4 Alasan Orang yang Senang Berkata Kasar Bisa Jadi Teman Terbaik

M. Reza Sulaiman

Senin, 15 November 2021 | 20:05 WIB
4 Alasan Orang yang Senang Berkata Kasar Bisa Jadi Teman Terbaik
Ilustrasi sahabat dan teman. [shutterstock]

Suara.com - Kita pasti memiliki teman, entah teman baik yang selalu ada di saat kita terpuruk, teman yang selalu menemani kita berpergian, atau teman yang selalu berkata kotor saat bercanda.

Pada masa kecil kita seringkali diajarkan oleh orang tua kita untuk tidak berbicara kotor kepada orang lain karena hal tersebut tidaklah sopan. Namun tahukah kamu bahwa teman yang sering berkata kasar sebenarnya adalah teman yang jauh lebih baik?

Menurut penelitian yang dilansir dari brightside.com, pertemanan yang sering berkata kasar satu sama lain cenderung jauh lebih dekat dan akan bertahan lama. Apa alasannya?

1. Mereka akan Mengatakan yang Sebenarnya

Ilustrasi sahabat, teman baik. (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Ilustrasi sahabat, teman baik. (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Berkata kasar bisa saja menjadi tindakan tidak sengaja yang mereka lakukan saat mereka sedang emosi. Sebuah penelitian menemukan bahwa seseorang yang berkata kasar adalah seseorang yang sulit memfilter dirinya, dia adalah orang yang tulus dan sulit mensensor diri mereka sendiri.

Berkata kasar bisa menjadi bukti bahwa dia mengatakan hal yang sejujurnya tanpa ada filter atau pandangannya sendiri, yang mungkin sulit ditemukan dalam diri orang lain karena terkadang kita butuh seseorang yang bisa mengatakan tentang apa yang harus didengar dan bukan apa yang ingin kita dengar.

2. Mereka akan memberikan saran bijaksana untukmu

Seringkali ada asumsi bahwa semakin sering orang berkata kasar maka ia tidak akan terlihat cerdas karena mereka orang buruk dalam mengekspresikan dirinya.

Sebuah penelitian mengatakan bahwa semakin fasih mereka dalam berkata–kata maka ia akan lebih banyak menggunakan kata–kata kasar untuk menyampaikan dan mengartikulasikan diri mereka sendiri.

baca juga

3. Mereka merupakan orang yang bisa kamu percaya

Orang yang sering berkata kasar kepada teman sering dianggap tidak dapat dipercaya saat kamu bercerita, namun sebuah penelitian menunjukan mereka dapat bekerjasama dengan baik dengan bercanda dan saling mengumpat satu sama lain seperti pekerjaan dalam bidang teknik dan IT.

4. Berkata kasar satu sama lain bisa menjadi sesuatu yang baik

Dalam sebuah penelitian, para volunteer pernah diminta untuk menaruhkan tangannya pada air es di dua kesempatan yang terpisah.

Pada saat pertama, mereka akan mengumpat sesuka mereka dan di kesempatan kedua mereka menggunakan kalimat yang normal. Para peserta dinilai mampu menahan rasa sakit ketika mereka bebas berkata kasar.

Itulah 4 alasan mengapa teman yang sering berkata kasar dapat menjadi teman yang lebih baik. Apakah kamu memiliki teman yang sering berkata kasar? (Kontributor: Maria Mery Cristin Nainggolan)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Teman Dekat Tiba-Tiba Jadi Asing? Bukan Musuhan, Cuma Proses Pendewasaan

Kenapa Teman Dekat Tiba-Tiba Jadi Asing? Bukan Musuhan, Cuma Proses Pendewasaan

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:27 WIB

Seribu Teman Kurang, Satu Musuh Kebanyakan: Buku Seni Menemukan Kawan dan Menumbuhkan Diri

Seribu Teman Kurang, Satu Musuh Kebanyakan: Buku Seni Menemukan Kawan dan Menumbuhkan Diri

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:20 WIB

Bukan Ansos! Mahasiswa dengan Perekonomian Tipis Cuma Kalah Koneksi

Bukan Ansos! Mahasiswa dengan Perekonomian Tipis Cuma Kalah Koneksi

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Review Film Handsome Guys: Kisah Apes Dua Sahabat di Dalam Kabin Hutan Tua!

Review Film Handsome Guys: Kisah Apes Dua Sahabat di Dalam Kabin Hutan Tua!

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?

Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:59 WIB

Beda dari Biasanya, Sidang Tahunan MPR 2026 Tak Undang Perwakilan Negara Sahabat

Beda dari Biasanya, Sidang Tahunan MPR 2026 Tak Undang Perwakilan Negara Sahabat

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:28 WIB

Niat Curhat ke Sahabat untuk Cari Ketenangan, Ujungnya Malah Jadi Adu Nasib

Niat Curhat ke Sahabat untuk Cari Ketenangan, Ujungnya Malah Jadi Adu Nasib

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:41 WIB

Ulasan Pyramid Game: Ketika Perundungan Menjadi Hal yang Dianggap Wajar

Ulasan Pyramid Game: Ketika Perundungan Menjadi Hal yang Dianggap Wajar

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Realita Komunitas Olahraga: Jaga Kebugaran, Cari Teman atau Demi Validasi?

Realita Komunitas Olahraga: Jaga Kebugaran, Cari Teman atau Demi Validasi?

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 13:55 WIB

Kuasa Hukum Sebut Kematian Santri di Lombok Murni Kecelakaan, Bantah Ada Unsur Kesengajaan

Kuasa Hukum Sebut Kematian Santri di Lombok Murni Kecelakaan, Bantah Ada Unsur Kesengajaan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:29 WIB

Terkini

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:33 WIB

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Banten | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:17 WIB

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:16 WIB

×