Mita Kopiyah: Peternak Perempuan yang Awalnya Urus Sapi Orang, Kini Sukses Belajar Hingga Belanda

Risna Halidi

Kamis, 24 Februari 2022 | 20:17 WIB
Mita Kopiyah: Peternak Perempuan yang Awalnya Urus Sapi Orang, Kini Sukses Belajar Hingga Belanda
Mita Kopiyah (Dok. Frisian Flag Indonesia)

Suara.com - Bekerja keras dan pantang menyerah, merupakan modal utama mendjadi sukses. Itu juga yang dipercaya oleh Mita Kopiyah, seorang peternak sapi perempuan sukses asal Tulungagung, Jawa Timur.

Mita Kopiyah memulai karirnya di dunia sapi perah sejak tahun 2005. Dia melanjutkan profesi peternak dari keluarganya. Namun, orangtua Mita lebih dulu berkecimpung dalam peternakan sapi potong.

"Saya beternak dari tahun 2005 setelah menikah. Saya dan suami ingin mengubah ekonomi keluarga. Dulu hanya punya satu ekor sapi potong. Lalu suami berinisiaif untuk mengubah ekonomi keluarga dan beternak sapi perah. Kami mulai dari nol dengan merawat sapi orang dengan sistem bagi hasil," kata Mita.

Berbicara dalam acara virtual peluncuran Kampanye Pahlawan Kemajuan Keluarga, Selasa (22/2/2022), Mita mengaku menjadi peternak sapi perah bukanlah profesi yang mudah. Apalagi ia harus menyeimbangkan perannya sebagai ibu rumah tangga.

Namun berkat kerja keras dan konsisten, kini Mita dan keluarganya telah memiliki 20 ekor sapi perah milik sendiri.

Frisian Flag Indonesia meluncurkan kampanye bertajuk Pahlawan Kemajuan Keluarga Indonesia (Dok. FFI)
Frisian Flag Indonesia meluncurkan kampanye bertajuk Pahlawan Kemajuan Keluarga Indonesia (Dok. FFI)

"Kami ingin anak-anak merasakan hal yang baik. Kayak kita kita harus mengubah kehidupan anak-anak kita. Anak-anak saya bercita-cita menjadi dokter hewan karena tumbuh dari kalangan peternakan," tambahnya.

Pada 2018 lalu, Mita resmi bergabung sebagai peternak binaan Frisian Flag Indonesia (FFI) melalui Koperasi Bangun Lestari, dengan mengikuti program Farmer2Farmer.

Pada tahun berikutnya atau 2019, dirinya terpilih menjadi salah satu dari empat peternak yang diberangkatkan ke Belanda dalam naungan program tersebut selama dua pekan untuk mengikuti berbagai pelatihan langsung dengan peternak Belanda.

Hasil pembelajaran yang ia dapatkan dari program tersebut terbukti mampu meningkatkan hasil kualitas dan kuantitas produksi susu ternaknya, dari yang sebelumnya maksimal 15 liter susu per ekor sapi, kini ia berhasil menghasilkan hingga 22 liter susu per ekor sapi.

baca juga

"Tidak pernah terpikirkan saya bakal ke Belanda diajak sama FFI dengan program Farmer2Farmer, mencari peternak dan pembinaan peternak. Sangat banyak ilmu yang didapat dari belajar metode yang lebih baik, metode memerah sampai kebersihan."

Tak hanya memajukan peternakannya, ilmu yang diperoleh Mita juga pada akhirnya bisa memajukan banyak peternak lain. Tak jarang Mita kedatangan peternak dari berbagai daerah lain di Pulau Jawa.

"Ilmu yang didapat saya bagikan lagi kepada rekan-rekan termasuk yang jauh jauh datang dari Magetan, Trenggalek, Ponorogo. Ini untuk berbagi ilmu dan menjadi inpirasi bagi peternak di sekeliling saya," pungkasnya.

Karena dedikasinya, Mita Kopiyah dinobatkan sebagai Pahlawan Kemajuan Keluarga Pilar Sejahtera oleh Frisian Flag Indonesia melalui program Kampanye Pahlawan Kemajuan Keluarga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Musodikun: Dibully Karena Kotoran Ternak, Sukses Jadi Petani Organik Hingga Dinobatkan Sebagai Pahlawan Lingkungan

Kisah Musodikun: Dibully Karena Kotoran Ternak, Sukses Jadi Petani Organik Hingga Dinobatkan Sebagai Pahlawan Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 23 Februari 2022 | 21:23 WIB

Pasang Foto Soeharto, Peternak Telur Ponorogo Sebar Banner Protes ke Presiden Jokowi

Pasang Foto Soeharto, Peternak Telur Ponorogo Sebar Banner Protes ke Presiden Jokowi

Jatim | Rabu, 23 Februari 2022 | 19:26 WIB

44.321 Babi di Kalimantan Barat Mati Akibat Serangan Wabah Demam Babi Afrika

44.321 Babi di Kalimantan Barat Mati Akibat Serangan Wabah Demam Babi Afrika

Kalbar | Senin, 21 Februari 2022 | 09:43 WIB

Terkini

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

×