Nggak Nyangka, Layanan Jet Pribadi Justru Semakin Diminati saat Pandemi

Rima Sekarani Imamun Nissa, Hiromi Kyuna

Selasa, 07 Desember 2021 | 10:44 WIB
Nggak Nyangka, Layanan Jet Pribadi Justru Semakin Diminati saat Pandemi
Ilustrasi jet pribadi (Unsplash @yaro_muzychenko)

Suara.com - Bukan rahasia lagi bahwa dunia penerbangan cukup terguncang karena pandemi Covid-19. Banyak negara yang memberi syarat panjang untuk melakukan penerbangan bahkan membatasi jumlah wisatawan yang masuk ke negara tertentu.

Namun siapa sangka, di tengah pandemi, minat masyarakat terhadap jet pribadi justru melonjak. Penggunaan jet pribadi yang kerap menjadi simbol orang super kaya ini dinilai jauh lebih aman dari penularan virus Covid-19 saat perjalanan.

Dengan jet pribadi, orang tak perlu duduk berdampingan atau bertemu dengan orang yang tak dikenal. Hal ini membuat penggunaan jet pribadi lebih aman dan nyaman.

Dilansir dari DW, Perusahaan NetJets, telah memiliki armada beragam lebih dari 760 pesawat untuk enam hingga 14 penumpang. Hal ini menjadikannya sebagai salah satu operator pesawat terbesar di dunia.

Perusahaan semacam itu menawarkan sejumlah program berlangganan prabayar untuk menjamin sejumlah jam terbang tertentu, atau opsi untuk membeli bagian jet. Sebagian besar juga menawarkan penyewaan satu kali atau model lainnya.

Ilustrasi Jet Pribadi. (Pixabay/Jayjay V)
Ilustrasi Jet Pribadi. (Pixabay/Jayjay V)

Baru-baru ini, program kartu keanggotaan NetJet telah terbukti sangat populer sehingga terjual habis. Perusahaan saat ini hanya menambahkan nama ke daftar tunggu karena permintaan penerbangan yang membludak dan belum pernah terjadi sebelumnya.

Sekitar 90 persen operator jet bisnis melaporkan bahwa rencana pembelian mereka tidak terkena dampak negatif dari pandemi yang sedang berlangsung atau meningkatnya masalah lingkungan.

Menurut Global Business Aviation Outlook terbaru yang dikeluarkan pada bulan Oktober oleh Honeywell Aerospace, Tahun ini jam terbang jet pribadi diperkirakan hampir 50 persen lebih tinggi dari tahun 2020. Itu berarti sekitar 5 persen lebih banyak jam daripada sebelum pandemi.

NetJets memesan hingga 100 Embraer Phenom dengan 300 kursi berkapasitas 6 pada bulan Oktober, salah satu pesawat yang paling banyak diminta NetJets. Secara total, perusahaan menginvestasikan sekitar 2,5 miliar Dollar AS untuk pesawat baru, yang akan dikirim antara sekarang dan akhir 2022, perusahaan mengkonfirmasi.

baca juga

Selain Embraer, pabrikan lain seperti Cessna, Gulfstream, Bombardier dan Dassault Falcon juga berencana meningkatkan produksi jet ringan dan menengah.

Honeywell memperkirakan bahwa sekitar 63 persen dari permintaan seluruh dunia untuk jet bisnis baru akan datang dari operator di sana selama lima tahun ke depan. Eropa diperkirakan mencapai 16 persen, dan kawasan Asia Pasifik sekitar 12 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tren Penelusuran di Google Versi Orang Indonesia Selama Pandemi Covid-19

Tren Penelusuran di Google Versi Orang Indonesia Selama Pandemi Covid-19

Your Say | Selasa, 07 Desember 2021 | 09:39 WIB

Kemenkes Ingin Indonesia Jadi Negara Pertama yang Bebas Pandemi Covid-19

Kemenkes Ingin Indonesia Jadi Negara Pertama yang Bebas Pandemi Covid-19

Health | Senin, 06 Desember 2021 | 15:08 WIB

Maskapai China Hentikan Penerbangan dari 37 Negara, Ini Alasannya

Maskapai China Hentikan Penerbangan dari 37 Negara, Ini Alasannya

Sumbar | Senin, 06 Desember 2021 | 10:41 WIB

Terkini

Tangis Mahathir Mohamad Pecah di Pusara Siti Hasmah, Kenangan 70 Tahun Bersama Berakhir Pilu

Tangis Mahathir Mohamad Pecah di Pusara Siti Hasmah, Kenangan 70 Tahun Bersama Berakhir Pilu

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Asap Karhutla Mengepung Palembang, Dokter Melihat Keluhan Pernapasan Makin Berat

Asap Karhutla Mengepung Palembang, Dokter Melihat Keluhan Pernapasan Makin Berat

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Feng Shui Arah Rumah Berdasarkan Tanggal Lahir, Begini Cara Menghitungnya

Feng Shui Arah Rumah Berdasarkan Tanggal Lahir, Begini Cara Menghitungnya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Lagu 'Bahagia Lagi' Mengingatkan bahwa Gagal Tak Berarti Kehilangan Harapan

Lagu 'Bahagia Lagi' Mengingatkan bahwa Gagal Tak Berarti Kehilangan Harapan

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:50 WIB

4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan

4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Masihkah Ia Seorang Pengkritik Kekuasaan?

Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Masihkah Ia Seorang Pengkritik Kekuasaan?

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:15 WIB

6 Urutan Zodiak dari yang Paling Dewasa sampai Paling Childish Saat Pacaran

6 Urutan Zodiak dari yang Paling Dewasa sampai Paling Childish Saat Pacaran

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:13 WIB

WiFi Publik Apakah Aman? Ini Cara Mengaktifkan Privasi Agar Tak Dipantau

WiFi Publik Apakah Aman? Ini Cara Mengaktifkan Privasi Agar Tak Dipantau

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Selat Hormuz Masih Panas, Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$100

Selat Hormuz Masih Panas, Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$100

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Mati Mudanya Sebuah Tren: Ketika "Micro-Trends" Mengikis Identitas Diri

Mati Mudanya Sebuah Tren: Ketika "Micro-Trends" Mengikis Identitas Diri

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:00 WIB

×