Pertunjukan Seni Aneh, Seniman Ini Buang 1000 Butir Beras Emas Senilai Rp 436 Juta

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:28 WIB
Pertunjukan Seni Aneh, Seniman Ini Buang 1000 Butir Beras Emas Senilai Rp 436 Juta
Seniman Shanghai Buang 1000 Butir Beras Emas. (Oddirty Central)

Suara.com - Pengelolaan limbah makanan saat ini menjadi hal yang mulai menjadi perhatian banyak pemerhati lingkungan. Sayangnya, hal tersebut masih kurang mendapagkan kesadaran dari masyarakat. Hal inilah yang membuat seniman asal Shanghai, Cina, Yang Yexin, membuang 1000 butir beras emas, untuk mengajak masyarakat memiliki kepedulian terhadap limbah makanan saat ini.

Dilansir Oddity Central, lelaki tersebut merilis video saat dirinya membuang ribuan butir beras emas ke tempat sampah, saluran air, rumput, dan di Sungai Huangpu.

Menurutnya, butiran beras emas yang ditampilkan dalam video terbuat dari 500 gram emas senilai lebih dari 200.000 yuan atau setara dengan Rp 436 juta, yang dibuat oleh toko perhiasan yang membuatnya sesuai dengan ukuran beras asli.

Seni pertunjukan yang aneh itu berlangsung di Shanghai pada 13 Oktober 2021 lalu dan rekaman video yang dirilis oleh seniman tersebut dengan cepat menjadi viral.

Namun, pesan yang ingin disampaikan Yang malah mendapatkan kritik dari warganet, yang menuduhnya menciptakan seni palsu, juga terlalu ekstrem dalam usahanya untuk menyoroti limbah makanan.

"Kenapa emas? Bagi saya sepertinya dia justru sedang pamer dengan membuat lelucon tentang limbah makanan," tulis salah satu orang di Weibo.

“Lebih baik mendukung daerah yang terkena bencana alam dan menggunakan uang itu untuk membeli apa yang mereka butuhkan, karena banyak yang kehilangan hasil panennya karena banjir,” komentar orang lain.

Terlepas dari kecaman besar-besaran di media sosial, Yang bersikeras bahwa keputusannya untuk membuang 1.000 butir beras emas murni itu bisa dibenarkan.

"Seseorang tidak pernah menganggap serius sampah yang sebenarnya sangat besar hingga ke tingkat yang ekstrem seperti ini,” jelas seniman itu.

baca juga

"Membuang makanan sama saja dengan membuang emas. Emas adalah bagian dari tanah bumi sementara membuang nasi yang dimasak akan menjadi ancaman bagi lingkungan kita," ujarnya.

"Pertama-tama, saya pikir orang terlalu menyukai emas, jadi ketika saya membuang emas, semua orang ketakutan,” tambah Yang.

"Tetapi jika saya membuang makanan yang sangat baik, hampir tidak ada orang yang akan memperhatikan," kata dia lagi.

Meskipun penampilan Yang Yexin baru-baru ini dikritik oleh masyarakat umum, banyak pula yang mendukung pembelaannya, mengklaim bahwa banyak kritikusnya melewatkan pesan kuat yang coba disampaikan oleh Yang.

Untungnya, seniman tersebut berusaha sebaik mungkin untuk menjelaskan alasannya dengan membalas komentar yang menuduhnya membuang-buang uang yang bisa bermanfaat bagi anak-anak di daerah pegunungan yang miskin.

"Saya pikir komentar semacam ini sangat sempit dan bias. Misalnya, ketika saya menyumbangkan 500 gram emas atau 200.000 yuan ke organisasi amal, saya hanya akan membantu organisasi amal, dan hanya menghasilkan 200.000 yuan barang, dan jumlah orang yang saya bantu terbatas. Tetapi jika 500 gram emas atau 200.000 yuan diubah menjadi acara publik, berapa banyak orang yang akan terpengaruh?" tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Hari Pangan Sedunia, Yuk Kurangi Limbah Makanan dengan Buat Kreasi Ini

Jelang Hari Pangan Sedunia, Yuk Kurangi Limbah Makanan dengan Buat Kreasi Ini

Lifestyle | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 14:30 WIB

Perancang Tugu Tiananmen Hong Kong Sewa Pengacara untuk Selamatkan Karyanya

Perancang Tugu Tiananmen Hong Kong Sewa Pengacara untuk Selamatkan Karyanya

News | Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:05 WIB

Hebat! Seniman Asal Bantul Rakit Robot dari Motor Bekas

Hebat! Seniman Asal Bantul Rakit Robot dari Motor Bekas

Video | Rabu, 13 Oktober 2021 | 09:00 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×