facebook

Habiskan 15 Tahun di Penjara Israel, Pria Ini Tetap Bisa Punya 4 Anak dengan Istri, Begini Kisahnya

Rima Sekarani Imamun Nissa | Amertiya Saraswati
Habiskan 15 Tahun di Penjara Israel, Pria Ini Tetap Bisa Punya 4 Anak dengan Istri, Begini Kisahnya
ilustrasi punya anak (Pexels/Isaac Taylor)

Pria tersebut dan istri tetap bisa punya anak kandung meski tidak pernah bertemu.

Suara.com - Seorang pria asal Palestina mengungkap kisah uniknya dalam membangun keluarga. Berbeda dengan orang lain, pria tersebut punya 4 anak meski tidak pernah bertemu istri.

Rafat Al-Qarawi adalah pria Palestina yang dipenjara di Israel. Selama 15 tahun, Al-Qarawi pun tinggal terpisah dari istri.

Melansir Oddity Central, Al-Qarawi ditangkap pada tahun 2006 saat aksi melawan Israel. Ia lantas dihukum penjara.

Dalam wawancara baru-baru ini dengan Palestinian Media Watch, Al-Qarawi yang sudah dibebaskan pun mengungkap bagaimana caranya bisa tetap punya anak.

Baca Juga: Sepulang Kondangan Bareng Istri, Ayah Syok Setelah Dobrak Kamar Putrinya yang Dikunci dari Dalam

Selama 15 tahun, Al-Qarawi rupanya menyelundupkan sperma dari penjara dengan menggunakan bungkus keripik kentang. Bungkus keripik kentang ini lantas diambil langsung oleh sang istri, kemudian dibawa ke klinik kesuburan.

Pria 15 Tahun di Penjara, Bisa Punya 4 Anak dengan Istri Lewat Selundupkan Sperma (youtube.com/palwatch)
Pria 15 Tahun di Penjara, Bisa Punya 4 Anak dengan Istri Lewat Selundupkan Sperma (youtube.com/palwatch)

Meski begitu, klaim Rafat Al-Qarawi ini menimbulkan perdebatan. Pasalnya, sperma diketahui hanya bertahan beberapa detik di luar tubuh manusia.

"Kami menyelundupkan sperma melalui kantin," ungkap Al-Qarawi. "Tahanan Palestina bisa memberikan lima barang di dalam kantong kepada keluarga."

"Ini seperti pergi ke supermarket dan jika kau ingin memberikan sesuatu pada keluargamu, hadiah, permen, kue, jus, madu, apa pun yang kau mau."

"Kami akan menyiapkan sampel sperma beberapa detik sebelum mereka memanggil nama kami dan memasukkannya dalam kantong, membungkusnya dengan cara tertentu, dan menandai ada sperma di dalamnya, lalu mengikatnya dengan tali seperti yang sudah kita katakan pada keluarga sebelumnya."

Baca Juga: Viral di Twitter, Ditanya Kalau Dapat Istri Tidak Perawan, Jawaban Orang ini Tuai Pujian

Menurut pria ini, bungkus keripik kentang yang ia pakai kembali disegel seperti semula sehingga penjaga di penjara tidak curiga.

Sperma (Freepik)
Sperma (Freepik)

"Ketika kau pergi untuk kunjungan, kantong itu bersamamu. Tidak ada yang menyentuhnya selain tahanan. Yang datang untuk menerima adalah ibu atau istrimu."

"Tentu saja, semua menulis nama mereka di kantong. Keluarga keluar dari penjara dengan kantong itu, lalu pergi ke Razan Medical Center untuk pembuahan," tambahnya menjelaskan.

Menurut Palestinian Media Watch, lebih dari 100 orang anak di Palestina dikandung dengan cara serupa seperti kisah Al-Qarawi.

Bahkan, metode ini pernah dijelaskan dalam film bertajuk Amara. Pada film tersebut, seorang wanita yakin dilahirkan dari sperma ayahnya yang berada di penjara. Namun, sang ayah ternyata mandul.

Di sisi lain, metode menyelundupkan sperma ini juga masih menjadi kontroversi. Untuk memastikan sperma benar-benar diberikan oleh suami, maka diperlukan saksi untuk memastikan hal tersebut.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar