7 Cara Mengatasi Tembok Rumah yang Lembap dan Berjamur

Vania Rossa

Kamis, 11 November 2021 | 13:59 WIB
7 Cara Mengatasi Tembok Rumah yang Lembap dan Berjamur
Ilustrasi Tembok Rumah Lembap dan Berjamur. (Shutterstock)

Suara.com - Memasuki musim hujan, Anda perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi dinding di rumah. Intensitas hujan yang tinggi dan curah hujan yang lebat selama beberapa jam berpotensi untuk membuat tembok rumah menjadi lembap. Terutama, apabila struktur dan pelapis tembok sudah dalam kondisi yang kurang prima.

Bila dibiarkan terus-menerus, dinding rumah akan berjamur. Tampak dari cat yang mengelupas, serta noda hitam di tembok yang menandai bersarangnya jamur akibat air dan udara yang masuk ke dalam pori-pori dan retakan dinding yang terbuka.

Dinding yang dibiarkan lembap dan berjamur akan membawa lebih banyak kerusakan pada struktur dinding rumah. Meningkatkan risiko dinding menjadi lapuk, berlubang, bahkan ambruk karena air dan jamur yang mempengaruhi kekuatan dinding.

Terutama ketika jamur tumbuh di dinding bagian atas atau plafon rumah, lubang akan semakin memperparah keadaan karena menimbulkan kebocoran. Untuk kesehatan, jamur yang tumbuh di dinding beserta debu dan material tembok yang berjatuhan bisa menyebabkan gangguan pernapasan dan infeksi bakteri.

Perlu dilakukan langkah-langkah preventif oleh pemilik rumah untuk mencegah hal ini terjadi. Meskipun begitu, bila dinding sudah terlanjur lembap dan jamur mulai bertumbuh, terdapat cara-cara perbaikan yang perlu dilakukan supaya rumah bisa kembali dalam kondisi optimal.

Dekoruma telah mengumpulkan beberapa cara untuk mengatasi tembok rumah yang lembap dan berjamur, guna membantu Anda mencegah atau memperbaiki tembok rumah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan yang mengancam kesehatan dan keselamatan penghuni rumah.

1. Pastikan Pondasi Dinding Kering Sebelum Diselesaikan
Langkah pencegahan sendiri dimulai dari saat pondasi dinding baru selesai dibangun. Setelah diplester dan diaci, pastikan dinding sudah seratus persen kering sebelum melapisinya dengan cat.

Dinding yang belum kering sempurna dan ditimpa cat justru akan lebih mudah menyerap air dan udara dari pori-pori tembok yang tidak tertutup sempurna.

Maka dari itu, mengeringkan dinding adalah proses yang krusial dan tidak boleh dilewatkan. Anda bisa memastikannya dengan memperkirakan waktu semen mengering sempurna.

baca juga

Gunakan juga alat pengukur kelembapan (protimeter) agar yakin bahwa tembok sudah benar-benar kering. Saat semuanya sudah kering, barulah dinding bisa dilapisi dengan cat.

2. Melapisi Dinding dengan Cat Waterproof
Ketika melapisi dinding dengan cat, sebaiknya gunakan cat yang tahan air atau waterproof. Cat pelapis anti bocor sebelumnya dikenal hanya memiliki warna putih, yang mana setelah dilapisi cat waterproof, Anda masih harus mengecat dengan cat konvensional untuk mendapatkan warna lain selain putih.

Namun, sekarang ini cat waterproof atau pelapis anti bocor sudah tersedia dengan banyak variasi warna. Dengan begitu, pemilik rumah tidak perlu membeli cat biasa untuk mengecat dinding yang sudah dilapisi cat waterproof sebelumnya.

Cat waterproof yang apabila mengering bersifat elastis akan mencegah air dan udara menyusup ke dalam pori-pori dinding. Begitu juga mencegah keretakan pada lapisan cat dan dinding.

3. Rutin Membersihkan dan Memperbaiki Dinding
Setelah proses pembangunan dan pengecatan sudah selesai dilakukan, cara paling mudah untuk mencegah dinding berjamur adalah melakukan perawatan rutin. Dimulai dari rutin membersihkan dinding dari noda dan kotoran, terutama yang disebabkan oleh zat cair yang menempel pada tembok.

Selain menjaga dinding selalu kering, Anda juga tidak boleh menunda-nunda memperbaiki dinding ketika ada kerusakan. Sekecil apapun kerusakannya, menunda memperbaiki dinding akan semakin memperparah keretakan atau lubang pada dinding.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Ide Penerapan Dua Warna Berbeda pada Dinding Rumah

6 Ide Penerapan Dua Warna Berbeda pada Dinding Rumah

Lifestyle | Senin, 18 Oktober 2021 | 14:36 WIB

Jangan Panik, Ini 6 Tips Mengatasi Dinding Basah akibat Bocor

Jangan Panik, Ini 6 Tips Mengatasi Dinding Basah akibat Bocor

Lifestyle | Kamis, 05 Agustus 2021 | 13:00 WIB

Jelang Hari Raya, Ini Rahasia Dinding Rumah Tetap Menawan

Jelang Hari Raya, Ini Rahasia Dinding Rumah Tetap Menawan

Lifestyle | Kamis, 06 Mei 2021 | 06:13 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×