Tanda Baca Titik dan 8 Cara Penggunaanya dalam Tulisan

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 12 Oktober 2021 | 18:24 WIB
Tanda Baca Titik dan 8 Cara Penggunaanya dalam Tulisan
Ilustrasi tanda baca. (Grammarly)

Suara.com - Meski terkesan sepele, namun tanda baca sangat penting dan vital dalam sebuah tulisan. Salah satunya adalah tanda baca titik. Kerap dipelajari dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, tanda baca titik dianggap sebagai rambu-rambu dalam hal membaca maupun menulis.

Mengutip Ruang Guru, Selasa (12/10/2021), tanda baca punya beragam jenis, seperti titik (.), koma (,), tanda seru (!), tanda tanya (?), titik koma (;), titik dua (:), tanda hubung (-), tanda pisah (--), kurung ( () ), kurung siku ([ ]), garis miring (/), apostrof ('), tanda petik ("), dan petik tunggal (').

Tanda baca titik berperan menunjukkan sebuah struktur tulisan, intonasi, dan jeda pada saat pembacaan.

Berikut penggunaan jenis tanda baca titik yang harus Anda ketahui.

1. Penanda akhir kalimat
Fungsi tanda titik yang paling umum dan paling banyak dipahami orang-orang ialah sebagai penanda pada akhir kalimat.

Contoh:

  • Ayah baru saja berangkat ke Yogyakarta.
  • Ida sudah menyelesaikan artikel tentang Ketimpangan Sosial kemarin.

2. Tanda di penulisan bagan, ikhtisar atau daftar
Tanda titik bisa digunakan di belakang satu huruf atau angka dalam penulisan bagan, ikhtisar, atau daftar.

Contoh:

  • II. Provinsi Jawa Barat
    1. Kota Bekasi
    2. Kabupaten Bekasi
  • 3.1 Isi
    3.2 Analisa Tabel
    3.3 Analisa Grafik

3. Pemisah angka pada penanda waktu (jam, menit, dan detik)
Jarang diketahui, tanda titik juga dapat digunakan sebagai pemisah angka jam, menit, dan detik. Namun, tanda titik pada penanda waktu ini juga bisa digantikan oleh tanda titik dua (:).

baca juga

Contoh:

  • Pukul 06.05 (Pukul 6 lewat 5 menit)
  • Pukul 10.18 (Pukul 10 lewat 18 menit)

4. Penunjukan jangka waktu
Hampir serupa dengan fungsi yang ketiga, tanda titik juga berfungsi sebagai penunjukkan jangka waktu tertentu.

Contoh:

  • 01.03.47 (1 jam 3 menit 47 detik)
  • 07.00.38 (7 jam 38 detik)

5. Memperjelas jumlah
Tanda titik digunakan untuk memperjelas bilangan ribuan atau kelipatannya.

Contoh:

  • Kasus COVID-19 di Indonesia tembus 1.000.000 kasus.
  • Kecelakaan di tol bulan lalu mencapai 1.200 kejadian.

Tapi perlu kamu ingat nih, tanda titik tidak berlaku kepada angka yang tidak menyatakan jumlah meskipun angkanya ribuan, ya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beli Gorengan, Warganet Ini Kaget Baca Nama dan Lembar Tugas Miliknya di Bungkus

Beli Gorengan, Warganet Ini Kaget Baca Nama dan Lembar Tugas Miliknya di Bungkus

Lifestyle | Kamis, 07 Oktober 2021 | 16:30 WIB

Hindari Pakai Oli yang Sudah Lewat Masa Pakainya, Ini Cara Baca Kode Produksi

Hindari Pakai Oli yang Sudah Lewat Masa Pakainya, Ini Cara Baca Kode Produksi

Otomotif | Selasa, 05 Oktober 2021 | 13:56 WIB

Studi: SMS yang Diakhiri Tanda Titik, Dinilai Tak Tulus

Studi: SMS yang Diakhiri Tanda Titik, Dinilai Tak Tulus

Tekno | Rabu, 09 Desember 2015 | 13:11 WIB

Terkini

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×