Wajib Tahu, Inilah 3 Dampak Pemanasan Global Bagi Kondisi Bumi

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 27 Desember 2021 | 07:39 WIB
Wajib Tahu, Inilah 3 Dampak Pemanasan Global Bagi Kondisi Bumi
Ilustrasi pemanasan global. [Shutterstock]

Suara.com - Berbagai aktivitas manusia bisa berdampak buruk terhadap kondisi bumi. Salah satunya menyebabkan pemanasan global.

Pemanasan global adalah fenomena perubahan iklim drastis akibat kenaikan suhu rata-rata pada atmosfer, laut, dan daratan Bumi.
Laporan NASA menyebutkan bahwa suhu Bumi saat ini sudah melonjak 7 derajat Celsius lebih panas dibanding 5 ribu tahun silam. NASA juga memprediksi Bumi akan memanas hingga 6 derajat Celcius pada abad berikutnya.

Mungkin terdengar hanya naik sedikit, tapi kenaikan suhu itu sudah sangat berdampak bagi keadaan Bumi, dan juga kesehatan setiap makhluk hidup. Tidak hanya manusia, tapi juga mengancam hewan dan tumbuhan.

Aktivitas manusia seperti menebang pohon secara berlebihan, emisi gas dari kendaraan bermotor, limbah pabrik, hingga pemakaian alat elektronik secara berlebihan bisa menjadi penyebab dari pemanasan global.

Dikutip dari Ruang Guru, berikut dampak dari pemanasan global terhadap kondisi bumi.

1. Perubahan Suhu
Dampak negatif pertama yang diakibatkan oleh pemanasan global adalah perubahan suhu. Contoh perubahan temperaturnya adalah suhu yang semakin meningkat karena adanya panas yang terperangkap di dalam bumi.

Selain itu, karena suhunya semakin meningkat dari hari ke hari, es yang berada di kutub utara dan kutub selatan juga ikut mencair. Akibatnya, volume udara laut menjadi meningkat dan habitat beruang kutub juga ikut berkurang.

2. Kerusakan Biota Laut
Dampak selanjutnya adalah rusaknya biota laut karena berubahnya suhu di lingkungan laut. Panas bumi yang meningkat tidak hanya dirasakan makhluk hidup di darat. Suhu laut ikut meningkat sebanyak 0,18 derajat celcius. Kenaikan suhu itu telah cukup mengganggu bagi makhluk hidup yang tinggal di laut.

Ketika suhu laut meningkat, kondisi fisik terumbu karang ikut terpengaruh. Terumbu karang akan mengalami pemutihan. Pemutihan itu akan menyebabkan terumbu karang rentan terserang penyakit sehingga dapat menyebabkan kematian dalam jumlah besar.

baca juga

3. Gagal Panen
Pemanasan global bisa menyebabkan kekeringan lahan. Jika lahan mengering, maka nutrisi yang dibutuhkan oleh tumbuhan juga tidak bisa tersedia secara maksimal. Akibatnya, panen terganggu, kemudian akan mengalami kegagalan. Jika gagal panen sampai terjadi, pasokan bahan baku juga terganggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selintas Perubahan Iklim, Apa yang Sesungguhnya Terjadi?

Selintas Perubahan Iklim, Apa yang Sesungguhnya Terjadi?

Your Say | Kamis, 23 Desember 2021 | 06:38 WIB

Banjir Rob Jakarta Diprakirakan Semakin Sering Terjadi Karena Siklus Orbit Bulan

Banjir Rob Jakarta Diprakirakan Semakin Sering Terjadi Karena Siklus Orbit Bulan

Tekno | Selasa, 07 Desember 2021 | 22:01 WIB

Ancaman Pemanasan Global Makin Nyata, PIM Lakukan Efisiensi Energi Lewat Teknologi Ini

Ancaman Pemanasan Global Makin Nyata, PIM Lakukan Efisiensi Energi Lewat Teknologi Ini

Press Release | Selasa, 09 November 2021 | 12:43 WIB

Terkini

Kenapa KSAD Diganti? Menantu Luhut Tukar Jabatan dengan Wakil Panglima TNI

Kenapa KSAD Diganti? Menantu Luhut Tukar Jabatan dengan Wakil Panglima TNI

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:21 WIB

Saiful Mujani: Gibran Tuh Jadi Beban Negara

Saiful Mujani: Gibran Tuh Jadi Beban Negara

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Sayur Nangka: Hasil Kebun dan Gaya Hidup Mengikat Perut in This Economy!

Sayur Nangka: Hasil Kebun dan Gaya Hidup Mengikat Perut in This Economy!

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU

Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:12 WIB

Setelah Pengumuman MSCI, IHSG Dibuka Anjlok 8% dan Langsung Trading Halt

Setelah Pengumuman MSCI, IHSG Dibuka Anjlok 8% dan Langsung Trading Halt

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:11 WIB

Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur

Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:11 WIB

Profil dan Karier Amaluddin Syarif, Ikon Cover MP3 yang Meninggal Dunia

Profil dan Karier Amaluddin Syarif, Ikon Cover MP3 yang Meninggal Dunia

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:02 WIB

Nonton Synchronize Fest 2026 Makin Praktis, ShopeeFood Hadirkan Layanan Pesan Makanan Tanpa Antre

Nonton Synchronize Fest 2026 Makin Praktis, ShopeeFood Hadirkan Layanan Pesan Makanan Tanpa Antre

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Katalog Promo Superindo Weekend 16-18 Oktober 2026, Migor dan Daging Diskon Besar!

Katalog Promo Superindo Weekend 16-18 Oktober 2026, Migor dan Daging Diskon Besar!

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:59 WIB

Urutan Skincare Malam SKIN1004 yang Tepat, Kulit Auto Glowing Keesokannya

Urutan Skincare Malam SKIN1004 yang Tepat, Kulit Auto Glowing Keesokannya

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:51 WIB

×