Waspadai 6 Tanda Toxic Masculinity, Termasuk Gila Hormat dan Arogan

Rima Sekarani Imamun Nissa

Minggu, 24 Oktober 2021 | 07:29 WIB
Waspadai 6 Tanda Toxic Masculinity, Termasuk Gila Hormat dan Arogan
Ilustrasi laki-laki (pexels.com/Rene Asmussen)

Suara.com - Apa Anda pernah mendengar istilah toxic masculinity? Ini merupakan sebuah tekanan terhadap identitas seorang pria yang seringkali diharuskan untuk bersikap seolah mereka tidak punya kelembutan dan keterampilan yang dianggap identik dengan wanita.

Merangkum Yukepo.com—jaringan Suara.com, berikut beberapa ciri toxic masculinity yang dapat Anda waspadai.

Enggan dan sungkan menunjukkan emosi sedih, marah, hingga mengeluh

Ada pemikiran bahwa laki-laki harus selalu kuat, tangguh, dan tahan banting. Akibatnya, mereka tidak mau terlihat sedih, marah, ataupun tampak mengeluh. Emosi dianggap sebuah kelemahan yang tidak boleh ditunjukkan pria.

ilustrasi pria sedih. (Pexels/Daniel Reche)
ilustrasi pria sedih. (Pexels/Daniel Reche)

Cenderung gila hormat, arogan, dan kasar

Mereka cenderung bersikap semena-mena terhadap orang lain, terutama pasangannya. Itu karena mereka menganggap pria levelnya selalu di atas wanita yang lemah sehingga bisa saja bersikap kasar dan suka main perintah.

Menganggap kebiasaan merokok dan minum miras adalah hal "jantan"

Merokok dan minum minuman keras tidak bisa diidentikkan dengan pria maupun wanita. Keduanya juga bukan gaya hidup yang sehat, baik untuk pria dan wanita.

Pantang mengerjakan pekerjaan rumah

baca juga

Toxic masculinity menganggap pekerjaan rumah, seperti membersihkan rumah, mencuci, dan memasak, adalah urusan wanita. Jadi, pria tidak pantas mengerjakannya.

Tentu itu merupakan pandangan yang salah. Pada dasarnya, bisa mengerjakan berbagai pekerjaan rumah adalah bagian dari kemampuan bertahan hidup yang juga perlu dimiliki para pria.

Ilustrasi Laki-laki Memasak (Pexels/cottonbro)
Ilustrasi Laki-laki Memasak (Pexels/cottonbro)

Pola didik yang salah

Toxic masculinity bisa berawal dari pola didik yang salah sejak kecil. Misalnya, anak laki-laki kerap dilarang menangis dan mengeluh serta tidak diajarkan untuk ikut andil dalam pekerjaan rumah tangga, seperti memasak.

Anak laki-laki dididik menjadi orang yang kuat dan superior, sedangkan anak perempuan ditunjukkan bahwa mereka tidak punya kebebasan yang sama seperti anak laki-laki.

Oleh karenanya, toxic masculinity bisa dicegah sejak dini lewat pola asuh yang tidak bias gender. Ajarkan anak laki-laki agar tidak malu mengekspresikan emosi, menghormati wanita, dan tidak malu untuk mempelajari kemampuan bertahan hidup dasar seperti memasak.

Toxic masculinity kerap jadi pemicu munculnya KDRT hingga pelecehan seksual

Pria yang memiliki tekanan maskulinitas ini menganggap bahwa derajat mereka lebih tinggi dari wanita yang lemah sehingga berhak atas otoritasnya terhadap pasangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Prinsip Dasar Pengasuhan yang Mesti Dilakukan Orang tua. Yakin Sudah?

4 Prinsip Dasar Pengasuhan yang Mesti Dilakukan Orang tua. Yakin Sudah?

Your Say | Minggu, 05 September 2021 | 13:09 WIB

Jangan Marah, Ini 5 Cara Ampuh Menghadapi Anak Bandel

Jangan Marah, Ini 5 Cara Ampuh Menghadapi Anak Bandel

Your Say | Rabu, 01 September 2021 | 17:01 WIB

10 Hal Penting yang Perlu Diajarkan Orangtua Kepada Anak Lelaki

10 Hal Penting yang Perlu Diajarkan Orangtua Kepada Anak Lelaki

Health | Sabtu, 28 Agustus 2021 | 10:10 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×