Sering Dianggap Sama, Ini Beda Crepes dan Kue Leker

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 23 November 2021 | 15:05 WIB
Sering Dianggap Sama, Ini Beda Crepes dan Kue Leker
Perbedaan Crepes dan Kue Leker. (Dok Istimewa)

Suara.com - Mendengar camilan crepes dan kue leker mungkin sudah bukan hal yang asing bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Meski demikian, kedua camilan ini kerap sulit dibedakan karena memiliki banayak kesamaan.

Tapi, di balik sejulah kesemaan kedua hidangan tadi, ada perbedaan signifikan. Lalu apa saja perbedaannya? Berikut ini rangkumannya seperti dikutip dari siaran pers Crepe Signature.

Sejarah dan Negara Asal

Seperti namanya yang kebarat-baratan, Crepes memang berasal dari Eropa sejak abad ke 13. Tepatnya dari Bretagne, sebuah wilayah di Prancis bagian barat. Dari situ, konsumsi Crepes meluas ke seluruh dunia. Istilah Crepes sendiri berasal dari bahasa latin “Crispa” yang berarti keriting. Belakangan, istilah Crepes sering merujuk pada pancake kering dan tipis.

Ilustrasi kue leker pisang. (Pixabay/Andres Salazar)
Ilustrasi kue leker pisang. (Pixabay/Andres Salazar)

Di sisi lain, Kue Leker sendiri merupakan kuliner khas tanah air. Tidak ada literatur pasti mengenai asal muasal leker. Namun, beberapa sumber menyebutkan kue leker sebagai jajanan khas dari kota Solo dan Surabaya. Menurut halaman resmi Pemerintah Surakarta, dahulu kala banyak orang Belanda yang tinggal di Solo dan menyukai jajanan yang satu ini. Leker awalnya berasal dari bahasa Belanda yaitu Lekker, yang artinya enak. Setiap orang Belanda selesai memakan jajanan itu sering diakhiri dengan mengucap kata Lekker. Nah dari situlah tercipta nama makanan ini.

Perbedaan Bentuk

Cara paling mudah untuk membedakan Crepes dan Kue Leker adalah dengan melihat lipatan kulitnya. Kue Leker umumnya hanya berbentuk satu lipatan. Sebaliknya, Crepes di Indonesia biasanya berbentuk lebih dari satu lipatan.

Perbedaan bentuk ini kemungkinan terkait dengan wadah yang digunakan. Adonan leker biasanya akan dituang dalam wajan cembung bulat yang mirip seperti teflon. Itulah yang mengakibatkan lapisan pinggir leker lebih tipis ketimbang bagian tengah. Sementara itu, Crepe dimasak menggunakan wajan datar dan rata sehingga membuat topping nya bisa disebarkan di semua bagian.

Perbedaan Cara Pembuatan

baca juga

Kue Leker umumnya dimasak di atas api arang. Kamu juga pasti familiar dengan cara penjual leker memasak adonannya dengan memutar-mutar wajannya, bukan? Kemungkinan, hal tersebut dilakukan untuk menghasilkan kematangan dan tekstur garing yang merata di lapisan kulitnya.

Berbanding terbalik, Crepes yang biasa kita jumpai umumnya telah menggunakan listrik sebagai sumber api untuk mengolah adonan. Hal ini membuat tingkat kematangan dan tekstur garing yang sangat merata di seluruh lapisan kulitnya.

Perbedaan Topping

Mengingat ukurannya yang lebih kecil, Kue Leker umumnya tersedia dalam toping yang lebih terbatas. Meskipun begitu, hal tersebut sangatlah wajar mengingat Leker memiliki harga yang lebih murah dibandingkan Crepes. Dahulu kala, toping Leker terdiri dari pisang dan gula coklat. Seiring perkembangan zaman, Kue Leker kini tersedia dalam varian topping seperti pisang coklat, pisang coklat keju, keju susu, coklat keju, blueberry atau aneka rasa buah lainnya. Namun, ada juga beberapa penjual Leker yang mengkreasikan lekernya dengan berbagai topping modern, unik dan berlimpah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Sisca Kohl Buat Crepes Rasa Bakso, Warganet: Nah Kan Berulah Lagi

Viral Sisca Kohl Buat Crepes Rasa Bakso, Warganet: Nah Kan Berulah Lagi

Lifestyle | Selasa, 04 Mei 2021 | 14:29 WIB

Bukan Es Krim Nyeleneh Lagi, Sisca Kohl Buat Crepes Sate Kambing

Bukan Es Krim Nyeleneh Lagi, Sisca Kohl Buat Crepes Sate Kambing

Lifestyle | Minggu, 25 April 2021 | 12:39 WIB

Sisca Kohl Buat Crepes Sate Kambing, Publik: Maaf Sis Aku Nggak Sanggup

Sisca Kohl Buat Crepes Sate Kambing, Publik: Maaf Sis Aku Nggak Sanggup

Lifestyle | Sabtu, 24 April 2021 | 10:31 WIB

Terkini

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

×