Jangan Biarkan Numpuk, Pakar Sarankan Cara Daur Ulang Hijab

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 04 November 2021 | 14:30 WIB
Jangan Biarkan Numpuk, Pakar Sarankan Cara Daur Ulang Hijab
Jangan Biarkan Numpuk, Pakar Sarankan Cara Daur Ulang Hijab. (Suara.com/Dini Afrianti)

Suara.com - Tren fesyen dunia saat ini mengarah pada isu berkelanjutan, tidak terkecuali bagi busana hijab

Ketua Nasional Indonesian Fashion Chamber (IFC) Ali Charisma mengatakan sustainable fashion tidak hanya jadi tanggung jawab pelaku industri fesyen seperti desainer atau produsen, tapi juga pengguna termasuk pengguna hijab.

Seperti diketahui pengguna hijab kerap memiliki banyak koleksi hijab beraneka warna, demi tampil all out sesuai dengan busana yang dikenakan. 

Lantas, pertanyaanya bagaimana memanfaatkan hijab yang sudah terpakai?

Menjawab ini, Ali Charisma menyarankan, alih-alih dibuang lebih baik hibahkan hijab kepada saudara, teman atau orang sekitar yang masih bersedia memakainya, agar umur pemakaian hijab lebih panjang.

Jangan Biarkan Numpuk, Pakar Sarankan Cara Daur Ulang Hijab. (Suara.com/Dini Afrianti)
Jangan Biarkan Numpuk, Pakar Sarankan Cara Daur Ulang Hijab. (Suara.com/Dini Afrianti)

Tapi kata Ali, bisa juga bekerjasama dengan para desainer untuk daur ulang atau recycle hijab menggunakan produk fesyen baru, sekaligus menaikan level hijab.

"Kerjasama dengan produsen atau desainer untuk jadi outer, bisa menjadi abaya atau kaftan, atau jadi produk lainnya. Saya yakin kerudung sangat cocok sekali untuk outer yang bisa di mix match dengan warna lain," ujar Ali saat ditemui suara.com dalam event ISEF 2021 beberapa waktu lalu di JCC, Jakarta Selatan.

Adapun tahap recycle hijab, bisa dimulai dengan mengumpulkan hijab yang memiliki warna yang senada, seperti beberapa warna pastel yang selaras.

"Warna pastel dan warna terang dikumpulin itu bisa buat produk. Jangan warna pastel dengan warna lain digabungin, nanti jatuhnya nggak enak, habis itu jahit jadi produk outer atau produk fesyen lainnya," ungkap Ali.

Pakar fesyen yang juga seorang desainer itu menambahkan, peran penguna fesyen yang mau mendaur ulang atau kreatif ini sangat dibutuhkan, untuk memberikan masukan ke pelaku industri fesyen dalam menerapkan konsep sustainable fashion.

"Jadi kalau mau recycle coba-coba sendiri, nanti hasilnya seperti apa evaluasinya akan sangat bagus," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TikToker Pengin Jadi Anggota DPRD Sleman, Warganet Salfok ke Kerudung: Lolos Kriteria

TikToker Pengin Jadi Anggota DPRD Sleman, Warganet Salfok ke Kerudung: Lolos Kriteria

Jogja | Kamis, 04 November 2021 | 09:20 WIB

Intip Rumah 5 Jebolan LIDA di Kampung, Rara LIDA di Prabumulih

Intip Rumah 5 Jebolan LIDA di Kampung, Rara LIDA di Prabumulih

Sumsel | Rabu, 03 November 2021 | 12:44 WIB

5 Tujuan dan Manfaat Menggunakan Jilbab bagi Muslimah

5 Tujuan dan Manfaat Menggunakan Jilbab bagi Muslimah

News | Rabu, 03 November 2021 | 12:17 WIB

Terkini

Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika

Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 21:51 WIB

Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita

Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 21:38 WIB

7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget

7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 21:32 WIB

Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri

Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 20:22 WIB

65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?

65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 20:22 WIB

Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat

Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 20:11 WIB

Tren Bold Flavor, Toast Hitam dengan Sentuhan Gochujang hingga Buldak Ikut Meramaikan

Tren Bold Flavor, Toast Hitam dengan Sentuhan Gochujang hingga Buldak Ikut Meramaikan

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 19:56 WIB

5 Bedak Viva Cosmetics untuk Usia 45 Tahun ke Atas: Formula Ringan, Hasil Natural

5 Bedak Viva Cosmetics untuk Usia 45 Tahun ke Atas: Formula Ringan, Hasil Natural

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 19:00 WIB

Lebih Tahan Lama Lip Tint atau Lip Cream? Ini 5 Rekomendasinya yang Awet

Lebih Tahan Lama Lip Tint atau Lip Cream? Ini 5 Rekomendasinya yang Awet

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 17:29 WIB

Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 80 Persen Karyawan

Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 80 Persen Karyawan

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 17:11 WIB