Mencicip Kupat Tahu Gempol Bandung, Legendaris Sejak 1965

Bimo Aria Fundrika, Aflaha Rizal Bahtiar

Kamis, 28 Oktober 2021 | 15:30 WIB
Mencicip Kupat Tahu Gempol Bandung, Legendaris Sejak 1965
Mencicip Kupat Tahu Gempol Bandung, Legendaris Sejak 1965. (Suara.com/Aflaha Rizal)

Suara.com - Kupat tahu mungkin sudah tidak asing lagi di telinga banyak masyarakat Indonesia. Makanan yang kerap dijual di pinggir jalan ini bisa ditemui di berbagai daerah mulai mulai dari Bandung, Singaparna, Magelang, hingga Solo.

Salah satu yang legenderis ialah Kupat Tahu Gempol yang berasal dari Bandung Jawa Barat. Kini Kupat tahu yang telah berdiri dari tahun 1965 dijalankan oleh generasi ketiga.

“Ini berdiri pada tahun 1965 di jalan Gempol Bandung. Jadi waktu itu pas berdiri ini diberikan nama ini, karena kita tinggalnya di jalan Gempol,” ungkapnya saat ditemui di Mal Ciputra Jakarta, Rabu (27/10/2021).

Kang Kusmayadi menceritakan bahwa Kupat Tahu ini pertama kali dijalankan oleh Ibu Hajar Hasanah. Kemudian dilanjutkan oleh Ibu Hajah Mariah. Pada generasi ketiga Kang Kusmayadi yang dipercaya untuk melanjutkannya.

Mencicip Kupat Tahu Gempol Bandung, Legendaris Sejak 1965. (Suara.com/Aflaha Rizal)
Mencicip Kupat Tahu Gempol Bandung, Legendaris Sejak 1965. (Suara.com/Aflaha Rizal)

“Ini bukan usaha pribadi, tapi sudah menjadi bisnis keluarga,” ungkapnya lebih lanjut.

Oleh sebab itu, ia mengatakan bahwa terus mempertahankan resep yang telah diwariskan secara turun menurun.

“Kalau kupat tahu itu kan terkenal bumbunya ya, jadi kita punya formula nya dan tidak pernah berubah. Jadi rasanya akan tetap sama dan tidak berbeda,” kata Kang Kusmayadi.

“Kita punya ciri khasnya yaitu kerupuk merah, namanya kerupuk kemplang yang disebut kerupuk jadul lah. Jadi ini khas dari Jawa Barat, dan dibuatnya dari campuran beras. Selain itu kita punya tahu yang lebih lembut,” cerita Kang Kusmayadi.

Ia juga bercerita, bahwa pada mulanya kupat tahu ini dijual seharta Rp 50 rupiah pada 1965 lalu.

baca juga
Mencicip Kupat Tahu Gempol Bandung, Legendaris Sejak 1965. (Suara.com/Aflaha Rizal)
Mencicip Kupat Tahu Gempol Bandung, Legendaris Sejak 1965. (Suara.com/Aflaha Rizal)

“Dan terus naik dan naik. Terakhir naik itu di tahun 2018 harganya Rp. 18.000, sampai sekarang tidak berubah,” pungkas Kang Kusmayadi.

Kini kamu kamu bisa temukan kuliner ini di bazar Kampoeng Legenda di Mal Ciputra, Jakarta, yang diselenggarakan pada tanggal 27 Oktober hingga 7 November 2021.

Atau kamu bisa temui Kupat Tahu Gempol ini di jalan Gempol Kulon No.53, Citarium, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawwa Barat 40115.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Kuliner yang Wajib Dicoba Saat Kunjungi Tasikmalaya

Ini Kuliner yang Wajib Dicoba Saat Kunjungi Tasikmalaya

Jabar | Minggu, 22 Agustus 2021 | 12:16 WIB

Pantas Laris, Ini Rahasia Kelezatan Kupat Tahu Legendaris Bandung Timur

Pantas Laris, Ini Rahasia Kelezatan Kupat Tahu Legendaris Bandung Timur

Jabar | Minggu, 06 Juni 2021 | 17:56 WIB

Puskesmas Cigayam Ciamis Penuh oleh Korban Keracunan Kupat Tahu

Puskesmas Cigayam Ciamis Penuh oleh Korban Keracunan Kupat Tahu

Jabar | Rabu, 02 Juni 2021 | 16:21 WIB

Terkini

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

×