alexametrics

Tanda Baca Titik dan 8 Cara Penggunaanya dalam Tulisan

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi
Tanda Baca Titik dan 8 Cara Penggunaanya dalam Tulisan
Ilustrasi tanda baca. (Grammarly)

Tanda baca sangat penting dan vital dalam sebuah tulisan.

Suara.com - Meski terkesan sepele, namun tanda baca sangat penting dan vital dalam sebuah tulisan. Salah satunya adalah tanda baca titik. Kerap dipelajari dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, tanda baca titik dianggap sebagai rambu-rambu dalam hal membaca maupun menulis.

Mengutip Ruang Guru, Selasa (12/10/2021), tanda baca punya beragam jenis, seperti titik (.), koma (,), tanda seru (!), tanda tanya (?), titik koma (;), titik dua (:), tanda hubung (-), tanda pisah (--), kurung ( () ), kurung siku ([ ]), garis miring (/), apostrof ('), tanda petik ("), dan petik tunggal (').

Tanda baca titik berperan menunjukkan sebuah struktur tulisan, intonasi, dan jeda pada saat pembacaan.

Berikut penggunaan jenis tanda baca titik yang harus Anda ketahui.

Baca Juga: Prodi Bahasa Indonesia di Universitas Australia Ditutup, Apa Alasannya?

1. Penanda akhir kalimat
Fungsi tanda titik yang paling umum dan paling banyak dipahami orang-orang ialah sebagai penanda pada akhir kalimat.

Contoh:

  • Ayah baru saja berangkat ke Yogyakarta.
  • Ida sudah menyelesaikan artikel tentang Ketimpangan Sosial kemarin.

2. Tanda di penulisan bagan, ikhtisar atau daftar
Tanda titik bisa digunakan di belakang satu huruf atau angka dalam penulisan bagan, ikhtisar, atau daftar.

Contoh:

  • II. Provinsi Jawa Barat
    1. Kota Bekasi
    2. Kabupaten Bekasi
  • 3.1 Isi
    3.2 Analisa Tabel
    3.3 Analisa Grafik

3. Pemisah angka pada penanda waktu (jam, menit, dan detik)
Jarang diketahui, tanda titik juga dapat digunakan sebagai pemisah angka jam, menit, dan detik. Namun, tanda titik pada penanda waktu ini juga bisa digantikan oleh tanda titik dua (:).

Baca Juga: Materi Pelajaran Bahasa Indonesia: Pengertian Hikayat, Nilai, dan Karakteristiknya

Contoh:

Komentar