alexametrics

6 Alasan Ilmiah Kenapa Kucing Lucu dan Menggemaskan

Arendya Nariswari
6 Alasan Ilmiah Kenapa Kucing Lucu dan Menggemaskan
Ilustrasi kucing peliharaan. (Pexels/Lina Kivaka)

Cat lovers wajib tahu, ternyata ini 6 alasan kenapa kucing lucu dan menggemaskan.

Suara.com - Jika Anda seorang pecinta kucing, tentu kamu akan menyatakan bahwa kucing adalah hewan yang paling lucu. Dilansir dari laman Excited Cats, Rabu (20/10/2021), ada 6 alasan ilmiah kenapa kucing lucu dan menggemaskan, mulai dari penampilan hingga komunikasi mereka yang menarik!

1. Penampilan Kucing Sangat Menarik

Kucing memiliki ciri fisik tertentu yang membuat kita ingin memelihara dan merawatnya. Bahkan tak mengherankan jika ciri fisik ini sangat mirip dengan bayi manusia. Mulai dari mata besar, wajah lucu, dahi tinggi dan bulat, telinga bulat, dan tubuh yang lembut.

Karena berpenampilan menggemaskan seperti bayi atau dikenal dengan “skema bayi”, maka alam bawah sadar akan menyatakan bahwa kucing itu lucu dan kita ingin merawatnya.

Baca Juga: Menggemaskan, Ini 5 Fakta Kucing yang Tidak Banyak Orang Tahu

2. Ingin Menjaga Kucing Tetap Aman

Saat melihat hewan lucu atau bayi manusia, otak akan mengenali ciri fisik mereka yang lucu dan mulai merespons. Korteks orbitofrontal, bagian otak yang bertanggung jawab mengambil keputusan, mengirimkan pesan yang memberitahu Anda untuk melindungi kucing lucu itu.

Pada saat yang sama area otak nucleus accumbens atau “pusat kesenangan”, melepaskan dopamin yaitu hormon yang membuat kita merasa baik. Jadi saat merawat kucing, tubuh akan merespons dengan dopamin yang membuat kita merasa bahagia dari sebelumnya.

3. Kerap Menanggapi Meong dan Mendengkurnya Kucing

Bukan hanya penampilan kucing yang lucu, cara mereka berkomunikasi secara vokal juga jadi alasan kenapa kucing lucu. Banyak kucing yang bersuara menggemaskan saat meminta sesuatu. Suara ini adalah perpaduan antara dengkuran dan meong.

Baca Juga: Beberapa Risiko Kesehatan yang Mengintai Kucing Tak Dikebiri

Otak kita dirancang untuk merespons suara kucing sama halnya dengan tangisan bayi. Jadi, saat kamu mendengar kucing berisik dalam rentang waktu yang lama, mungkin kamu sulit menolaknya!

4. Dengkuran Kucing Bersifat Menyembuhkan

Rata-rata dengkuran kucing antara 20-150 Hz. Para ilmuwan mengatakan bahwa suara dalam rentang tersebut dapat digunakan dalam pengobatan terapeutik untuk membantu menyembuhkan tulang dan jaringan lunak.

Jadi, jika kucing di pangkuan Anda mendengkur, tidak hanya lucu, namun juga sangat menenangkan untuk proses ‘penyembuhan diri’!

Pemilik kucing telah menemukan 40% lebih kecil kemungkinan menderita penyakit seperti tekanan darah tinggi dan serangan jantung dibanding dengan yang tidak memiliki kucing.

5. Kucing Berkedip untuk Berkomunikasi dengan Kita

Kucing yang berkedip perlahan dengan mata setengah tertutup, menandakan mereka bahagia, santai, dan puas. Kedipan lambat ini menjadi cara berkomunikasi dengan kucing dan pemiliknya.

Alasan kenapa kucing lucu satu ini adalah, kedipan kucing yang manja, lalu mendekati Anda, akan membuat Anda merasakan kucing bersikap lebih lucu dan manis dari biasanya.

6. Kucing Tahu saat Kita Merasa Sedih

Kucing mungkin suka berpura-pura menyendiri, namun mereka biasanya bisa menyesuaikan diri dengan keadaan emosi pemiliknya. Menurut penelitian, kucing yang pemiliknya mengalami depresi, akan melakukan lebih banyak gosokan, seperti membenturkan kepala ke Anda dan menggosok tubuh mereka ke tubuh Anda.

Hal ini sebagai sinyal bahasa tubuh yang digunakan kucing untuk menunjukkan afiliasi dan cara kucing mencoba membuat tuannya merasa lebih baik. Apa ada yang lebih manis dan menggemaskan dari pada ini?

Nah, itulah beberapa alasan ilmiah kenapa kucing lucu dan menggemaskan untuk dirawat dan disayangi di rumah.

Kontributor : Yulia Kartika Dewi

Komentar