Virtual Ka'bah Metaverse Tuai Kontroversi, Pemerintah Turki Angkat Suara

Bimo Aria Fundrika, Dinda Rachmawati

Kamis, 10 Februari 2022 | 14:50 WIB
Virtual Ka'bah Metaverse Tuai Kontroversi, Pemerintah Turki Angkat Suara
Beberapa jamaah yang melakukan sholat al-Fajr di Ka'bah, Mekah. (AFP)

Suara.com - Arab Saudi membawa situs paling suci Islam ke metaverse, yang memungkinkan umat Islam dapat mengunjungi Ka'bah dan Masjidil Haram secara virtual.

Metaverse sendiri merupakan dunia virtual yang makin dikenal luas sejak raksasa teknologi dunia Facebook mengganti nama perusahaannya menjadi Meta pada Oktober lalu. 

Sayangnya, versi Ka'Bah Metaverse kini menjadi kontroversi di kalangan Muslim di seluruh dunia setelah acara "Virtual Blackstone Initiative" di Arab Saudi pada Desember 2021.

Ilustrasi metaverse (pixabay.com)
Ilustrasi metaverse (pixabay.com)

Salah satunya datang dari Direktorat Urusan Agama Pemerintah Turki, yang menyatakan bahwa kunjungan ke Ka'bah Metaverse dapat dilakukan, tetapi tidak dianggap sebagai ibadah yang benar.

Dilansir Worldakkam, Direktur Urusan Agama Turki (Diyanet), Remzi Bircan mengatakan bahwa umat beriman hanya dapat menjalankan ibadah dengan benar-benar pergi ke Kota Suci. Ia menekankan bahwa mengunjungi Ka'bah di Metaverse tidak dianggap sebagai ziarah yang sebenarnya.

Setelah sebulan berdiskusi, kaya dia, Diyanet menyimpulkan bahwa kunjungan ke Metaverse Ka'bah dapat dilakukan, tetapi ini tidak akan dianggap sebagai ibadah yang sesungguhnya.

"Orang-orang percaya dapat mengunjungi Ka'bah di Metaverse, tetapi itu tidak pernah dianggap sebagai ibadah yang benar. Kaki orang harus menyentuh tanah," ungkap dia.

Menurut Bircam, haji harus dan akan dilakukan dengan benar-benar pergi ke Kota Suci.

Sementara, Pemerintah Arab Saudi punya pandangan sendiri dalam menghadirkan Ka'bah dan Masjidil Haram di perusahaan yang didirikan Mark Zuckerberg itu.

baca juga

Dilansir AlAraby, masjid Mekah dan Madinah mengandung banyak warisan bersejarah Islam, sehingga ia menilai penting untuk medigitalkan semua ini untuk umat Muslim di seluruh dunia.

Diberitakan Middle East Eye, proyek metaverse ini bernama Virtual Black Stone Initiative yang diluncurkan akhir Desember 2021. Imam Besar Masjidil Haram Sheikh Abdul Rahman Al Sudais adalah yang pertama mengunjungi Kakbah metaverse ini dengan Virtual Reality (VR).

Kakbah di metaverse ini digagas pemerintah Saudi melalui Badan Urusan Pameran dan Museum bekerja sama dengan Universitas Ummul Quro. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kontroversi Ibadah Haji Metaverse dan Hukumnya Menurut Pakar Agama Terkait Kakbah dan Hajar Aswat Virtual

Kontroversi Ibadah Haji Metaverse dan Hukumnya Menurut Pakar Agama Terkait Kakbah dan Hajar Aswat Virtual

News | Kamis, 10 Februari 2022 | 12:31 WIB

Bukan Hanya Arab Saudi, Ini 3 Negara Lain yang Merancang Kota di Metaverse

Bukan Hanya Arab Saudi, Ini 3 Negara Lain yang Merancang Kota di Metaverse

Your Say | Kamis, 10 Februari 2022 | 09:19 WIB

MUI Tegaskan Mengelilingi Kabah Secara Virtual Bukan Bagian Ibadah Haji

MUI Tegaskan Mengelilingi Kabah Secara Virtual Bukan Bagian Ibadah Haji

Sumsel | Kamis, 10 Februari 2022 | 08:56 WIB

Terkini

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 20:10 WIB

×