5 Trik Membersihkan Rumah Setelah Renovasi, Mudah dan Anti-Stres!

Vania Rossa

Jum'at, 28 Januari 2022 | 15:09 WIB
5 Trik Membersihkan Rumah Setelah Renovasi, Mudah dan Anti-Stres!
Membersihkan Rumah Setelah Renovasi. (Shutterstock)

Suara.com - Selesainya proses renovasi rumah bukan berarti Anda dan keluarga bisa bersantai dan langsung menempati rumah. Biasanya, kondisi rumah masih dalam keadaan kotor dan berantakan. Segala sisa material bangunan, peralatan pembangunan, debu, residu, dan kotoran masih berserakan dan menunggu untuk dibersihkan.

Apalagi kalau skala renovasinya besar dan menyeluruh, seluruh bagian rumah harus dibersihkan dengan menyeluruh. Deep cleaning diperlukan bukan hanya untuk keindahan tampilan rumah, kenyamanan, tapi juga kesehatan penghuni rumah.

Membiarkan debu, sisa material, dan partikel-partikel bahan bangunan begitu saja dengan tidak membersihkannya secara mendalam bisa menyebabkan masalah kesehatan pada orang-orang yang tinggal di rumah.

Mulai dari masalah pada kesehatan pernapasan yang paling umum akibat debu dan partikel halus, alergi pada saluran pernapasan, kulit, iritasi mata, bahkan masalah pada saluran pencernaan apabila debu dan bakteri menempel pada makanan yang dikonsumsi.

Maka dari itu, meskipun membersihkan rumah setelah renovasi merupakan pekerjaan yang menghabiskan banyak waktu dan energi, hal ini perlu dilakukan dan tidak boleh ditunda-tunda. Perlu ada strategi dan proses yang terstruktur ketika membersihkan rumah yang baru selesai direnovasi dalam skala besar.

Guna membantu Anda, Dekoruma memberikan lima trik membersihkan rumah setelah renovasi supaya lebih mudah dan bebas stres.

1. Singkirkan dan Simpan Material Serta Peralatan Bangunan

Sebelum mulai membersihkan rumah, singkirkan dan simpan benda-benda yang menjadi sumber debu dan kotoran. Sisa material, bahan, dan peralatan bangunan yang digunakan untuk merenovasi rumah perlu segera dikeluarkan terlebih dahulu sebelum membersihkan ruangan.

Plastik dan terpal yang digunakan untuk melindungi lantai dan dinding, sisa sak semen, mortar, cat dinding, amplas, dan alat-alat konstruksi lainnya. Simpan segera ke gudang dengan rapi dan dalam kondisi yang sudah dibersihkan supaya tidak mengotori gudang.

baca juga

Untuk bahan bangunan yang masih sisa dan sulit untuk disimpan, Anda bisa menjualnya kembali atau menyumbangkannya kepada anggota keluarga lain, kerabat, atau teman yang kebetulan sedang membangun atau merenovasi rumah supaya tidak perlu repot menyimpan bahan bangunan yang bisa membuat kotor.

2. Sedot Debu Menyeluruh Sampai Tak Tersisa

Bekas renovasi yang paling kentara adalah debu yang jumlahnya banyak dan menumpuk. Debu-debu ini pun bisa dibilang lebih berbahaya bagi kesehatan karena mungkin muncul dan bercampur dari bahan bangunan seperti semen, mortar, amplas, serbuk kayu, dan aktivitas-aktivitas renovasi lainnya.

Oleh karena itu, pastikan semua debu, residu material bangunan, dan segala bekas renovasi dibersihkan sampai tak tersisa. Sedot debu di lantai dan sela-sela dinding menggunakan vacuum cleaner.

Setelah semua debu sudah terangkat, pel lantai dengan cairan pembersih untuk memastikan lantai bebas dari debu. Lantai juga akan semakin mengilap, wangi, dan tidak terasa berdebu di kaki.

3. Jangan Lewatkan Dinding, Plafon, Pintu, dan Jendela

Bukan cuma lantai, pastikan semua bagian eksterior dan interior rumah juga dibersihkan. Mulai dengan membersihkan dinding dengan spons atau lap microfiber yang halus agar tidak menggores cat. Bila ada noda di dinding, campurkan air hangat, sabun, dan cuka untuk menghilangkannya.

Lalu, bersihkan plafon dari debu, sarang laba-laba, dan kotoran lainnya. Gunakan tongkat pembersih multifungsi yang mampu menjangkau plafon yang tinggi dan bersihkan hingga ke sela-sela pertemuan dinding yang menyiku.

Terakhir, lap kusen pintu dan kaca jendela dengan cairan pembersih agar bebas dari debu juga. Setelah semua bagian rumah sudah dibersihkan, Anda sudah bisa melanjutkan proses pembersihan selanjutnya.

4. Optimalkan Sirkulasi Udara untuk Membersihkan Udara

Tak hanya yang kasat mata, debu dan partikel-partikel halus yang tidak terlihat dari proses renovasi dan residu bahan bangunan juga akan terbang di udara. Kalau dibiarkan begitu saja, ada risiko debu dan partikel-partikel berbahaya ini untuk terhirup dan menyebabkan masalah pada kesehatan pernapasan.

Setelah renovasi, bukalah jendela lebar-lebar untuk membiarkan udara segar masuk. Bantu sirkulasi udara dengan menyalakan kipas angin dan juga air purifier untuk memaksimalkan proses pembersihan udara dengan filter.

Nyalakan juga air humidifier ketika udara dirasa terlalu gersang akibat debu dan partikel udara yang menumpuk dan menyebabkan ruangan menjadi kering dan panas.

5. Masukkan Furnitur Setelah Semuanya Bersih

Saat membersihkan ruangan, selalu kosongkan ruangan tersebut sebelum semua sudutnya bersih. Menaruh furnitur sebelum ruangan benar-benar bersih malah akan membuat proses pembersihan semakin repot dan melelahkan. Debu dan kotoran malah akan menempel ke furnitur dan semakin sulit dibersihkan.

Lakukan langkah-langkah dari nomor satu sampai empat terlebih dahulu sebelum memasukkan furnitur. Hanya menutupi furnitur dengan kain atau plastik di ruangan yang hendak dibersihkan tersebut tidak dianjurkan terutama untuk furnitur yang berbahan kain seperti sofa, dudukan kursi meja makan, dan tirai.

Debu akan masuk ke dalam serat dan sela-sela kain dan harus dibersihkan dengan ekstra. Demikian juga furnitur-furnitur seperti meja atau lemari yang mana debu akan menempel pada permukaannya.

Apabila Anda melakukan seluruh langkah-langkah ini, sudah pasti proses membersihkan rumah setelah renovasi akan jauh lebih mudah.

Artikel Terkait:

Ingin Renovasi Rumah Tapi Budget Terbatas? Yuk, Ikuti 9 Desain Rumah Ini!
10 Hal yang Harus Diperhatikan pada Renovasi Rumah Minimalis
Jarang Membersihkan Rumah? Awas, 6 Penyakit Ini Muncul Akibat Rumah Kotor!

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Habiskan Rp 3 Miliar, Ini Motivasi Raffi Ahmad Bikin Lift Mobil di Rumah Baru

Habiskan Rp 3 Miliar, Ini Motivasi Raffi Ahmad Bikin Lift Mobil di Rumah Baru

Entertainment | Jum'at, 28 Januari 2022 | 14:56 WIB

Bergaya Farmhouse, 5 Potret Isi Rumah Baru Arya Saloka Pasca Renovasi

Bergaya Farmhouse, 5 Potret Isi Rumah Baru Arya Saloka Pasca Renovasi

Banten | Rabu, 26 Januari 2022 | 09:15 WIB

Mau Renovasi Kamar Mandi? Ini 7 Ide Desain yang Bisa Ditiru

Mau Renovasi Kamar Mandi? Ini 7 Ide Desain yang Bisa Ditiru

Lifestyle | Kamis, 13 Januari 2022 | 15:52 WIB

Terkini

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

×