: Cara Bermain dan Mendapatkan Uang Dari Game Island King, Buktikan Sendiri!

Pertama, adalah menentukan batas saldo untuk masing-masing dompet digital. Sebisa mungkin gunakan dompet digital sesuai porsi dan kebutuhannya masing-masing.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI