facebook

Duh! Pasangan Suami Istri Siap Tuntut Maskapai Penerbangan Ini Atas Kematian Anjing Peliharaannya

Arendya Nariswari | Hiromi Kyuna
Duh! Pasangan Suami Istri Siap Tuntut Maskapai Penerbangan Ini Atas Kematian Anjing Peliharaannya
Ilustrasi Pesawat Terbang. (Pixabay.com)

Pihak maskapai penerbangan mengaku menyesal atas kejadian yang menimpa anjing peliharaan pasangan suami istri tersebut.

Suara.com - Hewan peliharaan seperti anjing, kucing, dan lainnya kerap dianggap sebagai keluarga oleh pemiliknya. Tak heran, ketika hewan peliharaan mereka mati, pemiliknya merasakan kesedihan yang mendalam.

Salah satunya seperti pasangan suami istri dari Hawaii yang baru saja kehilangan anjing peliharaannya. Saat ini, sepasang suami istri tersebut berencana untuk menuntut Hawaiian Airlines atas kematian anjing pitbull Inggris mereka.

Anjing pitbull Inggris bernama Tofu itu baru berumur 1 tahun dan meninggal saat berpergian dalam pernabangan dari Las Vegas ke Honolulu. Melansir dari Fox News, pihak maskapai mengatakan bahwa mereka sudah berhati-hati saat mengangkut hewan dalam penerbangan.

Selain itu mereka juga mengungkapkan penyesalan atas kejadian ini. Pihak maskapai dan pasangan tersebut kini tengah menunggu hasil nekropsi untuk mengetahui penyebab kematian Tofu.

Baca Juga: Seru Banget! Bisa Jadi Pilot Dadakan, Rasakan Sensasi Terbangkan Pesawat di Sini

"Kami sedih mengetahui meninggalnya anjing pelanggan kami. Kami telah sering berkomunikasi dengan pemilik hewan peliharaan sejak Jumat saat kami melakukan penyelidikan dan menunggu hasil nekropsi dari Karantina Negara Bagian Hawaii. Kami diberitahu akan memakan waktu 2 sampai 4 minggu untuk hasil siap," kata Marrisa Villegas selaku juru bicara Hawaiian Airlines.

Ilustrasi anjing Pitbull, anjing jenis Pitbull. [Shutterstock]
Ilustrasi anjing Pitbull, anjing jenis Pitbull. [Shutterstock]

Aulani Kupahu, wanita pemilik Tofu justru mengungkapkan pernyataan berbeda dengan pihak Hawaiian Airlines. Ia mengungkapkan bahwa pihak maskapai hanya menghubunginya dua kali.

"Panggilan telepon pertama untuk menginfokan bahwa Tofu telah mati, itu saja. Kami menunggu dan tidak pernah mendapatkan email. Sejauh ini Hawaiian Airlines hanya menghubungi kami lewat 2 panggilan telpon, tapi maksud saya, saya tidak tahu apa alasan mereka menelepon. Mereka tidak punya jawaban untuk kita," ungkap Kupahu seperti yang dikutip Suara.com pada Senin (17/1/2022).

Ini adalah kedua kalinya seekor anjing mati dalam setahun terakhir untuk Hawaiian Airlines. Sebelumnya dilaporkan bahwa seorang pria mengklaim bahwa anjing pitbullnya yang berusia 2 tahun meninggal saat dalam penerbangan dari Hawaii ke Seattle pada Juli 2021.

Seorang juru bicara maskapai penerbangan Hawaii mengatakan bahwa anjing itu juga berhidung pesek.

Baca Juga: Video Dramatis Polisi Selamatkan Korban Kecelakaan Pesawat dari Hantaman Kereta Api

Villegas menambahkan bahwa maskapai ini akan terus menjadi satu-satunya maskapai penerbangan AS yang menerima anjing berhidung pesek, yang lebih rentan terhadap masalah pernapasan daripada anjing lain.

"Penting untuk dicatat bahwa kami memberlakukan prosedur pengiriman yang lebih ketat untuk penanganan anjing berhidung pesek yang aman," ujar Villegas mengenai permasalahan ini.

Pihak maskapai akan menghadapi masalah hukum jika pasangan itu melanjutkan gugatan. Ini akan menjadi gugatan kedua perusahaan transportasi tersebut dalam seminggu terakhir. Pasalnya pekan lalu, tujuh karyawan Hawaiian Airlines dilaporkan mengajukan gugatan class action terhadap mandat vaksin perusahaan.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar