6 Makanan Khas Bengkulu yang Paling Dicari Mulai dari Pendap sampai Tempoyak Ikan Patin

Arendya Nariswari

Kamis, 30 Desember 2021 | 07:47 WIB
6 Makanan Khas Bengkulu yang Paling Dicari Mulai dari Pendap sampai Tempoyak Ikan Patin
Sajian gulai tempoyak ikan kembung (YouTube/Kak Yan)

Suara.com - Rafflesia Arnoldi menjadi ikon dari Bengkulu karena disanalah, bunga satu ini bisa tumbuh dengan baik.

Namun di samping itu, Bengkulu juga dikenal memiliki makanan khas dengan rasa otentik dan mungkin tidak ditemukan di wilayah lainnya.

Jika punya kesempatan menginjakkan kaki ke Bengkulu, jangan lupa untuk mencicipi makanan khas Bengkulu paling dicari, berikut! 

1. Pendap

Kuliner Pendap khas Bengkulu. (Instagram/@chitramerlin)
Kuliner Pendap khas Bengkulu. (Instagram/@chitramerlin)

Makanan khas Bengkulu satu ini menggunakan bahan dasar ikan yang dibumbui bawang putih, kencur, parutan kelapa, dan cabai giling. Proses pengolahan pendap pun terhitung lama, karena menghabiskan waktu hingga 8 jam untuk merebus ikan dan bumbunya.

Dimasak dengan balutan daun talas, aroma pendap akan langsung membuat siapapun yang menciumnya ingin mencicipinya. Pendap paling pas dimakan dengan nasi putih hangat.

2. Gulai Pisang

Jika selama ini, gulai biasa diolah dengan bahan dasar daging kambing, berbeda halnya dengan gulai yang ada di Bengkulu. Sesuai dengan namanya, makanan khas Bengkulu satu ini menggunakan bahan dasar pisang yang dimasak dengan bumbu gulai.

Jenis pisang yang biasa digunakan untuk gulai pisang adalah pisang kepok, tanduk, dan raja karena teksturnya yang padat.

baca juga

3. Tempoyak Ikan Patin

Tempoyak ikan, kuliner khas Jambi. (Instagram/@amyzayu)
Tempoyak ikan, kuliner khas Jambi. (Instagram/@amyzayu)

Olahan hasil laut dari Bengkulu memang tidak perlu diragukan lagi kelezatannya. Tempoyak ikan patin merupakan hidangan yang terbuat dari campuran fermentasi durian dan ikan patin.

Perpaduan tempoyak dan ikan patin rupanya cukup digemari penduduk Bengkulu. Rasanya yang segar membuat tempoyak ikan patin memiliki daya tarik tersendiri.

4. Rebung Asam Undak Liling

Makanan khas Bengkulu satu ini terbuat dari keong hitam dan rebung. Sebelum diolah dengan keong hitam.. rebung harus direndam dulu selama beberapa hari supaya rasa asamnya keluar.

Setelah itu, rebung dan keong hitam akan dimasak dengan aneka rempah. Keong hitam atau liling dapat dengan mudah ditemukan di area sawah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bumbu Penyedap Rasa dari Olahan Ikan Bete-bete Buatan Peneliti Makassar

Bumbu Penyedap Rasa dari Olahan Ikan Bete-bete Buatan Peneliti Makassar

Video | Kamis, 30 Desember 2021 | 07:00 WIB

Kronologi Tindakan Represif Aksi Penolakan Tambang Pasir Besi Ilegal di Bengkulu

Kronologi Tindakan Represif Aksi Penolakan Tambang Pasir Besi Ilegal di Bengkulu

Sumsel | Rabu, 29 Desember 2021 | 13:26 WIB

6 Makanan Khas Sulawesi yang Sayang Jika Dilewatkan, Mulai dari Coto hingga Kapurung

6 Makanan Khas Sulawesi yang Sayang Jika Dilewatkan, Mulai dari Coto hingga Kapurung

Lifestyle | Rabu, 29 Desember 2021 | 09:42 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×