Pandemi, Okupansi Hotel di Kawasan Industri Lebih Susah Naik

Vania Rossa, Lilis Varwati

Sabtu, 15 Januari 2022 | 19:55 WIB
Pandemi, Okupansi Hotel di Kawasan Industri Lebih Susah Naik
Batiqa Hotel & Apartement di kawasan industri Surya Cipta, Karawang. (Suara.com/Lilis Varwati)

Suara.com - Bisnis hotel merupakan salah satu yang terdampak cukup parah akibat kondisi pandemi Covid-19. Tidak hanya hotel dengan bidikan pasar traveler, tapi hotel bisnis di kawasan industri juga kena imbas wabah virus corona tersebut.

Salah satunya dialami Batiqa Hotel & Apartement yang ada di kawasan industri Surya Cipta, Karawang. Dibandingkan hotel di kota lain, Batiqa Hotel Karawang menjadi yang paling lambat kenaikan okupansi kamarnya, meski Covid-19 kini telah lebih landai.

General Manager Batiqa Hotel & Apartemen Karawang Dinah Puja Astuti mengatakan, kondisi itu diperngaruhi target market yang berbeda.

"Kalau Batiqa yang lain mungkin domestik market lebih kuat. Tapi kami di kawasan industri Surya Cipta, expat (pekerja asing) kami banyak bertahan. Jadi sebelum pandemi, market Batiqa Karawang 61 persen expat. Karena kita punya apartemen, di kawasan industri, banyak orang asing," kata Dinah ditemui di Karawang, Sabtu (15/1/2022).

"Sementara hotel yang lain, memang market expat tidak banyak, jadi survive atau cenderung lebih cepat survive. Kalau kami begitu lintas batas negara dibuka, baru bagus," imbuhnya.

Sehingga, menurutnya, perbaikan okupansi hotel di kawasan bisnis sangat bergantung dengan kebijakan aturan PPKM yang ditetapkan pemerintah. Apabila pintu masuk internasional kembali ditutup atau diperketat, otomatis hotel bisnis juga akan ikut sepi.

"Sebelum pandemi kita enak saja. Karena traveller banyak. Tapi sejak pandemi, ketentuan PPKM, work from home, work from office, itu sangat mempengaruhi. Karena ketika WFH, mereka gak ke pabrik, ya restoran saya juga ikut sepi," tuturnya.

Kondisi itu yang menurutnya menjadi tantangan yang cukup berat. Saat aturan perjalanan internasional sedikit dilonggarkan, kurva bisnis hotel juga ikut naik.

"Challenge Jababeka dan Karawang. Tapi karena Jababeka cukup terbuka, masih bisa ambil dari market lain. Tapi kami, karena spesifik ada di kawasan industri, orang gak mungkin lewat tiba-tiba stay. Memang datang ke Karawang tujuannya atau awalnya bisnis," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maksimalkan Potensi Jamu di Sektor Ekonomi Kreatif, Sandiaga: Bisa Jadi Welcome Drink di Hotel

Maksimalkan Potensi Jamu di Sektor Ekonomi Kreatif, Sandiaga: Bisa Jadi Welcome Drink di Hotel

Jogja | Sabtu, 15 Januari 2022 | 10:35 WIB

Bali Siapkan 60 Hotel Untuk Karantina PMI Dan PPLN

Bali Siapkan 60 Hotel Untuk Karantina PMI Dan PPLN

Bali | Sabtu, 15 Januari 2022 | 08:19 WIB

Mewah Tapi Terjangkau, Staycation di Hilton Garden Inn Cuma Rp 1 Jutaan Semalam

Mewah Tapi Terjangkau, Staycation di Hilton Garden Inn Cuma Rp 1 Jutaan Semalam

Lifestyle | Kamis, 13 Januari 2022 | 19:38 WIB

Terkini

Bestari Barus Sentil Demokrat soal Putusan MA Gibran: Jangan Buru-buru Ingin AHY Jadi Wapres

Bestari Barus Sentil Demokrat soal Putusan MA Gibran: Jangan Buru-buru Ingin AHY Jadi Wapres

News | Senin, 02 November 2026 | 16:54 WIB

Kenapa Kontak Hilang Sendiri di iPhone? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Kontak Hilang Sendiri di iPhone? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 16:51 WIB

Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Kencangkan Kulit Usia 50 Tahun

Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Kencangkan Kulit Usia 50 Tahun

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 16:51 WIB

Malang Selatan Dikepung Banjir dan Longsor: Jalur Utama Malang-Lumajang Lumpuh Total

Malang Selatan Dikepung Banjir dan Longsor: Jalur Utama Malang-Lumajang Lumpuh Total

Malang | Senin, 02 November 2026 | 16:50 WIB

Kasus Penggeledahan Ponpes di Jateng, Reza Indragiri Khawatir Polri Lindungi Sesama Anggota

Kasus Penggeledahan Ponpes di Jateng, Reza Indragiri Khawatir Polri Lindungi Sesama Anggota

News | Senin, 02 November 2026 | 16:48 WIB

MBMA Siapkan Private Placement 10,8 Miliar Saham, Ada Apa?

MBMA Siapkan Private Placement 10,8 Miliar Saham, Ada Apa?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:47 WIB

Neraca Perdagangan RI Surplus di September 2026, Tapi Impor Ikut Melonjak

Neraca Perdagangan RI Surplus di September 2026, Tapi Impor Ikut Melonjak

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:45 WIB

Buntut Penggeledahan Ponpes Sukoharjo, Muhammadiyah Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng!

Buntut Penggeledahan Ponpes Sukoharjo, Muhammadiyah Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng!

News | Senin, 02 November 2026 | 16:44 WIB

Hampir 300 Juta Penduduk, BPOM Hadapi Tantangan Pemerataan Akses Obat di Indonesia

Hampir 300 Juta Penduduk, BPOM Hadapi Tantangan Pemerataan Akses Obat di Indonesia

News | Senin, 02 November 2026 | 16:41 WIB

Saham Dijual Rp250 Juta, Tercatat Rp16,3 Miliar! Sengketa Panas Haji Musa Vs Agro Manunggal

Saham Dijual Rp250 Juta, Tercatat Rp16,3 Miliar! Sengketa Panas Haji Musa Vs Agro Manunggal

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:38 WIB

×