Perubahan Iklim Jadi Ancaman Risiko Global dan Tantangan Baru Dunia Kerja di Indonesia

Risna Halidi

Selasa, 25 Januari 2022 | 13:26 WIB
Perubahan Iklim Jadi Ancaman Risiko Global dan Tantangan Baru Dunia Kerja di Indonesia
Ilustrasi perubahan iklim. [Shutterstock]

Suara.com - Ancaman perubahan iklim telah menjadi kekhawatiran global. Menurut Laporan Risiko Global 2022, masalah iklim masuk sebagai risiko jangka panjang teratas dunia.

Sementara perpecahan sosial, krisis penghidupan, dan perburukan kesehatan mental masuk dalam kekhawatiran jangka pendek global yang paling dominan.

Hal itu juga yang menjadi sorotan Presiden Direktur sekaligus CEO Marsh Indonesia, Douglas Ure. Kata Douglas, risiko global tersebut sangat relevan dengan keadaan di Indonesia, utamanya yang terkait dengan masalah iklim.

"Dalam beberapa hal, sebagian besar risiko yang disorot dalam laporan tersebut sangat relevan untuk Indonesia."

Seorang aktivis menunjukkan poster saat melakukan aksi protes terkait perubahan iklim di Kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Minggu (26/9/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]
Seorang aktivis menunjukkan poster saat melakukan aksi protes terkait perubahan iklim di Kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Minggu (26/9/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Jika mempertimbangkan beberapa pendapat dalam laporan khusus untuk Indonesia dan Asia Selatan, maka peristiwa perubahan iklim dan cuaca ekstrem menjadi agenda utama untuk Indonesia," ungkapnya saat dihubungi oleh Suara.com beberapa waktu lalu.

Namun tambah Douglas, ancaman pandemi yang berkelanjutan, risiko ekonomi, krisis dunia maya dan utang juga harus menjadi perhatian utama Indonesia.

Lebih lanjut, Douglas menyebut bahwa saat ini perusahaan dan pemerintahan di banyak negara telah menerima dan menyadari pentingnya aksi nyata untuk masalah perubahan iklim.

"Dalam banyak kasus, kami mengurangi meyakinkan klien tentang apa yang perlu dilakukan, tetapi bermitra dengan mereka tentang bagaimana kami dapat membantu mereka mencapai tujuan lingkungan, sosial, dan tata kelola untuk mereka," tambah Douglas.

Laporan Risiko Global 2022 sendiri disusun dengan dukungan Dewan Penasihat Risiko Global dari Forum Ekonomi Dunia atau WEF.

baca juga

Di sisi lain, Managing Director WEF Saadia Zahidi mengatakan bagaimana disrupsi kesehatan dan ekonomi diprediksi akan memperburuk keretakan sosial.

Aktivis dari berbagai organisasi lingkungan berjalan menuju Taman Aspirasi Monas saat aksi terkait krisis iklim di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (20/9). [Suara.com/Arya Manggala]
Aktivis dari berbagai organisasi lingkungan berjalan menuju Taman Aspirasi Monas saat aksi terkait krisis iklim di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (20/9). [Suara.com/Arya Manggala]

"Kondisi ini menciptakan ketegangan di mana kolaborasi di antara masyarakat dan komunitas internasional akan menjadi fundamental untuk memastikan pemulihan global yang lebih merata dan cepat," tambahnya dikutip Suara.com siaran pers, Selasa (25/1/2022).

Sebagai perusahaan penyedia jasa profesional yang berkantor pusat di New York, Marsh juga melihat adanya konsekuensi bagi perusahaan yang dianggap tidak proaktif menanggapi isu lingkungan dan sosial yang berkembang di masyarakat.

"Kami melihat perusahaan yang proaktif dalam isu lingkungan dan sosial sebenarnya lebih sukses dan kompetitif. Hal ini bukan tidak terduga, orang ingin bekerja untuk perusahaan yang bertanggung jawab," tambah Douglas.

Jika perusahaan dianggap memiliki aturan yang abai dengan risiko-risiko global, maka besar kemungkinan perusahaan tersebut akan mengalami kerugian.

"Jika Anda mengabaikan apa yang jelas merupakan eksposur risiko yang signifikan, maka kemungkinan besar Anda akan berada pada kerugian. Kami juga cenderung melihat lebih banyak masalah reputasi serta peningkatan risiko masalah dari regulator," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Krisis Iklim Global Telah Memengaruhi Kesehatan, Terutama Perkembangan Janin, Bayi, serta Ibu Hamil

Krisis Iklim Global Telah Memengaruhi Kesehatan, Terutama Perkembangan Janin, Bayi, serta Ibu Hamil

Health | Selasa, 25 Januari 2022 | 08:49 WIB

Prakiraan Cuaca Sumsel 25 Januari 2022, 4 Kabupaten Ini Bakal Hujan

Prakiraan Cuaca Sumsel 25 Januari 2022, 4 Kabupaten Ini Bakal Hujan

Sumsel | Selasa, 25 Januari 2022 | 07:29 WIB

5 Manfaat Menjadi Pribadi yang Teorganisir, Kamu Salah Satunya?

5 Manfaat Menjadi Pribadi yang Teorganisir, Kamu Salah Satunya?

Your Say | Senin, 24 Januari 2022 | 16:39 WIB

Terkini

Prof Theddeus Prasetyono Sebut Gerakan Kritis Mahasiswa Bangun Keberanian Publik Lebih Luas

Prof Theddeus Prasetyono Sebut Gerakan Kritis Mahasiswa Bangun Keberanian Publik Lebih Luas

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:54 WIB

DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Sahroni Ingatkan Jangan Jadi Alat Kekuasaan

DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Sahroni Ingatkan Jangan Jadi Alat Kekuasaan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:52 WIB

Cara Melacak HP Hilang dalam Keadaan Mati untuk Android dan iPhone

Cara Melacak HP Hilang dalam Keadaan Mati untuk Android dan iPhone

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:49 WIB

Polisi Bunuh Ibu Kandung Alami Gangguan Mental, Kok Masih Dinas di Polda Riau?

Polisi Bunuh Ibu Kandung Alami Gangguan Mental, Kok Masih Dinas di Polda Riau?

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Demo 28 Oktober Dikawal Kendaraan Berat Polisi, Publik: Mau Amankan Aksi atau Perang dengan Rakyat?

Demo 28 Oktober Dikawal Kendaraan Berat Polisi, Publik: Mau Amankan Aksi atau Perang dengan Rakyat?

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?

Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?

Malang | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Kapolri Siapkan Bodycam untuk Personel saat Amankan Aksi Demonstrasi

Kapolri Siapkan Bodycam untuk Personel saat Amankan Aksi Demonstrasi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Menlu Sigapura Datang Mendadak, Mohon Waktu Bertemu Presiden Prabowo

Menlu Sigapura Datang Mendadak, Mohon Waktu Bertemu Presiden Prabowo

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Arti Simbol Warna Hijau Biru Merah di Aksi 28 Oktober Jogja, Saatnya Suporter Bersatu

Arti Simbol Warna Hijau Biru Merah di Aksi 28 Oktober Jogja, Saatnya Suporter Bersatu

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:41 WIB

Baru Pulang Haji Bersama, Istri Sah Syok Suami Bakar Selingkuhan dan Balita di Kebun Bonsai

Baru Pulang Haji Bersama, Istri Sah Syok Suami Bakar Selingkuhan dan Balita di Kebun Bonsai

Jatim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:39 WIB

×